Komposisi Iktiofauna di Padang Lamun Gili Noko Pulau Bawean Gresik – Jawa Timur
Abstract
Seagrass is a coastal vegetation that can live and grow well when submerged in seawater, and is able to form large fields in the form of and is able to provide ecological services for various marine biota. This study aims to determine the composition of seagrass fish species in the waters of Gili Noko, Bawean Island, Gresik Regency, East Java. This study was conducted on June 1 - June 20, 2024. The study used a survey method with a purposive determination of observation stations. Descriptive data analysis in the form of Tables and Graphs. The results of the study obtained 34 species of fish from 15 families from 9 orders. The order with the highest composition is Percoidei (Perciformes) 33%, Labroidei (Perciformes) 13% and Acanthuriformes 13%). For the most families, namely Apongidae (23%), Pomacentridae (14%), and Labridae (12%), while the composition of the largest species based on the number of individuals is Scolopsis cilitas 14%, Gerres oyena 9%, Doboatherina duodecimalis and Herklotsichthys quadrimaculatus each at 7%. Most of the fish found are juvenile phase fish which are coral reef dwellers when adults. This fact shows that the seagrass ecosystem of Gili Noko waters, Bawean Island plays an important role as a transitional habitat for various fish communities that use seagrass beds as a nursery and rearing area.
Keywords: Species composition, Fish, Seagrass, Gili Noko, Bawean Island
ABSTRAK
Lamun adalah vegetasi pantai yang dapat hidup dan berkembang dengan baik pada saat terendam air laut, serta mampu membentuk padang luas baik berupa dan mampu memberiukan jasa layanan ekologis bagi beragam biota laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompsisi spesies ikan padang lamun di perairan Gili Noko, pulau Bawean Kabupaten Gresik Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Juni – 20 Juni 2024. Penelitian menggunakan metode survei dengan penentuan stasiun pengmatan secara purposive. Analisis data secara deskrupstif dalam bentuk Tabel dan Grafik. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 34 spesies ikan dari 15 famili dari 9 ordo. Ordo dengan kompsisi tertinggi adalah Percoidei (Perciformes) 33%, Labroidei (Perciformes) 13% dan Acanthuriformes 13%). Untuk famili paling banyak yaitu Apongidae (23%), Pomacentridae (14%), dan Labridae (12%), sedangkan komposis spesies terbanyak berdasarkan jumlah individu adalah Scolopsis ciliata 14%, Gerres oyena 9%, Doboatherina duodecimalis dan Herklotsichthys quadrimaculatus masing-masing sebesar 7%. Sebagian besar ikan yang ditemukan adalah merupakan ikna-ikan fase juvenil yang merupakan ikan penghuni terumbu karang saat dewasa. Fakta ini menunjukkan ekosistem padang lamun perairan Gili Noko, Pulau Bawean berperan penting sebagai habitat transisi dari berbagai komunitas ikana yang menjadikan padang lamun sebagai areal asuhan dan pembesaran.
Kata Kunci: Komposisi jenis, Iktiofauna, Lamun, Gili Noko, Pulau Bawean
Full Text:
PDFReferences
Allen, G.R. 1999. Marine Fishes of South-East Asia: A Field Guide for Anglers and Divers. Tuttle Publishing. 296 p.
Allen, G.R.; Erdmann, M.V. 2012. Reef fishes of the East Indies. Volume I-III. Tropical Reef Research, Perth, Australia.
Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim. 2016. Data Base Pulau-pulau Kecil Jawa Timur. Laporan Kegiatan (tidak dipubliskan).
Eggertsen, L., W. Goodell, C.A.M.M. Cordeiro, D. Cossa, M. de Lucena, C. Berkström, J.N. Franco, C.E.L. Ferreira, S. Bandeira, M. Gullström. 2022. “Where the Grass is Greenest in Seagrass Seascapes Depends on Life History and Simple Species Traits of Fish”. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 266: 107738.
Kottelat, M.; Whitten, A.J.; Kartikasari, S.N.; Wirjoatmodjo, S. 1993. Freshwater Fishes of Western Indonesia and Sulawesi. Periplus Edition, Ltd. Hong Kong.
Latuconsina, H. 2018. Ekologi perairan tropis: Prinsip dasar pengelolaan sumber daya hayati perairan. UGM Press. Yogyakarta.
Latuconsina, H. 2020. Ekologi Ikan Perairan Tropis: Biodiversitas, Adaptasi, Ancaman, dan Pengelolaannya. UGM press. Yogyakarta.
Latuconsina, H., ambo-Rappe, R., Burhanuddin, A.I. 2023. Iktifouna Padang Lamun Perairan Tropis: Biodiversitas, Ancaman dan pengelolaannya. UGM Press. Yogyakarta.
Latuconsina, H., Nessa, M. N., & Rappe, R.A. 2012. Komposisi spesies dan struktur komunitas ikan padang lamun di perairan Tanjung Tiram-Teluk Ambon Dalam. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis,4(1), 35-46.
Latuconsina, H., Rappe, R.A. 2013. Variabilitas harian komunitas ikan padang lamun perairan Tajung Tiram-Teluk Ambon Dalam. Iktiologi Indonesia. 13(1): 35-53.
Latuconsina, H. dan M.A. Al’aidy. 2015. “Inventarisasi Potensi Sumber Daya Ikan Padang Lamun Perairan Pulau Buntal - Teluk Kotania Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai Dasar Pengelolaan Perikanan Berbasis Ekosistem”. Dalam Rahardjo M.F. (Ed.). Prosiding Seminar Nasional Ikan Ke-8. Masyarakat Iktiologi Indonesia. Jilid 2. Hlm. 149–159.
Latuconsina, H., A.R. Lestaluhu, dan M.A. Al’aidi. 2014. Sebaran Spasiotemporal Komunitas Ikan Padang Lamun Perairan Pulau Buntal - Teluk Kotania, Seram Barat. Dalam A.A. Atmadipoera (Ed.). Prosiding PIT-ISOI X 2013. Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia. Jakarta. Hlm. 280–295.
Latuconsina H, Padang A, Ena AM, 2019. Iktiofauna di padang lamun Pulau Tatumbu Teluk Kotania, Seram Barat-Maluku. Jurnal Agribisnis Perikanan. 12(1):93-104. DOI: 10.29239/j.agrikan. 12.1.93-104
Latuconsina, H., Marasabesy, W., Prasetyo, H.D., Kautsari, N. 2022. Biodiversitas dan Distribusi Harian Iktiofauna di Habitat Padang Lamun : Hubungannya dengan Habitat Lainnya di perairan pantai Desa Wamsisi, Pulau Buru – Maluku. Jurnal Agrikan, Vol.15(2): 441- 452.
Unsworth, R.K.F., P.S. de León, S.L. Garrard, J. Jompa, D.J. Smith, and J.J. Bell. 2008a. “High Connectivity of Indo-Pacific Seagrass Fish Assemblages with Mangrove and Coral Reef Habitats”. Marine Ecology Progress Series, 353: 213–224.
DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jimsum.v3i1.26674
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Publisher:
Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam Universitas Islam Malang
Jl MT. Haryono No.193, Gedung B Lt. 1.
Editorial Address:
Jalan Mayjen Haryono No.193, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.






