STUDI PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PDAM UMBULSARI KECAMATAN TEMPURSARI KABUPATEN LUMAJANG MENGGUNAKAN SOFTWARE EPANET 2.2

Daffanta Rayya Elsandy, Eko Noerhayati, Reny Rochmawati

Abstract


Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, menghadapi peningkatan kebutuhan air bersih seiring pertumbuhan penduduk dan perubahan wilayah permukiman pascabencana abrasi. Kondisi tersebut menuntut adanya perencanaan dan pengembangan sistem jaringan distribusi air bersih yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara andal dan sesuai kriteria teknis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih, mengevaluasi kinerja jaringan distribusi eksisting, serta merencanakan pengembangan jaringan distribusi air bersih Desa Bulurejo hingga tahun 2034. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data primer dan sekunder, analisis proyeksi jumlah penduduk, perhitungan kebutuhan air bersih, analisis ketersediaan air dan kapasitas reservoir, perencanaan diameter pipa, serta simulasi dan evaluasi hidraulik jaringan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.2. Evaluasi dilakukan terhadap parameter kecepatan aliran, tekanan pada node, dan kehilangan energi (headloss) berdasarkan standar perencanaan sistem penyediaan air minum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk Desa Bulurejo diproyeksikan meningkat dari 3.871 jiwa pada tahun 2024 menjadi 4.194 jiwa pada tahun 2034. Kebutuhan air bersih pada tahun 2025 sebesar 6,505 L/det (rata-rata), 7,481 L/det (harian maksimum), dan 10,148 L/det (jam puncak), sedangkan pada tahun 2034 meningkat menjadi 6,990 L/det (rata-rata), 8,039 L/det (harian maksimum), dan 10,904 L/det (jam puncak). Evaluasi jaringan eksisting tahun 2025 menunjukkan bahwa sistem terdiri atas 18 node, 19 pipa, dan 1 reservoir dengan pola jaringan bercabang (branching) dan masih layak digunakan sebagai dasar pengembangan. Hasil perencanaan jaringan distribusi tahun 2034 berupa sistem bercabang dengan penambahan 6 node, panjang total pipa 3.975,4 m, serta menggunakan pipa PVC berdiameter 6 inci, 4 inci, dan 2,5 inci. Berdasarkan hasil simulasi EPANET 2.2, seluruh tekanan node, kecepatan aliran, dan kehilangan energi memenuhi kriteria teknis, sehingga jaringan distribusi air bersih yang direncanakan dinyatakan layak untuk melayani kebutuhan air bersih Desa Bulurejo hingga tahun 2034.

References


Azizah, E. N., Noerhayati, E., & Suprapto, B. (n.d.). STUDI PERENCANAAN SISTEM DISTRIBUSI PIPA AIR BERSIH PADA KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO.

Badri, A., & Bakhtiar, A. (n.d.). STUDI EVALUASI DISTRIBUSI AIR BERSIH DESA TEBAS KECAMATAN GONDANGWETAN PASURUAN.

Danial, M. M., Djati, D. R., Supriyadi, A., & Rustamadji, R. M. (n.d.). Perhitungan Kebutuhan AirBaku dan Rekomendasi Pengolahan Air RusunawaUNTAN.

Pribadi, G., Hayati, E. N., & Rachmawati, A. (n.d.-a). PERENCANAAN SISTEM JARINGAN AIR BERSIH PADA PERUMAHAN THE ARAYA CLUSTER JASMINE VALLEY KOTA MALANG.

Suryateja, R. A., Noerhayati, E., & Suprapto, B. (n.d.). Studi Perencanaan Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih Distrik Aimas Kabupaten Sorong menggunakan Software Epanet 2.0.

Tafano, B., Noerhayati, E., & Rachmawati, A. (n.d.). STUDI PERENCANAAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami