PERBEDAAN KADAR TOTAL FLAVONOID PADA EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BATANG UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.)

Wardah Wardah, Dian Novita Wulandari, Denis Mery Mirza

Abstract


ABSTRAK
Pendahuluan: Flavonoid merupakan slah satu golongan metabolit sekunder pada tumbuhan yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan alami. Salah satu tanaman yang diketahui mengandung senyawa flavonoid adalah ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) meskipun demikia, penelitian yang membandingkan kadar flavonoid total antara daun dan batang ubi jalr ungu masih relatif terbatas. Selain itu pemanfaatantanaman ini umumnya masih berfokus pada bagian umbi, sedangkan daun dan batang belum dimanfaatkan secara optimal meskipun berpotensi mengandung senyawa bioaktif. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk emmbandingkan kadar flavonoid total pada ekstrak etanol daun dan batang ubi jalar ungu sebagai upaya mengevaluasipotensi kedua bagian tanaman tersebut sebagai sumber antioksidan alami.
Metode: Peneliti menerapkan eksperimen laboratorium in vitro dengan rancangan komparatif. Daun dan batang ubi jalar ungu diekstraksi memakai metode Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) dan pelarut etanol. Peneliti menetapkan kadar flavonoid total melalui kolorimetri aluminium klorida (AlCl₃), menggunakan kuersetin sebagai standar, lalu mengukur absorbansi dengan spektrofotometer UV-Vis. Peneliti menganalisis data melalui uji Independent Sample t-test pada tingkat kepercayaan 95%.
Hasil dan Pembahasan: Skrining fitokimia mengonfirmasi keberadaan flavonoid pada ekstrak etanol daun dan batang. Ekstrak daun menghasilkan kadar flavonoid total 87,822 ± 0,931 mg QE/g, sedangkan ekstrak batang menghasilkan 23,813 ± 0,491 mg QE/g. Uji Independent Sample t-test memberikan nilai p=0,000 (p<0,05), sehingga kedua ekstrak memiliki kadar flavonoid total yang berbeda secara signifikan. Kadar yang lebih besar pada daun diduga berkaitan dengan aktivitas metabolisme sekunder yang lebih intensif pada jaringan fotosintetik.
Simpulan: Kadar flavonoid total ekstrak etanol daun ubi jalar ungu secara signifikan melampaui kadar pada ekstrak batang. Temuan ini menunjukkan bahwa daun memiliki potensi lebih kuat sebagai sumber flavonoid alami.
Kata kunci: Ipomoea batatas L., daun ubi jalar ungu, batang ubi jalar ungu, flavonoid total, spektrofotometri UV-Vis.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.