ANALISIS PRIORITAS MITIGASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI SUMBER UMBUL GEMULO

Aisyatus Silanah Syahara, Anita Rahmawati, Aasniari Aasniari

Abstract


                                                   ABSTRAK

Mata air Umbul Gemulo memainkan peran penting sebagai penyedia sumber daya air di wilayah Malang Raya, yang keberadaannya kini terancam oleh bencana hidrometeorologi akibat krisis iklim dan konversi lahan yang merajalela di daerah aliran sungai. Studi ini dilakukan untuk menganalisis kontribusi mata air Umbul Gemulo terhadap upaya mitigasi bencana, mengembangkan strategi konservasi berkelanjutan, dan memetakan kerentanan bencananya secara spasial. Pendekatan yang diterapkan menggabungkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot kriteria dan teknik overlay berbobot untuk analisis spasial. Evaluasi dilakukan pada empat parameter utama, yaitu curah hujan (CH), kapasitas infiltrasi (KI), topografi (TP), dan penggunaan lahan (PL). Hasil pembobotan AHP mengkonfirmasi bahwa curah hujan merupakan faktor penentu paling dominan untuk kerentanan regional dengan bobot 51,93%, diikuti oleh kapasitas infiltrasi 20,09%, penggunaan lahan 20,09%, dan topografi 7,89%. Hasil pemodelan spasial menunjukkan bahwa daerah aliran sungai Sumber Umbul Gemulo didominasi oleh zona yang sangat rentan, mencapai 40%, diikuti oleh zona rentan sebesar 35%, dan zona aman sebesar 25%. Sebagai langkah pencegahan, strategi prioritas yang dirumuskan meliputi revitalisasi infrastruktur melalui pembangunan drainase yang terkait dengan izin bangunan komersial, dan implementasi sistem peringatan dini (EWS) berbasis komunitas.


Kata kunci: Analytical Hierarchy Process, Weighted Overlay, Bencana Hidrometeorologi.

 

                                                 ABSTRACT

The Umbul Gemulo spring plays a crucial role as a water resource provider in the Greater Malang area, whose existence is now threatened by hydrometeotogical disasters resulting from the climate crisis and the rampant land conversion in the water catchment area. This study was conducted to analyze  the contribution of the Umbul Gemulo spring to disaster mitigation efforts, develop a sustainable conservation strategy, and map its disaster vulnerability spatially. The applied approach combines the Analytical Hierarchy Process (AHP) method for determining criteric weights and a based weighted overlay technique  for spatial analysis. Evaluation was conducted on four main parameters, namely rainfall (CH), infiltration capacity (KI), topography (TP), and land use (PL). The AHP weighted result confirmed that rainfall is the most dominant determining factor for regional vulnerability woth a weight of 51,93%, followed by infiltration capacity 20,09%, land use 20,09%, and topography 7,89%. The resulting spatial modeling reveals that the Sumber Umbul Gemulo watershed is dominated by highly vulnerable zones, accounting for 40%, followed by vulnerable zones at 35%, and safe zones at 25%. As a preventative measure, the formulated priority strategies include infrastructure revitalization throught the construction of drainage related to commercial building permits, and the implementation of a zommunity-based early warning system (EWS)

Keyword : Analytical Hierarchy Process, Weighted Overlay, Hidrometeorogical Disasters.



References


F. A. Zahra, S. A. Nareswari, Z. N. Abiyyah, G. Arung, A. A. Rahman, and P. K. Wulandari, 2025 Pengelolaan Sumber Mata Air Umbul Gemulo sebagai Destinasi Wisata Ramah Lingkungan.

A. W. A. Tandhim, 2025 Pelaksanaan Tata Kelola Pemukiman Bagi Kelestarian Lingkungan Atas Pendirian Ekowisata Di Kota Batu.

J. Parhusip, 2019 Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process ( AHP ) Pada Desain Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Calon Penerima Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Di Kota Palangka Raya,

F. K. Dewandaru, E. Noerhayati, and A. Rokhmawati, 2023 Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang Menggunakan Software Hec-ras.

O. Satriani, A. Baktiar, and A. Rahmawati, 2025 Studi Evaluasi Saluran Drainase Di Desa Bobong Kecamatan Talibu Barat Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara.

D. Jawara, E. Noerhayati, and A. Rokhmawati, 2025 Analisis Daerah Rawan Banjir Di DAS Kemuning Kabupaten Sampang Menggunakan Program Arcgis.

E. Novisaputri et al., 2022 Studi Evaluasi Pemanfaatan Embung Jambesari Untuk Air Irigasi Desa Sumberjambe Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang

A. H. Gunawan, A. Rahmawati, and G. R. Kololikiye, 2025 Studi Analisis Spasial Daerah Rawan Bencana Kekeringan Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.