PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP KOMPETENSI PESERTA DIDIK
Sari
Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu tantangan utama dalam menghadapi persaingan tenaga kerja yang semakin kompetitif. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten melalui penyelenggaraan program pelatihan yang terstruktur. Selain pelatihan, motivasi juga menjadi faktor penting yang memengaruhi keberhasilan peserta didik dalam mengembangkan kompetensinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kompetensi peserta didik di LPK Busan Korea Center 7 Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 76 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi peserta didik dengan nilai t-hitung sebesar 11,851 dan signifikansi 0,000. Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi peserta didik dengan nilai t-hitung sebesar 3,834 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, pelatihan dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kompetensi peserta didik dengan nilai F-hitung sebesar 113,999 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,751 menunjukkan bahwa 75,1% variasi kompetensi peserta didik dapat dijelaskan oleh pelatihan dan motivasi. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pelatihan yang baik dan motivasi belajar yang kuat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kompetensi peserta didik pada lembaga pelatihan kerja.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Afrohk, S. N., Lismuayati, L., Ma'arif, M. J., Meilina, F. F., Baihaqi, A. R., & Putra, O. K. (2024). Pengaruh motivasi belajar dan keterampilan terhadap pencapaian kompetensi peserta pelatihan BLKK Ademos Indonesia. Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK), 3, 387–393. https://doi.org/10.36441/snpk.vol3.2024.244
Badan Pusat Statistik. (2024). Kependudukan dan Migrasi.
Dinas Tenaga Kerja. (2023). Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 2023.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 26 (Ed. 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Herwati, H., Tri, R., Arsyil, W., Deetje, J. S., Siti, Z., Kholis, A., Totok, H., Synthia, S. P., & Barlian, K. (2023). Motivasi dalam Pendidikan (Konsep-Teori-Aplikasi).
Martela, F. (2020). Self-Determination Theory. The Wiley Encyclopedia of Personality and Individual Differences, 369–373.
Masyruroh, A. J., Fauzi, A., Julia, M., Ricki, T. S., & Romadhon, A. (2023). Pengaruh Pelatihan dalam Meningkatkan Kompetensi Karyawan. Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah, 1(4), 181–189.
Noe, R. A. (2010). Employee Training and Development (5th ed.). McGraw-Hill Irwin.
Novandalina, A., Ernawati, F. Y., & R. B. (2022). Analisis Pengaruh Sistem Pengelolaan dan Sistem Pelatihan Terhadap Kompetensi Peserta Didik di LP2K AICOM Blora. INFOKAM, 18, 167–186.
Rahardjo, D. A. S. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 54–67.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Cet. 5). Bandung: Alfabeta.
Tarumingkeng, R. C. (2025). Teori Motivasi: Self Determination Theory (SDT). RUDYCT e-PRESS.
Tsauri, S. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia. STAIN Jember Press. Warta, E. (2024). Kementerian P2MI Berangkatkan 10.111 Pekerja Migran ke Korea Selatan Sepanjang 2024.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.