PENGARUH DAERAH TUMBUH RIMPANG Zingiber officinale var. Amarum TERHADAP JUMLAH RENDEMEN, PROFIL FLAVONOID, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN

Dhienda Berti Noer, Andri Tilaqza, Denis Mery Mirza

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Rimpang jahe emprit (Z. officinalle var. Amarum) merupakan jenis tanaman rimpang yang berpotensi sebagai antioksidan karena memiliki senyawa flavonoid berupa katekin, kuersetin, dan epikatekin. Jahe emprit dapat tumbuh di berbagai iklim pada setiap daerahnya, perbedaan daerah dapat mempengaruhi kandungan senyawa pada jahe emprit dilihat dari faktor ketinggian dan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daerah tumbuh rimpang Z. officinalle var. Amarum dari daerah Lombok Barat, Malang, dan Bangkalan terhadap jumlah rendemen, profil flavonoid, dan aktivitas antioksidan.

Metode: Rimpang Z. officinalle var. Amarum yang diperoleh dari daerah Lombok Barat, Malang, dan Bangkalan diekstraksi dengan metode Ultrasonic-assisted Extraction (UAE) menggunakan pelarut etil asetat (1:15). Selanjutnya dilakukan perhitungan jumlah rendemen, profil flavonoid, dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Nilai IC50 antioksidan dilakukan analisa data dengan uji statistik menggunakan One Way ANOVA dan Tukey HSD test.

Hasil: Uji antioksidan rimpang Z. officinalle var. Amarum daerah Lombok barat (82,701 ± 0,514 µg/mL) lebih tinggi signifikan dibandingkan daerah malang (92,418 ± 0,304 µg/mL) dan bangkalan (109,882 ± 0,350 µg/mL). Simpulan: Pengaruh daerah tumbuh rimpang Z. officinalle var. Amarum mempengaruhi hasil nilai rendeman dan aktivitas antioksidan, profil flavonoid setiap daerah diduga menunjukkan adanya senyawa flavonoid.

Kata Kunci: Antioksidan, Flavonoid, Rendemen, Z. officinalle var. Amarum.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.