PERBANDINGAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK ADOPSI ANTARA NEGARA INDONESIA DAN MALAYSIA
Abstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the comparative legal protection for adopted children between Indonesia and Malaysia, with the research background based on the phenomenon of adoption practices that often give rise to problems and complex legal issues, especially related to legal status, inheritance rights, and the protection of children's rights, especially adopted children. The problem formulation in this study includes how the legal protection for adopted children is regulated in Indonesia and Malaysia and their similarities and differences. The research method used is normative juridical with a comparative legal, statutory, and conceptual approach. The results of the study show that both countries use the principle of the best interests of the child as the main basis for adoption, but differ in their legal systems and implementation procedures between Indonesia and Malaysia. This study emphasizes the need for national legal reform to be more effective in providing legal protection for adopted children.
Key words: Legal protection, Adopted children, Comparison of legal protection
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis terkait perbandingan perlindungan hukum terhadap anak adopsi antara Indonesia dan Malaysia, dengan latar belakang penelitian berdasarkan pada fenomena praktik adopsi yang sering menimbulkan problematika serta persoalan hukum kompleks, terutama terkait status hukum, hak waris, dan perlindungan hak anak terkhusus anak adopsi. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana pengaturan perlindungan hukum terhadap anak adopsi di Indonesia dan Malaysia serta persamaan dan perbedaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum, perundang-undangan, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara menjadikan prinsip kepentingan terbaik bagi anak sebagai dasar utama adopsi, namun berbeda dalam sistem hukum dan prosedur pelaksanaannya antara Negara Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini menegaskan perlunya pembaruan hukum nasional agar lebih efektif dalam perlindungan hukum terhadap anak adopsi.
Kata kunci : Perlindungan Hukum, Anak Adopsi, Perbandingan Perlindungan Hukum
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
Adzidah, N. Z., et al. (2024). Hak Harta Pusaka untuk Anak Angkat Berdaftar. CFORSJ Procedia, Vol. 2, No. 1, hlm. 143–156.
Andi Syamsu Alam dan M. Fauzan. (2008). Hukum Pengangkatan Anak Perspektif Islam. Jakarta: Kencana.
Arif Gosita. (1984). Masalah Perlindungan Anak. Jakarta: Akademika Pressindo CV.
Associates. https://mahwengkwai.com/adoption-malaysia/, diakses 19 Juni 2025.
Authors. (2013).
Azizah Mohd. (2012). Adoption as a Means of Child Protection: The Law and Practice in Malaysia. Islamic Law Department, International Islamic University Malaysia.
Bahter, K. T. (2020). Peranan UNICEF dalam Aspek Hukum Internasional terhadap Perlindungan atas Hak-Hak Anak. Lex Et Societatis, Vol. 8, No. 2, hlm. 75.
Elza Syarief. (2020). Praktik Peradilan Perdata, Teknis dan Kiat Menangani Perkara di Pengadilan. Jakarta: Sinar Grafika.
Febry Emawan Dewata. (2017). Pengangkatan Anak Dalam Kompilasi Hukum Islam. Voice Justisia: Jurnal Hukum dan Keadilan, Vol. 1, No. 2, hlm. 188.
Hannifa, V. S., Najwan, J., & Qodri, M. A. (2022). Hak Waris Anak Angkat dalam Perspektif Kompilasi Hukum Islam Indonesia. Zaaken: Journal of Civil and Business Law, Vol. 3, No. 1, hlm. 34–48.
Kadir, N. A., & Mohd, A. (2022). Child Protection through Intercountry Adoption in Malaysia: A Literature Review. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), Vol. 7, No. 11, hlm. 1–15.
Liow Pei Xia & Raymond Mah. (2013). Adoption in Malaysia. MahWengKwai &
Lisa Carterina Kunadi dan Diana Tantri Cahyaningsih. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Hak Waris Anak Angkat di Indonesia. Jurnal Privat Law, Vol. 8, No.2, hlm.284.
Mahkamah Syariah Wilayah Persekutuan. Siapakah yang berkewajipan untuk menanggung nafkah anak angkat. https://www.mswp.gov.my/portal-main/article?id=faq-26, diakses 1 September 2025.
Md Zawawi Abu Bakar & Chan Cheong Chong. (2018). Amalan Pengangkatan Anak di Malaysia: Analisis Perbandingan. Jurnal Pembangunan Sosial.
Mikha Chan. (2016). Activist: Adoption Law in a Legislative Tangle. Free Malaysia Today. https://www.freemalaysiatoday.com/category/nation/2016/12/06/activist-adoption-law-in-a-legislativetangle/, diakses 16 Juni 2025.
Nafi Mubarok. (2022). Pemenuhan Hak Anak di Negara-Negara Rumpun Melayu. Al-Hukama’ Journal, Vol. 12, No. 2, hlm. 21–46.
Peter Salim dan Yenny Salim. (2000). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Modern English Press.
Phipilius M. Hadjon. (1987). Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.
Profile of Children in Malaysia: Implementation of Children’s Rights with Equity. UNICEF Malaysia, Selangor. https://ekonomi.gov.my/sites/default/files/2020-02/2Profile.pdf, diakses 21 Agustus 2025.
Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan Anak dan Kualitas Hidup Universitas Indonesia. (2018). Konvensi Hak-Hak Anak: Bagaimana Implementasinya di Indonesia? http://puskapa.org/blog/seribelajar/722/#:~:text=Indonesia%20meratifikasi%20KHA%20ini%20pada, diakses 29 Juni 2025.
Roliana, M., & Jaelani, E. (2023). Konvensi Den Haag 1993: Perbandingan dan Dampak Ratifikasi terhadap Hukum Nasional Indonesia. Jurnal Hukum, Politik dan Kekuasaan, Vol. 2, No. 3, hlm. 123–135.
Sartika Adam. (2013). Kedudukan Anak yang Lahir dalam Perkawinan Campuran di Indonesia. Lex Privatum, Vol. 1, No. 5, hlm. 17–28.
Sholeh Soeaidy, Zulkhair. (2010). Dasar Hukum Perlindungan Anak. Jakarta: CV. Novindo Pustaka Mandiri.
Sintia Stela Karaluhe. (2015). Kedudukan Anak Angkat dalam Mendapatkan Harta Warisan Ditinjau dari Hukum Waris. Lex Privatum Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi, Vol. IV, No. 1, hlm. 167.
Susiana. (2011). Hak Anak Angkat terhadap Harta Peninggalan Orang Tua Angkat Menurut Hukum Islam. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 55, No. 1.
Mukmin. (2014). Perlindungan terhadap Hak Anak Angkat. Lex Et Societatis, Vol. II, No. 7.
Teguh Kurniawan. Peran Parlemen dalam Perlindungan Anak. Pusat Studi al-Qur’an dan Kebangsaan, Institut PTIQ Jakarta, t.t.
Zahara, Z., Mirwati, Y., & Hijriya, S. (2023). Perlindungan Hukum bagi Anak Angkat Berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Provinsi Sumatera Barat. Unes Journal of Swara Justisia, Vol. 7, No. 3, hlm. 1004–1016.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Powered by Open Journal System Developer(s): Public Knowledge Project






