ANALISIS KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA VOSCO COFFEE MALANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN SCOR MODEL

Muhammad Hafizh Al Hakim, Siti Saroh, Eny Widayawati

Sari


Industri kedai kopi di Kota Malang berkembang sangat pesat, menciptakan tingkat persaingan yang ketat. Vosco Coffee Malang dituntut memiliki pengelolaan rantai pasok (supply chain) yang optimal demi keberlangsungan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur kinerja Supply Chain Management (SCM) pada Vosco Coffee Malang dengan menggunakan pendekatan model Supply Chain Operations Reference (SCOR). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Pengukuran dilakukan pada lima proses inti SCOR yaitu Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajeme. Penilaian kinerja aktual menggunakan normalisasi Snorm De Boer. Hasil penelitian menunjukkan skor kinerja akhir rantai pasok sebesar 70,91 yang berada pada kategori Good. Atribut Responsiveness (Order Fulfillment Cyle Time = 7,24 menit) dan Asset (Cash to Cash Cycle Time = 0,81 hari) meraih predikat Excellent. Atribut Reliability (Perfect Order Fullfilment = 91,42%) dan Agility (2 hari) berada pada kategori Good. Namun, atribut Cost mencapai kategori Poor dengan Total Cost to Serve sebesar 70,76% dari total pendapatan. Kesimpulannya, rantai pasok Vosco Coffee sangat unggul dalam kecepatan pelayanan dan efisiensi perputaran aset, tetapi memerlukan optimasi biaya bahan baku dan diversifikasi pemasok untuk meningkatkan keandalan pengiriman dan efisiensi biaya secara keseluruhan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abidin, A. Z., & Siagian, Y. M. (2024). Pengaruh Healthcare Supply Chain Risk Management, Healthcare Supply Chain 4.0, Healthcare Supply Chain Integration dan Healthcare Supply Chain Performance terhadap Business Performance pada Industri Kesehatan di Wilayah Jabotabek. Inovasi, 11(2), 277–290. https://doi.org/10.32493/inovasi.v11i2.p277-290.42423

APICS. (2017). Supply Chain OpeAPICS. (2017). Supply Chain Operations Reference Model SCOR -Intro to V12. Supply Chain Operations Management, 1–23.rations Reference Model SCOR -Intro to V12. Supply Chain Operations Management, 1–23.

Febryansyah, I., & Baldah, N. (2022). Evaluasi Kinerja Supply Chain menggunakan Metode Analisis SCOR. EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis, 3(01), 11–20. https://doi.org/10.37366/ekomabis.v3i01.238

Heizer, J. a. (2018). Manajemen Operasi : Manajemen Keberlangsungan dan Rantai Pasokan. Jakarta: Salemba Empa.

Humanika, E., Laily, D. W., & Irianto, H. (2024). Analisis Rantai Pasok Biji Kopi Menggunakan Pendekatan Model Supply Chain Operation Reference (Scor) Di the Creator Coffee Roasters Supply Chain Analysis of Coffee Beans Using the Supply Chain Operation Reference (Scor) Model Approach At the Creator Coffe. Agrimansion, 34(3), 758–768.

Organization. (2023). Ekspor Kopi Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Laely, N., & Lidiawan, A. R. (2022). Metodologi Penelitian Menyiapkan Penelitian dan Menulis Karya Ilmiah. Cirebon: Yayasan Wiyata Bestari Samasta.

Paul, J. (2014). Panduan Penerapan Transformasi Rantai Suplai dengan Model SCOR. Jakarta Pusat: ppm manjemen.

Pujawan, I., & Mahendrawati. (2024). Supply Chain Management Edisi 4. yogyakarta: Lautan Pustaka.

Road, I. (2023). A message from the Chair. 44(0).

Statistik, B. P. (2025, Juli 29). Ekspor Kopi Menurut Negara Tujuan Utama, 2000-2024. Diambil kembali dari bps.go.id: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MTAxNCMx/ekspor-kopi-menurut-negara-tujuan-utama--2000-2024.html

Trienekens, J. H., & Hvolby, H. H. (2000). Performance measurement and improvement in supply chains. In Proceedings of the third CINET Conference; CI 2000 From improvement to innovation : CINET Conference: CI 2000 From Improvement to innovation, Aalborg, September 18-19, 2000 (pp. 399-409).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.