PERTANGGUNGGUGATAN CV. ADI KURNIA DALAM KONTRAK KERJA KONTRUKSI AKIBAT WANPRESTASI

Nadia Elga Firmania

Abstract


ABSTRACT

The background of this thesis is the rapid development of infrastructure to support prosperous community life in the past five years. Therefore many governments use construction services to carry out infrastructure development work programs in Indonesia. Thesis problem formulation as follows: How are the Construction Contracts made by CV. Adi Kurnia with the Department of Public Housing and Settlement Area according to Positive Law? How is the form of accountability CV. Adi Kurnia due to defaults on the construction of the access road of Ngudal Feces Sludge Treatment Plant (IPLT), Ngawi District, Ngawi Regency? This empirical juridical research uses a sociological approach. The results of this study indicate the meaning of liability is accountability, namely responsibility arising from failure to meet standards, while the responsibility is realized in the form of compensation. Any party who violates a contract of work is called a default and the party who carries out the contract must be held accountable for any errors or omissions.

 Keywords : Liability, Construction Work Contracts, Defaults

ABSTRAK

Latar belakang skripsi ini adalah pesatnya pembangunan infrastruktur guna menunjang kehidupan masyarakat yang sejahtera di dalam lima tahun terakhir ini. Karenanya pemerintah banyak menggunakan jasa kontruksi untuk melaksanakan program kerja pembangunan infrastruktur di Indonesia. Rumusan masalah skripsi sebagai berikut: Bagaimana pengaturan Kontrak Kerja Kontruksi yang dibuat oleh CV. Adi Kurnia dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman menurut Hukum Positif ? Bagaimana bentuk pertanggunggugatan CV. Adi Kurnia akibat wanprestasi terhadap pembangunan akses jalan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Ngudal Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi? Penelitian yuridis empiris ini dengan menggunakan pendekatan sosiologi. Hasil penelitian ini menunjukan Makna liability adalah tanggung gugat yakni tanggung jawab yang timbul dari kegagalan untuk memenuhi standar, sedangkan tanggungjawabnya diwujudkan dalam bentuk ganti rugi. Pihak yang melanggar kontrak kerja kontruksi  disebut wanprestasi dan pihak yang melakukan wanprestasi harus bertanggunggugat atas kesalahan ataupun kelalaiannya.

Kata Kunci : Pertanggunggugatan, Kontrak Kerja Kontruksi, Wanprestasi


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Nomor 18 tahun 1999 tentang Jasa Kontruksi jo. Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Kontruksi

Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Kontruksi

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Buku

Abdulkadir Muhammad, 1990, Hukum Perikatan, Bandung, Citra Aditya Bakti

Bambang Wahyu, 2002, Penelitian Hukum dalam Praktek, Jakarta, Sinar Grafika

FX Djumaialdji, 1996, Hukum Bangunan Dasar-dasar hukum dalam proyek dan sumber daya manusia, Jakarta, PT Rieneke Cipta

Hans Kelsen, 2007, Diterjemahkan oleh Somardi, General theory of law and state, teori umum hukum dan negara Dasar-Dasar Ilmu Hukum Normatif Sebagai Ilmu Hukum Deskriptif Empirik, Jakarta, BEE Media Indonesia

Hans Kelsen, diterjemahkan oleh Raisul Mutaqin, 2006, Teori Hukum Murni, Bandung, Nuansa dan Nusa Media

M Yahya Harahap, 1986, Segi-segi Hukum Perjanjian, Bandung , Alumni

Peter Mahmud Marzuki, 2008, Penelitian Hukum, Jakarta , Kencana

Peter Mahmud Marzuki, 2015, Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta, Kencana

R Soebekti, 2008, Hukum Perjanjian, Jakarta, Intermesa

Salim HS, 2006, Hukum Kontrak Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak, Jakarta, Sinar Grafika

Wahyudi, Isa dam Busyra Azheri, 2008, Corporate Social Responsibility: Prinsip Pengaturan dan Implementasi, Malang, In-Trans Publishig

Jurnal

Benny Krestian Heriawanto, Pelaksanaan Eksekusi Objek Jaminan Fidusia Berdasarkan Title Eksekutorial, Legality: Jurnal ilmiah Universitas Muhammadiyah Malang, Vol 27, No 1. Maret 2019-Agustus 2019.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered by Open Journal System Developer(s): Public Knowledge Project