EKSPLORASI KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN LIAR DI KEBUN TEBU (Saccharum officinarum) BERDASARKAN KETINGGIAN TEMPAT YANG BERBEDA DI KECAMATAN KALIPARE KABUPATEN MALANG
Abstract
Plantation plants are easily influenced by wild plants. Wild plants are often referred to as misplaced plants because they grow in places where they are not wanted. This research aims to explore what types of wild plants exist in Sugarcane (Saccharum officinarum) land based on different altitudes. Altitude causes differences in environmental abiotic factors between highlands and lowlands. Because the higher a place, the lower the temperature. This study also aims to identify wild plant species, analyze the distribution of wild plant species and determine the value of the diversity index of wild plant species. Based on the results of research on wild plants in Arjowilangun Village, 1,161 individuals were found, while 921 individuals were found in Putukrejo Village. The number of species in Kalipare District is 20 species, with details of 14 species in Arjowilangun Village and 12 species in Putukrejo Village. The diversity index of wild plants found in sugar cane fields in Kalipare District is in the moderate category. The highest important value index (IVI) is a species from the family Poaceae, namely Imperata cylindrica.
Keywords: Exploration, Sugarcane (Saccharum officinarum), Wild Plants.
ABSTRAK
Tanaman perkebunan mudah dipengaruhi oleh tumbuhan liar. Tumbuhan liar sering disebut sebagai tumbuhan salah tempat karena tumbuh pada tempat yang tidak di kehendaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi jenis-jenis tumbuhan liar apa saja yang ada di lahan Tebu (Saccharum officinarum) berdasarkan ketinggian tempat yang berbeda. Ketinggian tempat menyebabkan perbedaan faktor abiotik lingkungan antara dataran tinggi dan dataran rendah. Karena semakin tinggi suatu tempat maka suhu akan semakin rendah. Penelitian ini juga memiliki tujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan liar, menganalisis distribusi keberadaan tumbuhan liar dan mengetahui nilai indeks keanekaragaman jenis tumbuhan liar. Berdasarkan hasil penelitian tumbuhan liar di Desa Arjowilangun ditemukan 1.161 jumlah individu sedangkan tumbuhan liar di Desa Putukrejo ditemukan 921 jumlah individu. Jumlah spesies yang ada di Kecamatan Kalipare berjumlah 20 spesies, dengan rincian 14 spesies di Desa Arjowilangun dan 12 spesies di Desa Putukrejo. Indeks keanekaragaman tumbuhan liar yang ditemukan di lahan tebu Kecamatan Kalipare tergolong sedang. Spesies tumbuhan liar dengan Indeks nilai penting (INP) tertinggi dari familia Poaceae yaitu Imperata cylindrica.
Kata kunci: Eksplorasi, Tebu (Saccharum officinarum), Tumbuhan Liar
Full Text:
PDFReferences
Asih. 2008. P Pengelolaan Tanaman Tebu (Saccharum Officinarum L.) Di Pabrik Gula Tjoekir Ptpn X Jombang Jawa Timur; Studi Kasus Pengaruh Bongkar Ratoon Terhadap Peningkatan Produktivitas Tebu. Bogor: Insitut Pertanian Bogor.
Brook, R. M. (1989). Review of literature on Imperata cylindrica (L.) Raeuschel with particular reference to South East Asia. Tropical Pest Management, 35(1), hal 12–25.
Desmukh, I.1992. Ekologi Biologi Tropika. Jakarta. Yayasan Obor Indonesia.
Hidayat, M. 2017. Analisis Vegetasi dan Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Manidestasi Geotermal IE SUUM Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Biotik. 5(2), hal 114-124.
Indriyanto. 2006. Ekologi Hutan. PT. Bumi Aksara. Jakarta.
Jayadi EM. 2015. Ekologi Tumbuhan. Cetakan Pertama. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram. Mataram.
Kurniaty, R., Budiman, B., dan Suartana, M., (2010). Pengaruh media dan naungna terhadap mutu bibit suren (Toona sureni MERR.). Jurnal Penelitian Hutan Tanaman. 7(2), hal 77 - 83.
Nugroho, A. S., Anis, T., Ulfah, M. 2015. Analisis Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Berbuah di Hutan Lindung Surokonto, Kendal, Jawa Tengah dan Potensinya sebagai Kawasan Konservasi Burung. Prosiding Seminar Masyarakat Nasional Biodiversitas Indonesia. 1(3), hal 472-276.
Raharjeng, A. R P. 2015. Pengaruh Faktor Abiotik Terhadap Hubungan Kekerabatan Tanaman Sanseviera trifasciata L. Jurnal Biota. 5(1), hal 33-41.
Seameo, B. Metode Survey Vegetasi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Subrata, B. A. G., dan Setiawan, B. A. 2018. Keragaman Vegetasi Gulma di Bawah Tegakan Pohon Karet (Hevea Brasiliensis) Pada Umur dan Arah Lereng yang Berbeda di PTPN IX Banyumas. Jurnal Ilmiah ertanian. 14(2), hal. 1- 13.
Umar, R. 2013. Penuntun Praktikum Ekologi Umum. Universitas Hasanuddin. Makassar.
Wolf. 1992. Ekologi Umum. Edisi -2. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press, Diterjemahkan oleh Pringgoseputro, Sunaryo dan Srigundono, B.
DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jimsum.v3i1.26390
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Publisher:
Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam Universitas Islam Malang
Jl MT. Haryono No.193, Gedung B Lt. 1.
Editorial Address:
Jalan Mayjen Haryono No.193, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.






