ANALISIS STABILITAS LERENG PADA STA 13±680 MENGGUNAKAN METODE BISHOP BERBASIS PERANGKAT LUNAK GEOSTUDIO DI DUSUN BANARAN DESA DEPOK KECAMATAN BENDUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK

Alfionita Devinta Cahya Pradini, Reny Rochmawati, Gilang Ramadan Kololikiye

Abstract


Penelitian ini mengevaluasi kestabilan lereng di STA 13±680, Dusun Banaran, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, sebuah kawasan yang memiliki riwayat longsor berulang pada tahun 2025. Parameter tanah diperoleh melalui pengujian laboratorium, yang meliputi kohesi, sudut geser dalam, dan berat volume, kemudian dianalisis menggunakan metode Bishop dengan perangkat lunak GeoStudio SLOPE/W. Analisis mencakup empat skenario pembebanan, yaitu kondisi statis dan tiga skenario pseudo-statis dengan koefisien seismik horizontal sebesar 0,10; 0,15; dan 0,20, berdasarkan nilai Peak Ground Acceleration (PGA) spesifik lokasi sebesar 0,4399 g. Hasil menunjukkan bahwa kondisi statis menghasilkan Factor of Safety (FoS) sebesar 0,951 menggunakan GeoStudio dan 0,949 menggunakan perhitungan manual, yang keduanya berada di bawah persyaratan minimum SNI 8460:2017. Nilai FoS terus menurun di bawah pembebanan seismik, mencapai 0,629 pada skenario seismik tertinggi. Selisih antara perhitungan manual dan perangkat lunak berada dalam kisaran 0 hingga 4,6 persen, yang mengonfirmasi validitas analisis. Temuan ini menunjukkan bahwa lereng di STA 13±680 berada dalam kondisi tidak stabil bahkan tanpa beban gempa, sehingga memerlukan upaya mitigasi segera. Kata kunci: Metode Bishop, Faktor Keamanan, GeoStudio SLOPE/W, Kestabilan Lereng, Pembebanan Seismik. This study evaluates the slope stability at STA 13±680, Banaran Hamlet, Depok Village, Bendungan District, Trenggalek Regency, an area with a recorded history of repeated landslides in 2025. Soil parameters were obtained through laboratory testing, including cohesion, internal friction angle, and unit weight, then analyzed using the Bishop method with GeoStudio SLOPE/W software. The analysis covered four loading scenario, namely static condition and three pseudo-static scenarios with horizontal seismic coefficients of 0.10, 0.15, and 0.20, based on a site-specific Peak Ground Acceleration of 0.4399 g. The result show that the static condition produces a Factor of Safety of 0.951 using GeoStudio and 0.949 using manual calculation, both below the minimum requirement of SNI 8460:2017. The FoS continued to decrease under seismic loading, reaching 0.629 at the highest seismic scenario. The discrepancy between manual and software calculation remained within 0 to 4.6 percent, confirming the validity of the analysis. These findings indicate that the slope at STA 13±680 is in an unstable condition even without earthquake loading, requiring immediate mitigation efforts. Keywords: Bishop Method, Factor of Safety, GeoStudio SLOPE/W, Slope Stability, Seismik Loading.

References


DAFTAR PUSTAKA

BNPB, “Data Kejadian Bencana Tanah Longsor.,” Jakarta, 2024.

Sowijanto, “Peta Geologi Hasil Interpretasi Citra Inderaan Jauh Lembar Trenggalek Jawa Timur Skala 1:50.000,” Bandung, 2013.

B. Y. Firmanto, E. Noerhayati, And B. Suprapto, “Studi Alternatif Perencanaan Terowongan Pengelak Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek,” 2020.

S. A. Kumala And Wahyudi, “Analisis Nilai Pga (Peak Ground Acceleration) Untuk Seluruh Wilayah Kabupaten Dan Kota Di Jawa Timur,” Inersia, Vol. Xii, Pp. 37–43, 2016.

Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, “Aplikasi Desain Spektra Indonesia.”

E. Aprianti, “Perbandingan Analisis Stabilitas Lereng Dengan Menggunakan Metode Fellenius Dan Bishop (Studi Kasus: Pemenang Sta 2+600-Sta 2+800),”

Universitas Muhammadiyah Mataram, Mataram, 2021.

B. M. . Das, Principles Of Geotechnical Engineering, 7th Ed. Cengage Learning, 2010.

Badan Standardisasi Nasional, “SNI 8460:2017 Persyaratan Perancangan Geoteknik ,” Jakarta, 2017.

Cen, “Eurocode 7: Geotechnical Design, Part 1: General Rules ,” Brussels, 2004.

US Army Corps of Engineers, “Slope Stability, Engineer Manual EM 1110-2-1902,” Washington DC, 2003.

M. E. Hyness-Griffin and A. G. Franklin, “Rationalizing the Seismic Coefficient Method,” Vicksburg, Mississippi, 1984.

Badan Standardisasi Nasional, “SNI 1726:2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung,” Jakarta, 2019.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.