ANALISIS PERBAIKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ASPHALT INSTITUTE PADA RUAS JL. DESA BRONGKOS - JL. DESA REJOSO, KABUPATEN BLITAR

Dela Mey Lutfica, Azizah Rokhmawati, Anang Bakhtiar

Abstract


ABSTRAK
Jalan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari, khususnya dalam memfasilitasi mobilitas dan transportasi. Jalan yang berfungsi dengan baik harus mampu mengakomodasi kebutuhan lalu lintas, memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan, serta memiliki ketahanan struktur yang memadai. Berdasarkan klasifikasinya, ruas Jalan Brongkos–Rejoso termasuk dalam jalan kelas III dengan lebar 5,5 m dan panjang sekitar 5 km. Namun, adanya kendaraan yang melintas dengan muatan melebihi batas yang diizinkan telah menyebabkan kerusakan pada perkerasan di sepanjang ruas jalan tersebut. Oleh karena itu, metode Asphalt Institute diterapkan untuk mengevaluasi kondisi perkerasan dan menentukan strategi penanganan yang tepat.
Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kondisi perkerasan terendah terdapat pada Segmen 4 (STA 1+500–2+000) dengan nilai kondisi sebesar 99,88%, sedangkan nilai kondisi tertinggi terdapat pada Segmen 9 (STA 4+000–4+500) dengan nilai kondisi sebesar 99,98%. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, penanganan yang paling sesuai untuk ruas Jalan Brongkos–Rejoso di Kabupaten Blitar adalah pemeliharaan rutin. Selain itu, hasil perencanaan dimensi saluran drainase yang diperlukan untuk menampung debit rencana adalah h = 0,84 m, b = 0,42 m, dan W = 0,28 m.
Kata Kunci: Kerusakan Perkerasan, Metode Asphalt Institute, Perencanaan Drainase.

ABSTRACT
Roads play a vital role in supporting daily activities, particularly in facilitating mobility and transportation. A well-function road should accommodate traffic demands, comply with established quality standart, and possess adaquate structural durability. Based on its classification, the Brongkos-Rejoso is categorized as a class III road with a width of 5,5 m and a lenght of approximately 5 km. However, the presence of vehicles exceeding the allowable load limit has contributed to pavement deterioration along this road section. Therefore, the Asphalt Instittute method was applied to evaluate the pavement condition and determine the appropriate maintenance strategy. The analysis showed that the lowest pavement condition rating was found in segmen 4 (STA 1+500 – 2+000) with a condition value of 99,88%, while the highest condition rating was recorded in segment 9 (STA 4+000 - 4+500) with a condition value of 99,98%. Based on the evalution result, routine maintenanceis the most appropriate treatment for the Brongkos-Rejoso road section in Blitar Regency. In addition, the designed dranage channel dimensions required to accommodate the design runoff are h=0,84 m, b = 0,42m, W = 0,28 m.

Keywords:Pavement Damage, Asphalt Institute method, Drainage Design.

References


Abid, M. S., & Bakhtiar, A. (2019). Studi Peningkatan Jalan Raya Nasional Pada Ruas Jarakan–Batas Pacitan Kabupaten Trenggalek. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(1), 44–54. Alamsyah, A. A. (2006). Rekayasa jalan raya.

Harry Yulianto, S., Yahya, S. D., & SE, M. (2018). Manajemen Transportasi Publik Perkotaan. LPPM STIE YPUP Makassar.

JEPRIANTO. 2022 'Analisa Kerusakan Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Raya Kesamben-Solorejo Kabupaten Blitar Dengan Metode Surface Distress Index (Sdi)'.

Kresnawan, R. O., Rachmawati, A., & Bakhtiar, A. (2019). Studi Peningkatan Jalan Lawean-Sukapura (STA. 0+ 000-11+ 000) Kabupaten Probolinggo. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(1), 76–84.

Lukman Lukmana, D., Suprapto, B., & Bakhtiar, A. (2019). Studi Perencanaan Peningkatan Jalan Babat–Batas Jombang (KM 12+ 800–KM 20+ 000) Lamongan Jawa Timur. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(1), 1–8.

Prayugo, Y. S., Warsito, W., & Rachmawati, A. (2019). Studi Peningkatan Jalan (Overlay) Pada Ruas Pamekasan-Sumenep Madura, KM. 138+ 900-KM. 148+ 000 Dengan Perkerasan Lentur. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(1), 106– 115.

Putra, K., Suprapto, B., & Rachmawati, A. (2020). Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Pada Ruas Jalan Jatirejo-Mojokerto (STA 0+ 100-10+ 100). Jurnal Rekayasa Sipil, 8(7), 585–595

Putra, K.H.,Ingsih, I.S. and Firmansyah, R. (2022) ‘Rigid Pavement Design For The Jawar Road Surabaya City With Manual Design Of Road Pavement 2017’, Jurnal Innovationof Civil Engineering, 3(1).

Saleh, M., Suprapto, B., & Rachmawati, A. (2019). Studi Peningkatan Lapis Tambah Perkerasan Pada Ruas Jalan Pacitan–Ponorogo (STA 0+ 000– 10+ 100). Jurnal Rekayasa Sipil, 6(2), 147–154.

Sukirman, S. (2003). Perkerasan Jalan Raya. Penerbit NOVA, Bandung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.