STUDI PERENCANAAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU “3B” MENGGUNAKAN BIOFILTER DI DESA NGENEP KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG

Dian Nur Af Dani, Eko Noerhayati, Anita Rahmawati

Abstract


Abstrak Industri tahu 3B yang berlokasi di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, menghasilkan air limbah dengan konsentrasi polutan yang tinggi. Analisis laboratorium menunjukkan bahwa air limbah tersebut memiliki nilai BOD, COD, TSS, dan pH masing-masing sebesar 4.456 mg/L, 9.779 mg/L, 435 mg/L, dan 4,08. Nilai-nilai tersebut melampaui baku mutu air limbah yang berlaku, sehingga diperlukan pengolahan sebelum limbah dibuang ke badan air penerima. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menggunakan sistem biofilter yang sesuai dengan karakteristik air limbah industri tahu. Metode pengolahan dipilih berdasarkan kandungan polutan organik yang teridentifikasi melalui uji laboratorium. IPAL yang diusulkan terdiri dari bak ekualisasi, bak biofilter anaerobik, dan bak biofilter aerobik. Hasil perancangan menunjukkan dimensi bak ekualisasi sebesar 0,666 m × 1,332 m, bak anaerobik berukuran 1,00 m × 0,50 m, dan bak aerobik berukuran 1,224 m × 0,408 m. Rancangan yang diusulkan diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif untuk menurunkan konsentrasi polutan dalam air limbah industri tahu sebelum dibuang ke lingkungan. Kata kunci: air limbah, industri tahu, biofilter, instalasi pengolahan air limbah, kualitas air Abstract The 3B tofu industry located in Ngenep Village, Karangploso District, Malang Regency generates wastewater containing high concentrations of pollutants. Laboratory analyses indicated that the wastewater had BOD, COD, TSS, and pH values of 4,456 mg/L, 9,779 mg/L, 435 mg/L, and 4.08, respectively. These values exceed the applicable wastewater quality standards, indicating that treatment is required before discharge into receiving water bodies. This study aims to design a Wastewater Treatment Plant (WWTP) using a biofilter system that is suitable for the characteristics of tofu-processing wastewater. The treatment method was selected based on the organic pollutant content identified through laboratory testing. The proposed WWTP consists of an equalization tank, an anaerobic biofilter tank, and an aerobic biofilter tank. The design results indicate that the equalization tank dimensions are 0.666 m × 1.332 m, the anaerobic tank measures 1.00 m × 0.50 m, and the aerobic tank measures 1.224 m × 0.408 m. The proposed design is expected to provide an effective alternative for reducing pollutant concentrations in tofu industry wastewater prior to environmental discharge. Keyword : wastewater, tofu industry, biofilter, wastewater treatment plant, water quality.

References


(1) Aprilliyanto, A. M., Noerhayati, E., & Rahmawati, A. (2023). Studi Alternatif Pengolahan Limbah Industri Pabrik Tahu Kendalsari di Kelurahan Tulusrejo Kota Malang. Universitas Islam Malang.

(2) Dewantara, R. A., Noerhayati, E., & Rahmawati, A. (2023). Studi Perencanaan Sistem Air Limbah Domestik Rumah Tangga Desa Pabian Kabupaten Sumenep. Vol.13, No 1. Dhianti, A., P. (2018).

Studi Perencanaan Instalasi Air Limbah Industri (Studi Kasus: Industri Tahu UD Sumber Agung di Kabupaten Mojokerto).

(3) Hakim, I. E., Noerhayati, E., & Rahmawari, A. (2022). Studi Perencanaan Desain Pengolahan Limbah Cair Pada Industri Tahu Di Pabrik Panen Kelurahan Pakunden, Kota Blitar. Universitas Oslam Malang.

(4) Kuntodiaji, B., Noerhayati, E., & Rahmawati, A. (2023). STUDI PERENCANAAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN MEDIA BIOFILTER ANAEROBIK DI DESA BANGSAL KOTA KEDIRI.

(5) Rahmawari, A., & Warsito. (2020). Pengolahan Limbah Cair Domestik Dengan Tanaman Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) untuk Menghasilkan Air Bersih di Perumahan Green Tombro Kota Malang. Jurnal Rekayasa Hijaun.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.