PENGARUH E-WOM, BRAND AWARNESS, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI MINAT BELI SEPATU VENTELA PADA MAHASISWA UNISMA ANGKATAN 2020

Ichwanul Ihsan, Daris Zunaida, Ainul Chanafi

Sari


Tujuan riset ini ialah menelaah bagaimana e-WOM, brand awareness, dan mutu produk memengaruhi ketetapan pembelian sepatu Ventela oleh mahasiswa Universitas Islam Malang tahun angkatan 2020, dengan minat beli sebagai variabel perantara. Riset ini memakai metode kuantitatif, dengan pengumpulan data lewat angket digital yang disebarkan kepada 100 responden. Data yang terkumpul dianalisis memakai teknik analisis jalur serta uji Sobel untuk menguji peran variabel perantara dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil riset mengindikasikan bahwa e-WOM, brand awareness, dan mutu produk secara signifikan memengaruhi ketetapan pembelian. Selain itu, minat beli juga berperan sebagai penengah yang memperkuat hubungan antara variabel independen dan ketetapan pembelian. Secara bersamaan, ketiga faktor utama riset ini terbukti berkontribusi terhadap peningkatan ketetapan pembelian sepatu Ventela di kalangan mahasiswa. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi taktik pemasaran, khususnya bagi merek lokal dalam meningkatkan daya saing lewat optimalisasi komunikasi digital, penguatan citra merek, serta peningkatan mutu produk yang lebih inovatif dan sesuai dengan preferensi konsumen.

Kata Kunci


e-WOM, brand awareness, kualitas produk, minat beli, keputusan pembelian

Teks Lengkap:

PDF ##common.remote##

Referensi


Aaker, D. (1991). Managing Brand Equity: Capitalizing on the Value of a Brand Name. New York: The Free Press.

Ahdiany, D. F. (2021). Pengaruh e-WOM dan kesadaran merek terhadap minat beli konsumen dengan citra merek sebagai variabel mediasi. Jurnal X, 3, 31–41.

Ardiansyah, M. R. (2023). Pengaruh Kualitas Produk, Perceived Value, dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Ventela Footwear di Kota Pasuruan. Jurnal Ilmiah, 1(4).

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hennig-Thurau, T., Gwinner, K. P., Walsh, G., & Gremler, D. D. (2004). Electronic Word-of-Mouth via Consumer-Opinion Platforms: What Motivates Consumers to Articulate Themselves on the Internet? Journal of Interactive Marketing, 18(1), 38–52.

Kotler, P. (2002). Manajemen Pemasaran (Edisi Milenium). Jakarta: PT Prehalindo.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2012). Manajemen Pemasaran (Edisi ke- 12). Jakarta: Erlangga.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (Edisi ke- 15). England: Pearson Education.

Saptayani, W. I. (2023). Pengaruh Kualitas Produk, Citra Merek, Electronic Word of Mouth, dan Brand Awareness terhadap Minat Beli Produk Make Over di Jakarta. Skripsi, Universitas Nasional.

Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif serta R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: PT Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif serta R&D. Bandung: Alfabeta.

Tjiptono, F., & Chandra, G. (2016). Service, Quality & Satisfaction. Yogyakarta: Andi.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.