ANALISIS PENERAPAN REKAYASA UNDERPASS PADA SIMPANG KLAYATAN GANG III KOTA MALANG BERBASIS SIMULASI SOFTWARE VISSIM

Dicky Kusuma Whardana, Ita Suhermin Ingsih, Ade Fitriyanti Ulul Azmi

Abstract


ABSTRAK

Kemacetan lalu lintas tetap menjadi masalah yang terus-menerus terjadi di Indonesia meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya. Peningkatan mobilitas yang terkait dengan perkembangan Kota Malang juga telah memengaruhi kondisi lalu lintas, khususnya di Persimpangan Klayatan Gang III. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kinerja persimpangan berdasarkan PKJI 2023 dan menganalisis solusi rekayasa lalu lintas underpass yang diusulkan menggunakan simulasi VISSIM. Hasil analisis menunjukkan tingkat derajat kejenuhan sebesar 1,14, yang sesuai dengan Level of Service (LOS) F. Simulasi VISSIM juga menunjukkan LOS F, dengan tundaan rata-rata 38,15 detik, sedangkan perhitungan manual menghasilkan tundaan 29,43 detik. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kemampuan VISSIM untuk memodelkan perilaku dan interaksi kendaraan secara lebih detail. Setelah menerapkan alternatif underpass yang diusulkan, hasil simulasi menunjukkan tundaan rata-rata 4,69 detik, dengan LOS A dan tanpa antrian kendaraan. Hasil ini menunjukkan bahwa pembangunan terowongan bawah tanah berpotensi menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, karena dapat secara signifikan meningkatkan kinerja persimpangan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti alternatif rekayasa lalu lintas lainnya untuk perbandingan. Jika studi ini dikembangkan lebih lanjut, analisisnya dapat mencakup studi kelayakan geoteknik, struktural, teknis, dan ekonomi dari underpass yang diusulkan.

ABSTRACT

Traffic congestion remains a persistent problem in Indonesia despite various efforts to address it. Increasing mobility associated with the development of Malang City has also affected traffic conditions, particularly at the Klayatan Gang III Intersection. This study aims to analyze intersection performance based on PKJI 2023 and analyze the proposed underpass traffic engineering solution using VISSIM simulation. The analysis results show a degree of saturation of 1.14, corresponding to a Level of Service (LOS) F. The VISSIM simulation also indicates LOS F, with an average delay of 38.15 seconds, while the manual calculation resulted in a delay of 29.43 seconds. This difference is influenced by VISSIM's ability to model vehicle behavior and interactions in greater detail. After implementing the proposed underpass alternative, the simulation results showed an average delay of 4.69 seconds, with LOS A and no vehicle queues. These results indicate that the construction of an underpass has the potential to serve as a long-term solution for reducing traffic congestion, as it can significantly improve intersection performance. Future research is recommended to examine other traffic engineering alternatives for comparison. If this study is further developed, the analysis could include geotechnical, structural, technical, and economic feasibility studies of the proposed underpass. 


References


S. R. Assajid and R. W. Sekarsari, “Analisis Kebijakan Penanganan Kemacetan Kota Malang Dalam Perspektif Sound Governance,” vol. 6, no. 1, 2024.

H. M. Loe, A. Suraji, and M. Cakrawala, “Analisis Kemacetan Lalu Lintas Pada Pasar Tumpah Jl. Zainal Zakse Kota Malang,” vol. 1, no. 2, pp. 11–20, 2021.

A. Rahmi, I. made A. Hermawan, and Y. D. Herdiyatno, “Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Pasar Besar Kota Malang,” J. Penelit. Sekol. Tinggi Transp. Darat, pp. 1–10, 2025, doi: 10.55511/jpsttd.vxxix.xx.

S. Wigati, A. Bakhtiar, and S. Ingsih, “Studi Peningkatan Jalan (Overlay) Pada Ruas Jalan Tlogosari Kecamatan Tirtoyudo Kabupeten Malang,” vol. 15, no. 1, pp. 470–477, 2025.

S. Inayah, I. Agustiana, W. Yusuf, A. Farihin, S. D. Kunir, and K. Kunci, “Faktor Penyebab Kemacetan Lalu Lintas di Kecamatan Gedebage Kota Bandung,” vol. 3, no. 1, pp. 11–20, 2025, doi: 10.59996/sosiosaintika.v3i1.746.

I. S. Ingsih and G. Winaktu, “Kinerja Simpang Pendem Kota Batu Di Era Pandemi Covid-19 (Jl. Ir. Soekarno – Jl. Dr. M. Hatta),” Teras J., vol. 12, no. 2, pp. 461–472, 2022, doi: http://dx.doi.org/10.29103/tj.v12i2.763.

M. Kariyana, N. M. A. J. Antika, and T. H. Pmaungkas, “Evaluasi Analisis Kinerja Ruas Jalan (Studi Kasus : Denpasar Timur di Jalan Gatot Subroto Timur),” vol. 16, no. 01, 2024.

M. P. Handayani AS, “Analisa dan Solusi Kemacetan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan (Studi Kasus : Ruas Jalan Adinegoro Kota Padang),” vol. 1, no. 2, pp. 244–254, 2021.

A. Damayanto, A. Juhara, R. M. A, and A. A. Wiansyah, “Evaluasi Kinerja Lalu Lintas Sebelum dan Setelah Pembangunan Underpass Dewi Sartika Kota Depok dengan Metode Simulasi Vissim,” vol. 23, no. 02, pp. 179–187, 2024.

T. Ratnasari, A. Rokhmawati, and I. Suhermin Ingsih, “Evaluasi Kawasan Simpang 3 Bersinyal Dan Perlintasan Sebidang Jalan Sultan Agung Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang Berbasis Vissim,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, no. 2, pp. 29–36, 2024.

Hariyanto, A. Suraji, and M. Cakrawala, “Evaluasi Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Jl. Muharto - Jl. Mayjen Sungkono – Jl. Raya Ki Ageng Gribig Kota Malang,” J. Tek. Sipil, vol. 8, no. 1, pp. 70–85, 2022.

A. F. U. Azmi and G. Winaktu, “Studi Analisa Aspek Biophilic Design Pada Fasad Gedung Bundar ‘ Al Asy’ari ’ Universitas Islam Malang,” vol. 13, no. 2, pp. 140–146, 2023, doi: https://doi.org/10.32699/jiars.v13i2.4465.

Direktorat Jendral Bina Marga, Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. 2023.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.