HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN DAN FREKUENSI PEMBERIAN OBAT DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TUREN KABUPATEN MALANG
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Kepatuhan pengobatan merupakan faktor penting dalam pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan dapat menghambat efektivitas terapi dan meningkatkan risiko komplikasi, seperti penyakit kardiovaskular dan gangguan organ lainnya. Berbagai faktor dapat mempengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani terapi, diantaranya lama penggunaan obat dan frekuensi pemberian obat yang diresepkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama penggunaan obat dan frekuensi pemberian obat dengan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan desain cross sectional dan dilakukan di Puskesmas Turen Kabupaten Malang. Penentuan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner ARMS (Adherence to Refills and Medications Scale). Analisis data menggunakan uji Spearman Rho.
Hasil: Penelitian ini melibatkan 101 pasien hipertensi di Puskesmas Turen Kabupaten Malang yang terdiri dari 40 laki-laki dan 61 perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara lama penggunaan obat dengan kepatuhan dengan nilai signifikasi 0,139 (p>0,005) dan tidak terdapat hubungan frekuensi pemberian obat dengan kepatuhan dengan nilai signifikasi 0,240 (p>0,005).
Simpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara lama penggunaan obat dan frekuensi pemberian obat dengan kepatuhan pada pasien hipertensi di Puskesmas Turen Kabupaten Malang.
Kata Kunci: Hipertensi, Lama Penggunaan, Frekuensi Pemberian Obat, Kepatuhan.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.