STUDI PEMANTAUAN KUALITAS AIR DI DESA UMBULAN KABUPATEN PASURUAN MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS (IOT)

Adam Bagas Saputra, Anita Rahmawati, Gilang Ramadhan Kololikiye

Abstract


Mata Air Umbulan, yang terletak di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, merupakan salah satu mata air terbesar di Indonesia dengan debit yang sangat tinggi dan berfungsi sebagai sumber air baku utama bagi sistem penyediaan air bersih. Potensi mata air ini dapat dinilai berdasarkan kuantitas maupun kualitas airnya. Namun, kualitas airnya rentan terhadap pencemaran akibat aktivitas manusia di wilayah tangkapan air dan di sepanjang saluran distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kualitas air saluran Mata Air Umbulan guna menilai potensi pencemaran berdasarkan parameter-parameter yang telah ditentukan. Sistem pemantauan berbasis *Internet of Things* (IoT) digunakan untuk mengukur suhu, kekeruhan, pH, oksigen terlarut (DO), dan debit, dengan mengacu pada standar kualitas air minum yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. Validasi sensor suhu menghasilkan nilai *Mean Absolute Percentage Error* (MAPE) sebesar 3,83%, yang menunjukkan akurasi pengukuran yang baik. Hasil penilaian kualitas air menunjukkan tidak adanya indikasi pencemaran yang menyebabkan parameter-parameter yang diukur melampaui standar kualitas air minum yang ditetapkan selama periode penelitian. Kata kunci: kualitas air, *Internet of Things* (IoT), pemantauan kualitas air, potensi pencemaran, Mata Air Umbulan. Umbulan Spring, located in Pasuruan Regency, East Java, is one of the largest springs in Indonesia, characterized by a very high discharge and serving as a primary raw water source for clean water supply systems. The potential of the spring can be assessed based on both its quantity and water quality. However, its water quality remains vulnerable to pollution resulting from human activities within the catchment area and along the distribution channel. This study aims to monitor the water quality of the Umbulan Spring channel to assess its potential for pollution based on choosen parameters. An Internet of Things (IoT)-based monitoring system was employed to measure temperature, turbidity, pH, dissolved oxygen (DO), and discharge, with reference to the drinking water quality standarts stipulated in the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 2 of 2023. The temperature sensor validation produced a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 3.83%, indicating good measurement accuracy. The results of the water quality assessment showed no evidence of pollution that caused the measured parameters to exceed the established drinking water quality standards during the study period. Keywords: water quality, Internet of Things (IoT), water quality monitoring, pollution potential, Umbulan Spring.

References


DAFTAR PUSTAKA

Aurilia, M., Santoso, D., & Sungkowo, A. (2021). Analisis Karakteristik dan Kualitas Mata Air di Desa Redin , Kecamatan Gebang , Air menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat . Selain digunakan untuk minum , air juga dimanfaatkan untuk keperluan domestik , MCK , irigasi , ternak , dan sebagainy. Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian, 3(2), 1–12.

Ayu, M. H. (2015). Pemantauan Kualitas Fisiko-Kimia Air Di Saluran Mata Air Nyolo Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang (Vol. 16, Issue 2).

Faisal, M., & Atmaja, D. M. (2019). Kualitas Air Pada Sumber Mata Air Di Pura Taman Desa Sanggalangit Sebagai Sumber Air Minum Berbasis Metode Storet. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 7(2), 74–84. https://doi.org/10.23887/jjpg.v7i2.20691

Nipu, L. P. (2022). Penentuan Kualitas Air Tanah sebagai Air Minum dengan Metode Indeks Pencemaran. Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application, 2(1), 106–111.

Rahmawati, A., & Wiranto. (2025). Interpolasi Kriging Di Kecamatan Winongan. 14(2), 1–8.

Saputro, E. A., Kusuma, M. R., & Bobsaid, A. A. (2022). Pemetaan Potensi Sumber Mata Air Di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Jurnal ENMAP., 3(1), 29–33. https://doi.org/10.23887/em.v3i1.46215

Kemenkes. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 2 Tahun 2023

Udin, Hamrul, H., & Mansyur, M. F. (2021). Prototype Sistem Monitoring Kekeruhan Sumber Mata Air Berbasis Internet of Things. Journal of Applied Computer Science and Technology, 2(2), 66–72. https://doi.org/10.52158/jacost.v2i2.219

Salsabila, N. F., Raharjo, M., & Joko, T. (2023). Indeks Pencemaran Air Sungai dan Persebaran Penyakit yang Ditularkan Air (Waterborne Diseases): Suatu Kajian Sistematis. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 4(1), 24. https://doi.org/10.24853/eohjs.4.1.24-34


Refbacks

  • There are currently no refbacks.