AMBANG BATAS (ELECTORAL THRESHOLD) PENCALONAN KEPALA DAERAH BERDASARKAN PRINSIP NEGARA DEMOKRASI (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 60/PUU-XXII/2024)
Abstract
Indonesia menerapkan demokrasi dengan salah satu indikatornya melalui pemilihan kepala daerah (pilkada). Dalam pilkada, diterapkan ambang batas electoral threshold, yang sebelumnya diatur dalam Pasal 40 UU No. 10 Tahun 2016. Namun, Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 mengubah ambang batas tersebut dari awalnya 20% dan 25% menjadi 6,5% hingga 10% suara. Penelitian ini mengangkat pertanyaan: mengenai kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menetapkan ambang batas pencalonan kepala daerah. Teknik analisis yang digunakan bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MK seharusnya bertindak sebagai legislator positif untuk menghindari kekosongan hukum saat pilkada 2024-2029. Putusan MK ini mendukung prinsip kedaulatan rakyat dengan menghilangkan diskriminasi terhadap partai kecil dan baru, meningkatkan representasi suara mayoritas, dan meningkatkan partisipasi pemilih. Kesimpulannya, MK harus mengutamakan keadilan dan kemanfaatan dalam putusannya, serta KPU dan Bawaslu perlu memperkuat prinsip kedaulatan rakyat melalui pendidikan politik dan dukungan untuk calon independen.
Kata Kunci: Pemilihan Kepala Daerah, Mahkamah Konstitusi, Concurring Opinion
Full Text:
PDFReferences
Adam, Haidar. “Dissenting Opinion Dan Concurring Opinion Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi.” Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam 3, no. 2 (2017): 307–24.
Al-Fatih, Sholahuddin. “Akibat Hukum Regulasi Tentang Threshold Dalam Pemilihan Umum Legislatif Dan Pemilihan Presiden.” Jurnal Yudisial 12, no. 1 (2019): 17–38. Hukum Pemilu Dan Threshold. Malang: UMM Press, 2022.
Anwar, Khairil. “Pelaksanaan Fungsi Pengawasan DPRD Terhadap Pemerintah Daerah Dalam Rangka Mewujudkan Good Governance.” Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara 2, no. 2 (2018): 11–20.
Arifa, Rifa Rona Dwi, Firmansyah Putra, and Muhammad Eriton. “Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Melakukan Pengujian Terhadap Kebijakan Hukum Terbuka.” Limbago: Journal of Constitutional Law 4, no. 2 (2024): 109–21.
Arifin, Firdaus. “Analisis Kritis Terhadap Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah: Perspektif Hukum Dan Kebijakan Publik.” Dinamika Hukum 25, no. 2 (2024): 202–11.
Armia, Muhammad Siddiq. “Penghapusan Presidential Threshold Sebagai Upaya Pemulihan Hak-Hak Konstitutional.” PETITA 1 (2016): 1.
Banjarnahor, Daulat Nathanael, and Firinta Togatorop. “Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Upaya Mewujudkan Demokrasi Konstitusional Dan Konstitusionalisme Di Indonesia.” Journal on Education 5, no. 4 (2023): 10785–92.
Batawi, J W. “Tingkat Kesadaran Politik Pemilih Pemula Dalam Pilkada.” Jurnal Uniera 2, no. 2 (2013): 26–52.
Cahyaningsih, Agustina, Hendaryanto Wijayadi, and Ryan Kautsar. “Penetrasi Teknologi Informasi Dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018.” Jurnal PolGov 1, no. 1 (2019): 1–34.
Denisatria, Mohammad Fandi. “Mahkamah Konstitusi Sebagai Negative Legislator Dan Positive Legislator.” Hukum Online, December 4, 2018. https://www.hukumonline.com/klinik/a/mahkamah-konstitusi-sebagai-inegative-legislator-i-dan-ipositive-legislator-i-lt5c062fbc83162/#_ftn5.
Djulaeka, and Devi Rahayu. Buku Ajar: Metode Penelitian Hukum. Surabaya: Scopindo Media Pustaka, 2020.
Efendi, Jonaedi, and Johnny Ibrahim. Metode Penelitian Hukum: Normatif Dan Empiris. Jakarta: Prenada Media, 2018.
Fahmi, Khairul. “Prinsip Kedaulatan Rakyat Dalam Penentuan Sistem Pemilihan Umum Anggota Legislatif.” Jurnal Konstitusi 7, no. 3 (2010): 119–60.
Fauzani, Muhammad Addi, and Fandi Nur Rohman. “Urgensi Rekonstruksi Mahkamah Konstitusi Dalam Memberikan Pertimbangan Kebijakan Hukum Terbuka (Open Legal Policy).” Justitia et Pax 35, no. 2 (2019).
Gandamana, Apiek. “Memaknai Demokrasi Pancasila.” Jurnal Handayani PGSD FIP Unimed 7, no. 1 (n.d.): 1–7.
Hannan, Abd. “Tingginya Angka Calon Tunggal Pemilihan Kepala Daerah Dan Melemahnya Demokrasi Di Indonesia Kontemporer.” JPW (Jurnal Politik Walisongo) 5, no. 1 (2023): 39–57.
Idris, Munawara, and Kusnadi Umar. “Dinamika Mahkamah Konstitusi Dalam Memutus Perkara Judicial Review.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 1, no. 2 (2020): 263–77.
Karso, A Junaedi. Kupas Tuntas Parliamentary & Presidential Threshold Di Indonesia: Antara Perspektif Positif & Negatif. Yogyakarta: Samudra Biru, 2024.
Labolo, Muhadam. “The Legitimacy Of Direct Regional Head Elections As The Embodiment Of The Implementation Of Democracy In The Era Of Regional Autonomy.” The Seybold Report Journal 17, no. 6 (2022): 2045–55.
Mahanani, Anajeng Esri Edhi. “Impresi Putusan Mahkamah Konstitusi Bersifat Positive Legislature Ditinjau Dari Progresivitas Hukum Dan Teori Pemisahan Kekuasaan.” Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum 54, no. 2 (2020): 421–41.
Monte, Micaela Del, Maria Díaz Crego, Silvia Kotanidis, and Hendrik Mildebrath. “Electoral Thresholds in European Parliament Elections.” EPRS: European Parliamentary Research Service, 2024.
Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.
Nassihudin, A A, T Sudrajat, W Handayani, A Yuliantiningsih, and R Ardhanariswari. Proceedings of the 3rd International Conference on Law, Governance, and Social Justice (ICoLGaS 2023). Advances in Social Science, Education and Humanities Research. Atlantis Press SARL, 2023.
Ningrum, Annisa Kencana. “Penguatan Sistem Presidensial Di Indonesia Melalui Aturan Presidential Threshold Dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 2017.” Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2023.
Noviati, Cora Elly. “Demokrasi Dan Sistem Pemerintahan.” Jurnal Konstitusi 10, no. 2 (2013): 333–54.
Novitasari, N. “Konsep Demokrasi Menurut Mahfud Md Dalam Perspektif Siyasah Islam.” UIN Raden Intan Lampung, 2017.
Nugraha, Xavier, Risdiana Izzaty, and Alya Anira. “Constitutional Review Di Indonesia Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 48/PUU-IX/2011: Dari Negative Legislator Menjadi Positive Legislator.” Jurnal RechtIdee 15, no. 1 (2020).
Paribrata, Agni Istighfar, Daniar Supriyadi, Prischa Listiningrum, and Rizki Emil Birham. Spirit Hukum: A Brilliant Idea of The Champ. Malang: Universitas Brawijaya Press, 2019.
Pratiwi, Adinda Aulia. “Pakar Hukum UNAIR Soroti Dampak Putusan MK Terhadap Pelaksanaan Pilkada - Universitas Airlangga Official Website.” UNAIR News, August .https://unair.ac.id/pakar-hukum-unair-soroti-dampak-putusan-mk-terhadap-pelaksanaan-pilkada/.
Reuchamps, Min, François Onclin, Didier Caluwaerts, and Pierre Baudewyns. “Raising the Threshold, Fighting Fragmentation? Mechanical and Psychological Effects of the Legal Electoral Threshold in Belgium.” West European Politics 37, no. 5 (2014): 1087–1107.
Rongiyati, Sulasi. “Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait UU Cipta Kerja.” Isu Sepekan, no. Desember (2021).
Rowa, Hyronimus. Demokrasi Dan Kebangsaan Indonesia. IPDN, 2015.
Runturambi, Christopher John Gabriel. “Pengaruh Alasan Berbeda (Concurring Opinion) Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Terhadap Perubahan Syarat Batas Usia CaPres CaWaPres.” UNPAR, 2024.
S, M. Farouq. Hukum Acara Peradilan Pajak: Komparatif Yudisial Dan Teknis Litigasi Sengketa Perpajakan. Jakarta. Prenada Media, 2022.
Saifulloh, Putra Perdana Ahmad. “Penafsiran Pembentuk Undang-Undang Membentuk Kebijakan Hukum Terbuka Presidential Threshold Dalam Undang-Undang Pemilihan Umum Yang Bersumber Dari Putusan Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional 11, no. 1 (2022): 153–72.
Sari, Adena Fitri Puspita, and Purwono Sungkono Raharjo. “Mahkamah Konstitusi Sebagai Negative Legislator Dan Positive Legislator.” Souvereignty 1, no. 4 (2022): 681–91.
Saritilawa, Ana, Anna Rahmadia, and Sasmi Nelwati, ‘Pelaksanaan Pemilu Sebagai Wujud Demokrasi Pancasila Di Indonesia’ (2024) III Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat 2 [39–50].
Sri Winarsi, ‘Pengelolaan Tanah Kas Desa Di Era Otonomi Daerah’ (2005) 20
Yuridika.[418].
Y Sogar Simamora, ‘Penyalahgunaan Keadaan Sebagai Bentuk Pelanggaran Terhadap Asas Kebebasan Berkontrak’ (1993) VIII Yuridika.[52].
Setiawan, Agus. “Penalaran Hukum Yang Mampu Mewujudkan Tujuan Hukum Secara Proporsional.” Jurnal Hukum Mimbar Justitia 3, no. 2 (2017): 204–15.
Simanjuntak, Novembri Yusuf, Yuyun Dwi Puspitasari, Trisanti Iiin, Kharisma Firdaus, Eka Susanti, Erifan Manulang, and Febriyanti Hilda Dinanti. Pemilu Dan Demokrasi: Sebuah Bunga Rampai. Semarang: CV. Pilar Nusantara, 2020.
Sjuhad, Miftachus. “Mengenal Ihwal Demokrasi Konstitusional.” Jurnal Konstitusi 2, no. 1 (2009): 38.
Sukma, Gardha Galang Mantara. “Open Legal Policy Peraturan Perundang-Undangan Bidang Politik Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (Studi Terhadap Putusan MK Bidang Politik Tahun 2015-2017).” Lex Renaissance 5, no. 1 (2020): 1–19.
Suleman, Zulfikri, Demokrasi Untuk Indonesia:Pemikiran Politik Bung Hatta (Buku Kompas 2010)
Peter Mahmud Marzuki, Pengantar Ilmu Hukum (Prenada Media 2009).[50].
Philipus M.Hadjon,[et.,al.], Pengantar Hukum Administrasi Indonesia (Gadjah Mada University Press 2005).[213].
Sussman, Leonard R. “Freedom of the Press, Historic Aspects Of.” edited by Donald H B T - Encyclopedia of International Media and Communications Johnston, 81–94. New York: Elsevier, 2003. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B0-12-387670-2/00111-4.
Syafitri, Cut Zulfahnur, Budiman Rusli, and Nandang Alamsah Deliarnoor. “The Threat To Democracy From The Environmental Law After The Election of The President And Vice President For The Period 2024-2029: A Review of Critical Theory.” Journal of Law, Politic and Humanities 4, no. 5 (2024): 1173–83.
The Concepts and Fundamental Principles of Democracy. California: Center for Civic Education, n.d.
THS, Ranap. “Fenomena Calon Tunggal Dalam Pilkada Meningkat, Abhan: Menarik Dijadikan Penelitian.” Bawaslu, March 17, 2021. https://bawaslu.go.id/id/berita/fenomena-calon-tunggal-dalam-pilkada-meningkat-abhan-menarik-dijadikan-penelitian.
Uganda, Konrad-Adenauer-Stiftung. “Concepts And Principles Of Democratic Governance And Accountability.” Kampala, 2011.
Ushima, Faza Sufi. “Putusan Bebas Dalam Tindak Pidana Mengakibatkan Dilampauinya Kriteria Baku Kerusakan Lingkungan Hidup Dengan Terdakwa Korporasi (Putusan Nomor 17/Pid.B/Lh/2021/PNtjt).” Universitas Jember, 2023.
Wibowo, Mardian. Relasi Kekuasaan, Negara, Dan Hukum. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2024.
Wibowo, Torik Abdul Aziz. “Pengecualian Prsidential Threshold Terhadap Partai Politik Baru Peserta Pemilihan Umum.” In Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 1:9–14, 2023.
Youm, K H. “Freedom of the Press.” edited by Neil J Smelser and Paul B B T - International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences Baltes, 5774–79. Oxford: Pergamon, 2001. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B0-08-043076-7/04331-X.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Powered by Open Journal System Developer(s): Public Knowledge Project






