HUBUNGAN DURASI INTERAKSI PADA PENCAMPURAN LARUTAN INFUS DEXTROSE 5% TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA OBAT INJEKSI AMPISILIN
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Injeksi ampisilin menunjukkan tingkat kompatibilitas yang terbatas dalam cairan infus pada praktik sediaan intravena. Namun, hingga saat ini belum ditemukan laporan ilmiah yang spesifik mengkaji pengaruh durasi interaksi antara ampisilin dan larutan infus dextrose 5%. Sehingga diperlukan evaluasi fisikokimia untuk menilai hubungan durasi interaksi pencampuran ampisilin dalam infus dexttose 5% terhadap stabilitas sediaan injeksi.
Metode: Penelitian bersifat observasi laboratorium dilakukan untuk mengamati kompatibilitas akibat hubungan durasi pencampuran injeksi ampisilin dengan dextrose 5% yang dilakukan pada jam ke 0, 2, 4, dan 6. Parameter diamati berupa sifat fisik (organoleptis, kekeruhan) dan sifat kimia (pH). Data analisis menggunakan uji ANOVAL(p<0,05) dilanjutkan post hoc tukey (p<0,05) dan uji korelasi pearson.
Hasil dan Pembahasan: Pencampuran injeksi ampisilin dengan dextrose 5% menunjukan tidak adanya perubahan warna selama periode pengamatan. Pada jam ke-2 hingga jam ke-4, nilai kekeruhan meningkta sebesar 20-70% dibandingkan pada jam ke-0 (p<0,05). Nilai pH mengalami penurunan sebesar 3-5% seiring bertambahnya lama interaksi (p<0,05) berdasarkan uji post hoc. Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan (p<0,05) antara durasi interaksi pencampuran dengan peningkatan kekeruhan (r=0,980) serta penurunan pH (r=0,949).
Simpulan: Durasi Interaksi pencampuran berhubungan signifikan dengan stabilitas fisikokinia injeksi ampisilin dalam infus dextrose 5% Kata Kunci: Ampisilin, Dextrose 5%, Inkompatibilitas, Durasi Interkasi, Fisikokimia.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.