HUBUNGAN DURASI INTERAKSI PADA PENCAMPURAN LARUTAN INFUS DEXTROSE 5% TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA OBAT INJEKSI AMPISILIN

Dwi Nurvita Sari, Nugroho Wibisono, Yudi Purnomo

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Injeksi ampisilin memiliki kompatibilitas terbatas dalam cairan infus pada praktik sediaan intravena. Namun, hingga saat ini belum ditemukan laporan ilmiah yang spesifik mengkaji pengaruh durasi interaksi antara ampisilin dan larutan infus dextrose 5%. Sehingga diperlukan evaluasi fisikokimia untuk menilai hubungan durasi interaksi pencampuran ampisilin dalam infus dextrose 5% terhadap stabilitas sediaan injeksi. [1] 

Metode: Penelitian bersifat observasi laboratorium dilakukan untuk mengamati kompatibilitas akibat hubungan durasi pencampuran injeksi ampisilin dengan dextrose 5% yang dilakukan pada jam ke 0, 2, 4, dan 6. Parameter diamati berupa sifat fisik (organoleptis, kekeruhan) dan sifat kimia (pH). Data analisis menggunakan uji ANOVA (p<0,05) dilanjutkan post hoc tukey (p<0,05) dan uji korelasi pearson.  

Hasil dan Pembahasan: Pencampuran injeksi ampisilin dengan dextrose 5% menunjukan tidak adanya perubahan warna selama pengamatan. Pada jam ke-2 hingga ke-4, terjadi peningkatan kekeruhan sebesar 16%-26% dibanding pada jam ke 0 (p<0,05) menggunakan post hoc. [2] Nilai pH menunjukan penurunan sebesar 3-5% seiring bertambahnya durasi interaksi (p<0,05) menggunakan post hoc. Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan (p<0[3] ,05) antara durasi interaksi pencampuran terhadap peningkatan kekeruhan (r=0,980) dan penurunan pH (r=0,949).

Simpulan: Durasi interaksi pencampuran berhubungan signifikan [4] dengan stabilitas fisikokimia injeksi ampisilin dalam infus dextrose 5%.

Kata Kunci: Ampisilin, Dextrose 5%, Inkompatibilitas, Durasi Interkasi, Fisikokimia.

 

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.