Pelatihan Pembuatan Kompos Berbasis Limbah Pertanian pada Kelompok Tani Desa Hutan Pacet, Mojokerto
Abstract
The use of inorganic fertilizers remains the primary choice in agricultural cultivation practices because they are considered easy to apply and quickly impact plant growth. In the long term, continuous use without the addition of organic matter can affect soil quality. This condition is also found in farmer groups in Hutan Pacet Village, Pacet, which has a sufficient supply of agricultural waste but has not been optimally utilized. This community service activity aims to improve farmers' knowledge and skills in processing agricultural waste into simple compost based on local materials. The activity was carried out on Dec 15, 2024, involving 25 participants through material delivery, field practice, and simple evaluation using pre-tests and post-tests. The material delivery was carried out for 45 minutes and was followed by practice for 90 minutes. The results of the activity showed an increase in participant knowledge from an average of 52% to 86%. In addition, most participants were able to carry out the basic stages of composting independently, especially in sorting materials, adding starter, and regulating simple aeration. This activity demonstrates that hands-on training is still effective in strengthening the capacity of farming communities in utilizing organic waste towards a more sustainable cultivation system.
Keyword:
agricultural waste; community empowerment; farmer groups; organic compost; sustainable agriculture
Abstrak
Penggunaan pupuk anorganik masih menjadi pilihan utama dalam praktik budidaya pertanian karena dianggap mudah diaplikasikan dan cepat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Dalam jangka panjang, penggunaan yang berlangsung terus-menerus tanpa penambahan bahan organik dapat memengaruhi kualitas tanah. Kondisi tersebut juga dijumpai pada kelompok tani di Desa Hutan Pacet, Pacet, yang memiliki ketersediaan limbah pertanian cukup banyak namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah limbah pertanian menjadi kompos sederhana berbasis bahan lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Desember 2024 dengan melibatkan 25 peserta melalui penyampaian materi, praktik lapangan, dan evaluasi sederhana menggunakan pre-test serta post-test. Penyampaian materi dilakukan selama 45 menit dan dilanjutkan praktik selama 90 menit. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 52% menjadi 86%. Selain itu, sebagian besar peserta telah mampu melakukan tahapan dasar pengomposan secara mandiri, terutama dalam pemilahan bahan, penambahan starter, dan pengaturan aerasi sederhana. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung masih efektif untuk memperkuat kapasitas masyarakat tani dalam pemanfaatan limbah organik menuju sistem budidaya yang lebih berkelanjutan.
Kata Kunci:
kelompok tani; kompos organik; limbah pertanian; pemberdayaan masyarakat; pertanian berkelanjutan
Full Text:
PDFReferences
Marlina, N., Asmawati, Aminah, I. S., & Midranisiah. 2017. Pupuk Organik dan Pupuk Organik Hayati di Lahan Suboptimal. Palembang: Universitas Muhammadiyah Palembang Press.
Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. 2016. Pembuatan pupuk organik cair dari sampah organik rumah tangga dengan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms). Konversi, 5(2), 44–51. https://doi.org/10.20527/k.v5i2.4766
Puspadewi, S., Sutari, W., & Kusumiyati. 2016. Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan dosis pupuk N. P. K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays L.var Rugosa Bonaf) kultivar Talenta. Jurnal Kultivasi, 15(3), 208-216.
Rahma, M. Y. 2018. Pengaruh takaran pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L.). Klorofil: Jurnal Ilmu-Ilmu Agroteknologi, 13(1), 1–6.
Siboro, E. S., Surya, E., & Herlina, N. 2013. Pembuatan pupuk cair dan biogas dari campuran limbah sayuran. Jumal Teknik Kimia USU, 2(3), 40-43
Suryono, A., Hanafi, I., Riyanto, R., Tito, S., I., Prasetyo, H. D., Ma’ruf, M., & Karim, G. 2022. Program Kewirausahaan Berbasis Teknologi Dan Lingkungan Pada Komplek Perumahan Baru Dengan Pengolahan Pupuk Organik. In Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021.
Warjoto, R. E., Canti, M., & Hartanti, A. T. 2018. Metode komposting takakura untuk pengolahan sampah organik rurnah tangga di cisauk, tangerang. Jurnal Perkotaan, 10(2), 76- 90.
Yuliananda, S., Utomo, P. P., & Golddin, R. M. 2019. Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Cair Dengan Menggunakan Komposter Sederhana. Jurnal Abdikarya:03(02), 159–165.
DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jimas-sains.v4i2.30985
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Publisher:
Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam Universitas Islam Malang
Jl MT. Haryono No.193, Gedung B Lt. 1.
Editorial Address:
Jalan Mayjen Haryono No.193, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
  
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





