IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT DAN SIMULASI MOLECULAR DOCKING EKSTRAK n-HEKSAN RIMPANG Z. officinale TERHADAP RESEPTOR OSTEOARTRITIS

Nurur Rohman, Andri Tilaqza, Denis Mery Mirza

Abstract


ABSTRAK
Pendahuluan: Osteoartritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi yang ditandai oleh kerusakan kartilago, inflamasi, dan penurunan fungsi sendi. Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) maupun terapi sulih hormon masih memiliki keterbatasan akibat efek samping jangka panjang, sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman. Jahe Emprit (Zingiber officinale var. Amarum) diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder yang berpotensi sebagai agen antiosteoartritis melalui modulasi reseptor estrogen beta (ER-β) dan penghambatan enzim cyclooxygenase-2 (COX-2).
Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif eksploratif berbasis in silico. Ekstrak n-heksan rimpang Z. officinale dianalisis menggunakan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS) untuk mengidentifikasi senyawa metabolit. Senyawa non-terpenoid dengan similarity index >80% dipilih untuk simulasi molecular docking terhadap protein target ER-β (3OLS) dan COX-2 (5KIR) menggunakan PyRx, kemudian dievaluasi interaksi molekuler serta sifat fisikokimianya berdasarkan Aturan Lima Lipinski.
Hasil dan Pembahasan: Analisis GC-MS mengidentifikasi 87 senyawa metabolit, dengan tujuh senyawa non-terpenoid dipilih sebagai ligan uji. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa (E,E)-pseudoionone memiliki afinitas pengikatan terbaik terhadap ER-β (ΔG = −6,8 kkal/mol) dan COX-2 (ΔG = −7,2 kkal/mol), sedangkan Benzoic acid, 2-hydroxy-, methyl ester menunjukkan persentase kemiripan interaksi tertinggi terhadap COX-2 (66,67%). Interaksi dengan residu kunci pada kedua protein mengindikasikan potensi aktivitas fitoestrogenik dan antiinflamasi. Seluruh senyawa uji juga memenuhi kriteria Aturan Lima Lipinski yang menunjukkan karakteristik fisikokimia yang mendukung pengembangan sebagai kandidat obat oral.
Kesimpulan: Ekstrak n-heksan rimpang Z. officinale berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif untuk terapi osteoartritis melalui mekanisme penghambatan COX-2. Hasil analisis GC-MS meunjukkan adanya 87 senyawa yang mana 7 di antaranya adalah senyawa non-terpenoid dan senyawa (E,E)-pseudoionone memiliki afinitas pengikatan terbaik terhadap ER-β dan COX-2.

Kata kunci: Cyclooxygenase-2, Molecular Docking, Osteoartritis, Reseptor Estrogen Beta, Z. officinale.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.