ANALISIS HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT TERHADAP OUTCOME TERAPI PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT TNI AU LANUD ABDULRACHMAN SALEH MALANG
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) ialah gangguan metabolisme yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan yang dipengaruhi oleh dukungan dari keluarga dan kepatuhan dalam pengobatan. Penelitian bertujuan mengevaluasi korelasi dukungan keluarga dan kepatuhan konsumsi obat terhadap outcome terapi pasien DM di Rumah Sakit TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh Malang.
Metode: Riset observasional analitik kuantitatif berdesain cross-sectional melibatkan 97 pasien DM rawat jalan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) digunakan untuk mengukur variabel dukungan keluarga, Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) untuk menilai kepatuhan pengobatan, dan outcome terapi diambil dari data rekam medis. Analisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test, Chi-Square, dan korelasi Spearman’s Rho pada ambang signifikansi p < 0,05.
Hasil dan Pembahasan: Data empiris menunjukkan mayoritas menerima dukungan keluarga berkategori baik (89,7%), berada pada tingkat kepatuhan medikasi moderat (42,3%), dan outcome terapi yang tercapai (69,1%). Uji inferensial membuktikan keberadaan hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan ketercapaian terapi (p = 0,001; r = 0,217) serta antara kepatuhan terapi obat dengan outcome klinis (p = 0,004; r = 0,524).
Simpulan: Keterlibatan keluarga dan kepatuhan dalam penggunaan obat berhubungan secara signifikan terhadap hasil outcome terapi pada pasien DM. Intervensi yang melibatkan keluarga dan peningkatan kepatuhan pasien sangat diperlukan untuk mencapai kontrol gula darah secara optimal.
Kata Kunci: DiabetesiMelitus, DukunganiKeluarga, KepatuhaniObat, OutcomeiTerapi
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.