Innovation of Botany-preneurship for Culinary Community in Pacar Kembang Village, Tambaksari District, Surabaya
Abstract
In the culinary field, food presentation must not only be delicious, but also attractive. Attractive food presentation can increase the price of the product. One way to create an appealing food presentation is with fruit carving art. In Pacar Kembang Village, Tambaksari District, Surabaya, there is a culinary entrepreneur community. To help this culinary entrepreneur community through botany-preneurship innovation, namely assisting two sides, the knowledge and skills aspect and management. The knowledge and skills aspect through the practice of carving watermelon and papaya. Partners ware given how to carve writing with watermelon media, and carve and make flowers with papaya media. The management aspect includes financial management and digital marketing training. Based on the evaluation results, the average pretest score was 79.72, while the average posttest score was 84.79. After participating in this training activity, participants can create carving art with watermelon media and make flowers from papaya fruit.
Keyword:
Botany-preneurship, carving, cullinary
Abstrak
Di bidang kuliner, penyajian makanan selain lezat, penyajiannya juga harus menarik. Sajian makanan yang menarik, bisa meningkatkan harga produk. Salah satu cara untuk membuat sajian makanan yang menarik adalah dengan seni ukir buah. Di Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Surabaya terdapat komunitas pengusaha di bidang kuliner. Sebagai upaya untuk membantu komunitas pengusaha kuliner ini melalui inovasi botani-preneurship yaitu memberikan pendampingan dari dua sisi yaitu aspek pengetahuan dan ketrampilan serta manajemen. Aspek pengetahuan dan ketrampilan melalui praktek ukir buah semangka dan pepaya. Mitra diberikan cara mengukir tulisan dengan media buah semangka, mengukir dan membuat bunga dengan media buah pepaya. Aspek manajemen meliputi pelatihan manajemen keuangan dan digital marketing. Berdasarkan hasil evaluasi, rerata nilai pretest adalah 79,72, sedangkan rerata nilai postest adalah 84,79. Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, peserta mampu membuat seni ukir dengan media buah semangka serta mampu membuat bunga dari buah pepaya.
Kata Kunci:
Botani-preneurship, carving, kuliner
Full Text:
PDFReferences
Darmawan, R.N., Kanom, Nurhalimah, Putra, A.P., Setiawan, B. 2023. Pelatihan Dasar Fruit Carving Kelompok Sadar Wisata Lungun Indah Desa Bunder Banyuwangi. Jurnal Abdidas 4(3): 250-256.
Mansur, A., Novitaratri, Hadi, S. 2022. Pelatihan Fruits Carving Pada Siswa dan Guru SMK PGRI 4 Kabupaten Kendal. Sewagati. 4(1): 57-60.
Panprom, S., Somtrakool, P., Tidpad, K. 2013. Fruits and Vegetable Carving: Development of Carving Patterns for Banquets. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 3(9):697-706. https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v3-i9/259.
Suwannarak, J., Phanumong, P. Rattanapanone, N. 2014. Physiological changes of fruit and vegetable carving. Chiang Mai University Journal of NaturalScience, 13(1): 77-86. https://doi.org/10.12982/ cmujns.2014.0023
Trisnasari, D., Nurmayanti, Qur’ani, B. 2022. Pengembangan Aplikasi Fruit Carving Sebagai Media Pembelajaran Interaktif di Era Post Pandemi Covid-19. Jurnal Imaginasi. 6(2): 177-185.
Triyonowati, Mildawati, T., Riharjo, I.B., Khuzaini. 2021. Pemberdayaan UMKM Rosela Asri Kelurahan Pacar Kembang Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya. Society. 1(2): 142-148.
DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jimas-sains.v3i1.26022
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Publisher:
Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam Universitas Islam Malang
Jl MT. Haryono No.193, Gedung B Lt. 1.
Editorial Address:
Jalan Mayjen Haryono No.193, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
  
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





