EVALUASI PENGELOLAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) PADA INDUSTRI TAHU DI DESA PAPRINGAN, KECAMATAN KALIWUNGU, KABUPATEN KUDUS

Zulfan Nur Faiz, Eko Noerhayati, Anita Rahmawati

Abstract


Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum optimal pada industri tahu di Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, sehingga diperlukan evaluasi terhadap kinerja sistem pengolahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting IPAL, menilai kualitas air limbah pada saluran masuk (*inlet*) dan keluar (*outlet*), menghitung efisiensi penyisihan COD, BOD, dan TSS, serta mengevaluasi kesesuaian efluen dengan baku mutu yang berlaku. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, pengambilan sampel air limbah, analisis laboratorium, dan perhitungan neraca massa untuk sistem IPAL kombinasi biofilter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi operasional dan pemeliharaan IPAL belum optimal, yang ditandai dengan adanya penumpukan lumpur, penyumbatan pada media biofilter, dan ketidakstabilan peralatan aerasi. Konsentrasi pada saluran keluar masih tinggi, yaitu COD 1498 mg/L, BOD 1183 mg/L, dan TSS 504 mg/L, sehingga tidak memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan. Perhitungan neraca massa menunjukkan total beban pencemar yang masuk ke sistem sebesar 126,69 kg/hari, dengan 31,14 kg/hari atau 24,58% berhasil disisihkan. Oleh karena itu, IPAL memerlukan perbaikan dalam aspek operasi dan pemeliharaan agar kinerjanya menjadi lebih efektif. Kata kunci: IPAL, industri tahu, neraca massa, COD, dan BOD. Abstract This study was motivated by the suboptimal management of the proposed Wastewater Treatment Plant (WWTP)at a tofu industry in Papringan Village, Kaliwungu District, Kudus Regency; thus, an evaluation of the existing treatment system's performance was needed. This study aimed to determine the existing condition of the IPAL, assess wastewater quality at the inlet and outlet, calculate the removal efficiency of COD, BOD, and TSS, and evaluate the compliance of the effluent with the applicable quality standards. The research was conducted using a quantitative descriptive method through field observations, documentation, wastewater sampling, laboratory analysis, and mass balance calculations for the biofilter-combined IPAL system. The results showed that the operational condition and maintenance of the IPAL were not yet optimal, as indicated by sludge accumulation, clogged biofilter media, and unstable aeration equipment. The outlet concentrations remained high, namely COD 1498 mg/L, BOD 1183 mg/L, and TSS 504 mg/L, so they did not meet the required quality standards. The mass balance calculation showed a total pollutant load entering the system of 126.69 kg/day, with 31.14 kg/day or 24.58% successfully removed. Therefore, the IPAL needs improvements in operation and maintenance to make its performance more effective. Keywords : IPAL, tofu industry, mass balance, COD, and BOD.

References


(1) Ardiansyah, M. L. (2023). Studi Perencanaan Ipal Industri Tahu Sari Alam Malang dengan Kombinasi Biodigester dan Biofilter Berbasis Lumion.

(2) Ariyanti, R., & Noerhayati, E. K. O. (2024). Olah limbah komunal : studi analisis rencana penggunaan biofilter anaerob-aerob pada Desa Kutuwetan , Ponorogo. 1(1), 1–9.

(3) Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Kanisius.

(4) Herlambang, A., & Marsidi, R. (2003). Proses Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu. Jurnal Teknologi Lingkungan, 4(2), 91–96.

(5) Jannah, N., Lisminingsih, R. D., & Syauqi, A. (2024). Analisis Limbah Cair Industri Tahu Sebelum Dan Sesudah Penggunaan Konsorsium Effective Microorganism 4 (EM4). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sains Unisma Malang, 2(2).

(6) Kaswinarni, F. (2007). Kajian Teknis Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu. Universitas Diponegoro.

(7) Metcalf, & Eddy. (2014). Wastewater Engineering: Treatment and Resource Recovery (5th ed.). McGraw-Hill.

(8) Noerhayati, E., Mustika, S. N., & Rahmawati, A. (2024). Modeling Reservoir Management Efforts for Water Quality in Malang Suko Village, Tumpang Subdistrict, Malang Regency Using a Dynamic System Approach. Ecological Engineering & Environmental Technology, 25(1), 127–137.

(9) Noerhayati, E., Suprapto, B., Rahmawati, A., & Mustika, S. N. (2023). Improving Wastewater Quality System Using the Internet of Things-Based Phytoremediation Method. 24(3), 254–262.

(10) Palevi, M. R. R., Noerhayati, E., & Rahmawati, A. (2024). Perencanaan dan Penghitungan Pengolahan Limbah Tahu di Pabrik Tahu Banggle, Jombang. Jurnal Inovasi Pangan Dan Gizi, 1(1), 34–48. https://doi.org/https://doi.org/10.61511/jipagi.v1i1.742

(11) Rahmawati, A. (2020). Pengolahan Limbah Cair Domestik dengan Tanaman Eceng Gondok ( Eichornia Crassipes ) untuk Menghasilkan Air Bersih di Perumahan Green Tombro Kota Malang. 4, 1–8.

(12) Rahmawati, A. (2021). PENGOLAHAN GREY WATER DENGAN TEKNOLOGI HYBRID CONSTRUCTED WETLAND SEBAGAI UPAYA DALAM PENGELOLAAN KUALITAS AIR. 9(4), 357–370.

(13) Rahmawati, A., Noerhayati, E., Sholikhin, G. N., & Sahroni, M. I. (2022). Perencanaan Sistem Lahan Basah Buatan dalam Pengolahan Limbah Cair Domestik Menggunakan Tanaman Cyperus Papyrus. Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 14(2). https://doi.org/https://doi.org/10.33005/envirotek.v14i2.19

(14) Said, N. I. (2008). Teknologi Pengolahan Air Limbah. Erlangga.

(15) Tchobanoglous, G., Burton, F. L., & Stensel, H. D. (2003). Wastewater Engineering: Treatment and Reuse (4th ed.). McGraw-Hill.

(16) Zalfain, M. (2024). Studi Perencanaan Desain Instalasi Pengelolahan Air Limbah (Ipal) dengan Sistem Kolam Sanita pada Industri Tahu di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.