Analisis Struktur Komunitas Makroinvertebrata Bentos Di Coban Glotak, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Alifia Farah Imfa Amirah, hamdani Dwi Prasetyo, Husain Latuconsina

Abstract


 

Coban Glotak in Dalisodo Village, Wagir District, Malang Regency is a natural tourist area that plays an important role as a source of domestic water, irrigation, and habitat for aquatic organisms. Increased human activity, such as tourism and household activities, has the potential to reduce water quality and affect the benthic macroinvertebrate community. This study aims to analyze the structure of the benthic macroinvertebrate community and the environmental factors that influence its existence in the waters of Coban Glotak. The study was conducted in July 2025 at three stations using purposive sampling. The parameters observed included physicochemical factors (temperature, pH, DO, BOD, and TDS) and biological factors in the form of identification and abundance of benthic macroinvertebrates. Data analysis was performed using the Shannon-Wiener diversity index (H'), the evenness index (E), the Simpson dominance index (C), and Pearson's correlation test. The results showed that there were 10 families of benthic macroinvertebrates from two main phyla, namely Arthropoda and Annelida. The Baetidae and Palaemonidae families had the highest frequency of occurrence (100%). The H' index values ranged from 1.75 to 2.08 (moderate category), E from 0.78 to 0.89 (even), and C from 0.21 to 0.28 (no extreme dominance). Temperature values ranged from 19.33 to 20.66 °C, pH 6.64–7.20, DO 6.47–7.10 mg/L, BOD 4.96–5.11 mg/L, and TDS 759–773 mg/L are still in accordance with class II water quality standards (PP No. 22 of 2021). The correlation results show that temperature and BOD are negatively correlated with .

 

Keywords:Benthic Macroinvertebrates, Bioindicator, Coban Glotak, Community Structure. Water Quality.

ABSTRAK


Coban Glotak di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang merupakan kawasan wisata alam yang berperan penting sebagai sumber udara domestik, irigasi, dan habitat organisme akuatik. Peningkatan aktivitas manusia, seperti kegiatan wisata dan rumah tangga, berpotensi menurunkan kualitas udara dan mempengaruhi komunitas makroinvertebrata bentos. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas makroinvertebrata bentos serta faktor lingkungan yang mempengaruhi keberadaannya di perairan Coban Glotak. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2025 di tiga stasiun menggunakan metode purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi faktor fisikokimia (suhu, pH, DO, BOD, dan TDS) serta faktor biologis berupa identifikasi dan pelaporan makroinvertebrata bentos. Analisis data dilakukan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H'), indeks kemerataan (E), indeks dominansi Simpson (C), dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 famili makroinvertebrata bentos dari dua filum utama, yaitu Arthropoda, dan Annelida. Famili Baetidae dan Palaemonidae memiliki frekuensi kehadiran tertinggi (100%). Nilai indeks H' berkisar 1,75–2,08 (kategori sedang), E sebesar 0,78–0,89 (merata), dan C sebesar 0,21–0,28 (tidak ada dominansi ekstrem). Nilai suhu 19,33–20,66°C, pH 6,64–7,20, DO 6,47–7,10 mg/L, BOD 4,96–5,11 mg/L, dan TDS 759–773 mg/L masih sesuai dengan baku mutu air kelas II (PP No. 22 Tahun 2021). Hasil korelasi menunjukkan suhu dan BOD berhubungan negatif dengan keanekaragaman, sedangkan pH, DO, dan TDS cenderung berhubungan positif. Korelasi negatif BOD (r = -0,080) menunjukkan bahwa peningkatan bahan organik meningkatkan kebutuhan oksigen untuk dekomposisi, sehingga menurunkan ketersediaan oksigen bagi organisme bentik dan mengurangi keanekaragaman. Secara keseluruhan, kualitas air Coban Glotak tergolong baik dengan tingkat polusi ringan, dan komunitas makroinvertebrata bentos dapat digunakan sebagai bioindikator efektif untuk penilaian kualitas ekosistem dan dasar pengelolaan konservasi sungai di kawasan wisata alami.

 

   Kata kunci : Bioindikator, Coban Glotak, Kualitas Udara, Makroinvertebrata Bentos, Struktur Komunitas


Full Text:

PDF

References


Latuconsina, H. (2019). Ekologi perairan tropis: prinsip dasar pengelolaan sumber daya hayati perairan. UGM PRESS.

Latuconsina, H. (2019). Ekologi perairan tropis: prinsip dasar pengelolaan sumber daya hayati perairan. UGM PRESS.

Ningsih, A., Latuconsina, H., & Zayadi, H. (2021). Struktur Makroinvertebrata Bentos Sebagai Bioindikator Kualitas Air di Kawasan Wisata Coban Talun, Kota Batu-Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 7(1), 16-25.

Noviza, E. N. (2022). Evaluasai Kualitas Air Berdasarkan Bioindikator Makroinvertebrata Bentos Di Hutan Selorejo.

Arbi, U.Y. (2011). Struktur Komunitas Moluska di Padang Lamun Perairan Pulau Talise, Sulawesi Utara. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia. 37(1):71- 89.

Hellen, A., Kisworo, K., & Rahardjo, D. (2020, September). Komunitas makroinvertebrata bentik sebagai bioindikator kualitas air Sungai Code. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 6, No. 1, pp. 294-303).

Wu, S., Yu, K., Wang, F., Chen, Y., & Li, Y. (2024). Impact of low pH/high pCO₂ on the physiological response and exopolysaccharide production in cyanobacteria Trichodesmium erythraeum. Aquatic Ecology. https://doi.org/10.1007/s10452-024-10137-y.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Hawking, J. H., & Smith, F. J. (1997). Colour guide to invertebrates of Australian inland waters. Cooperative Research Centre for Freshwater Ecology.

Arimoro, F. O., & Keke, U. N. (2017). The response of Ephemeroptera, Plecoptera and Trichoptera (EPT) to pollution in a southern Nigeria stream. Tropical Ecology, 58(2), 229–240. https://doi.org/10.1007/s42965-017-0005-5.

Suhaila, A., Abdullah, S., & Shafie, N. S. (2022). Macroinvertebrate assemblages as bioindicators of water quality in tropical rivers: A case study in Malaysia. Environmental Monitoring and Assessment, 194(3), 1–15. https://doi.org/10.1007/s10661-022-09822-3.




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jimsum.v3i2.30047

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Publisher:
Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam Universitas Islam Malang
Jl MT. Haryono No.193, Gedung B Lt. 1.

Editorial Address:
Jalan Mayjen Haryono No.193, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.