STUDI ANALISIS KINERJA SIMPANG LIMA BERSINYAL PADA KASUS JALAN RAYA KRIAN MAGERSARI KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO
Abstract
Kemacetan lalu lintas merupakan salah satu masalah struktural dan operasional utama di koridor perkotaan dan semi-perkotaan utama di Indonesia. Fenomena ini tergambar jelas di Persimpangan Lima Arah Krian Magersari di Kabupaten Sidoarjo, sebuah simpul logistik penting yang menghubungkan Surabaya, Mojokerto, dan wilayah strategis sekitarnya. Volume kendaraan yang tinggi, pola geometris yang kompleks, siklus sinyal yang suboptimal, dan parameter gesekan samping yang intens berkontribusi signifikan terhadap kemacetan geometris, keterlambatan kendaraan yang parah, dan antrean yang memanjang selama jam sibuk. Studi ini mengevaluasi kinerja operasional persimpangan menggunakan kerangka Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (PKJI 2023) yang terintegrasi dengan analisis mikro-simulasi melalui perangkat lunak PTV Vissim. Analisis diagnostik lingkungan operasional dasar (yang ada) menunjukkan kondisi yang sangat jenuh dengan Derajat Kejenuhan (DS) melebihi 1,0 di seluruh pendekatan utama, menghasilkan tingkat Pelayanan (LOS) sistemik grade F, ditandai dengan keterlambatan rata-rata lebih dari 60 detik per kendaraan. Untuk mengurangi kekurangan kinerja kritis ini, intervensi teknik dirumuskan dan dievaluasi. Skenario desain yang dioptimalkan memperkenalkan pelebaran jalan geometris wajib 1 meter pada lajur pendekatan kritis yang dipadukan dengan penyesuaian operasional struktur pengaturan waktu sinyal lalu lintas (APILL) ke tata letak siklus tetap 120 detik yang seimbang. Hasil simulasi mikro dan derivasi matematis mengkonfirmasi bahwa implementasi gabungan pelebaran 1 meter dan optimasi sinyal secara efektif menurunkan Derajat Saturasi di bawah ambang batas 0,85, secara drastis menurunkan penundaan persimpangan rata-rata, dan berhasil meningkatkan kinerja ke Tingkat Layanan (LOS) C dan D yang sangat dapat diterima. Studi ini menyediakan templat empiris untuk rehabilitasi geometris dan operasional persimpangan kompleks.
Kata kunci: Kinerja persimpangan, PKJI 2023, PTV Vissim, Pelebaran jalan, Optimasi sinyal, Tingkat Layanan (LOS).
Traffic congestion is one of the main structural and operational problems in major urban and semi-urban corridors in Indonesia. This phenomenon is vividly illustrated at the Krian Magersari Five-Way Signalized Intersection in Sidoarjo Regency, a critical logistical node connecting Surabaya, Mojokerto, and adjacent strategic regions. High vehicle volumes, compound geometric patterns, sub-optimal signal cycles, and intense side friction parameters contribute significantly to geometric gridlocks, severe vehicle delays, and elongated queue propagation during peak hours. This study evaluates the operational performance of the intersection using the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia / PKJI 2023) framework integrated with micro-simulation analysis via PTV Vissim software. The diagnostic analysis of the baseline (existing) operational environment indicated highly saturated conditions with a Degree of Saturation (DS) exceeding 1.0 across major approaches, resulting in a systemic Level of Service (LOS) grade of F, marked by an average delay greater than 60 seconds per vehicle. To mitigate this critical performance deficiency, engineering interventions were formulated and evaluated. The optimized design scenario introduces a mandatory 1-meter geometric road widening on the critical approach lanes coupled with an operational adjustments of the traffic signal (APILL) timing structure to a balanced fixed 120-second cycle layout. Micro-simulation output and mathematical derivations confirmed that the joint implementation of the 1-meter widening and signal optimization effectively drops the Degree of Saturation below the threshold of 0.85, drastically lowers average intersection delays, and successfully elevates the performance to a highly acceptable Level of Service (LOS) C and D. This study provides an empirical template for geometric and operational rehabilitation of complex intersections.
Keywords: Intersection performance, PKJI 2023, PTV Vissim, Road widening, Signal optimization, Level of Service (LOS).
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Alamsyah, R. (2005). Transportasi dan Manajemen Lalu Lintas. Jakarta: Erlangga.
Bakhtiar, A. (2022). Analisis Kemacetan di Kawasan Perkotaan: Studi Kasus Kota Jakarta. Bandung: Pustaka Teknik.
Departemen Perhubungan Provinsi Jawa Timur. (2011). Laporan Analisis Kapasitas dan Volume Lalu Lintas Jalan Raya Krian-Magersari. Surabaya: Dinas Perhubungan.
Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo. (2023). Studi Manajemen Lalu Lintas di
Lima Krian. Sidoarjo: Dishub Sidoarjo.
Hobbs, F. D. (1995). Traffic Planning and Engineering. New York: Pergamon Press.
Ingsih, I. S. (2023). Pengaruh Tata Guna Lahan Terhadap Bangkitan dan Tarikan Perjalanan. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). Pedoman Kapasitas
Khisty, C. J. (2005). Transportation Engineering: An Introduction. New Jersey: Prentice Hall.
Misdalena, S. (2019). Evaluasi kinerja simpang bersinyal Flyover
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)