PERTANGGUNGJAWABAN PENGUSAHA KONVEKSI COSTACURTA TERHADAP KONSUMEN AKIBAT ADANYA WANPRESTASI
Abstract
Â
ABSTRACT
The agreement that occurs between the service provider and the service user is obliged to be obeyed and implemented. In this case in accordance with the rules in article 1234 of the Civil Code which states "each of the commitments to give something, to do something, or not to do something." However, the reality is that Costacurta's convection entrepreneurs, as service providers, have not made their achievements, leading to defaults. This type of research is a research with a sociological juridical approach or commonly called a type of sociological legal research, which is a study conducted on the actual circumstances that occur in society with the aim of finding the facts needed, finding problems, and finding solutions to problems. The author made observations at the study site and conducted direct interviews with Costacurta's convection. The results showed that the forms of default performed by Costacurta convection entrepreneurs namely the late completion and mismatch of models, sizes and colors. The responsibility carried out by the Costacurta convection entrepreneur is to give a 5% discount to consumers and to fully compensate for errors in workmanship.
Keywords: Default, Responsibility, Convection Entrepreneur Costacurta
ABSTRAK
Perjanjian yang terjadi antara penyedia jasa dengan pengguna jasa wajib untuk ditaati dan dilaksanakan. Dalam hal ini sesuai dengan aturan yang berlaku dalam pasal 1234 KUH Perdata yang menyatakan “tiap tiap perikatan untuk memberikan sesuatu, untuk berbuat sesuatu, atau untuk tidak berbuat sesuatu.†Namun kenyataannya pengusaha konveksi Costacurta sebagai penyedia jasa tidak melakukan prestasinya sehingga menimbulkan wanprestasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan yuridis sosiologis atau biasa disebut jenis penelitian hukum sosiologis,  yakni suatu penelitian yang dilakukan terhadap keadaan yang sebenarnya yang terjadi di masyarakat dengan tujuan menemukan fakta yang dibutuhkan, menemukan masalah, serta menemukan penyelesaian masalah. Penyusun melakukan observasi pada lokasi penelitian dan melakukan wawancara langsung dengan pihak konveksi Costacurta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk wanprestasi yang dilakukan pengusaha konveksi Costacurta yakni terlambatnya penyelesaian dan ketidakcocokan model, ukuran dan warna. Pertanggungjawaban yang dilakukan oleh pengusaha konveksi Costacurta yakni memberikan potongan harga kepada konsumen sebesar 5% serta mengganti secara penuh atas kesalahan dalam pengerjaan.Â
Kata Kunci :Â Â Wanprestasi, Tanggung Jawab, Pengusaha Konveksi Costacurta
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
Buku
Andrian, B. A. (2011). Manusia dan Tanggung Jawab. Jakarta: Sinar Grafika.
HS, Salim (2003). Perkembangan Hukum Kontrak Innominat di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Hutagalung, S. M. (2013). Hukum Kontrak di ASEAN Pengaruh Sistem Hukum Common Law dan Civil Law. Jakarta: Sinar Grafika.
Kelsen, Hans Diterjemahkan oleh Muttaqin, Raisul. (2013). Teori Hans Kelsen Mengenal Pertanggungjawaban. Bandung: Penerbit Nusa Media.
Raharjo, H. (2009). Hukum Perjanjian di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Yustisia.
Saefullah. (2010). Tanggung Jawab Produsen Terhadap Akibat Hukum yang Ditimbulkan dari Produk pada Era Pasar Bebas. Bandung: Mandar Maju.
Subekti. (1990). Hukum Perjanjian. Jakarta: Penerbit PT Intermasa.
Suparni, N. (2005). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. (A. Hamzah, Ed.) Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Suratman dan Dillah, Philips. (2015). Metode Penelitian Hukum. Bandung: Alfabeta.
Triwulan, Titik dan Febrian,Shinta. (2010). Perlindungan Hukum. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Jurnal
Abdul Rokhim. Daya Pembatas Asas Kebebasan Berkontrak Dalam Hukum Perjanjian. Jurnal Negara dan Keadilan. Vol 5 No.9, Agustus 2016,h. 77-91
Heriawanto, Benny K. (2019). Pelaksanaan Eksekusi Objek Jaminan Fidusia Berdasarkan Title Eksekutorial Legality. Jurnal Ilmiah Hukum Universitas Muhammadiyah Malang.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Powered by Open Journal System Developer(s): Public Knowledge Project






