ANALISIS PENGARUH KONSENTRASI ASAM STEARAT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA, DAN STABILITAS KRIM MENGANDUNG OLEANOLIC ACID
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Oleanolic acid tergolong dalam senyawa triterpenoid, menunjukkan potensi aktivitas sebagai antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi, menjadikannya kandidat kuat untuk formulasi sediaan topikal. Namun, kelarutan yang rendah menuntut penggunaan sistem emulsi yang tepat untuk meningkatkan bioavaibilitas dan efektivitas penghantaran. Asam stearat sebagai emulgator dan thickening agent memegang peran penting dalam membentuk dan menstabilkan emulsi, sehingga variasi konsentrasinya dapat memengaruhi mutu fisik dan kimia krim oleanolic acid.
Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan tiga formula krim asam oleanolik yang mengandung asam stearat pada konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10%. Setiap formula dievaluasi meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, serta stabilitas fisik menggunakan metode cycling test (3 siklus).
Hasil: Seluruh formula menunjukkan warna putih dan homogen dengan bau khas komponen penyusunnya. Nilai pH berada pada rentang aman untuk kulit (4,5–8), dengan kecenderungan peningkatan pH seiring bertambahnya konsentrasi asam stearat. Daya sebar menurun pada konsentrasi asam stearat yang lebih tinggi karena peningkatan viskositas. Setelah uji cycling test, formula dengan asam stearat 5% menunjukkan kestabilan terbaik, ditandai dengan pH yang relatif stabil dan daya sebar yang tetap berada dalam rentang ideal, sedangkan formula 10% mengalami penurunan daya sebar dan perubahan konsistensi.
Kesimpulan: Konsentrasi asam stearat berpengaruh terhadap mutu fisik dan stabilitas krim asam oleanolik. Konsentrasi 5% memberikan stabilitas paling optimal, sedangkan penggunaan asam stearat terlalu tinggi meningkatkan viskositas dan menurunkan daya sebar sediaan.
Kata Kunci: Asam stearat; daya sebar; oleanolic acid; pH; stabilitas fisik;
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.