ANALISIS PERHITUNGAN BEBAN, DIMENSI, DAN PENURUNAN PONDASI TIANG PANCANG PADA ABUTMENT JEMBATAN AYERI DI KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH
Abstract
Jembatan Ayeri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, berfungsi sebagai infrastruktur penting yang menghubungkan jalur Wanggar-Yaur-Kwatisore. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substruktur jembatan, dengan fokus pada distribusi beban pada abutmen, merancang dimensi pondasi tiang pancang, dan potensi penurunan tanah guna memastikan keamanan struktural. Metodologi yang digunakan mencakup analisis beban berdasarkan SNI 1725:2016 dan perancangan gempa sesuai SNI 2833:2016, dengan memanfaatkan data Uji Penetrasi Standar (SPT) untuk mengeluarkan karakteristik tanah. Penelitian ini fokus pada abutmen berbentuk T terbalik dengan tinggi 6 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa abutmen menahan beban vertikal sebesar 258,11 ton dan beban horizontal sebesar 18,51 ton. Pemeriksaan stabilitas memastikan bahwa abutmen aman terhadap vertikal, geser, dan eksentrisitas. Desain pondasi menentukan kelompok 18 tiang spun (diameter 0,5 m, kedalaman 20 m) yang disusun dalam konfigurasi 6x3. Kapasitas dukung yang diperbolehkan dari kelompok tiang tersebut adalah 9.450,58 ton, melebihi beban yang diterapkan, sehingga menjamin margin keamanan yang memadai. Selain itu, analisis penurunan awal menghasilkan nilai 0,43 cm, yang masih jauh di bawah batas yang diperbolehkan sebesar 1 cm. Kesimpulannya, desain substruktur yang diusulkan memenuhi semua persyaratan teknis terkait stabilitas dan keamanan.
Jembatan Ayeri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, berfungsi sebagai infrastruktur penting yang menghubungkan jalur Wanggar-Yaur-Kwatisore. Studi ini bertujuan untuk menganalisis substruktur jembatan, dengan fokus pada distribusi beban pada abutmen, desain dimensi pondasi tiang pancang, dan potensi penurunan untuk memastikan keamanan struktural. Metodologi yang digunakan meliputi analisis beban berdasarkan SNI 1725:2016 dan desain seismik per SNI 2833:2016, dengan memanfaatkan data Standard Penetration Test (SPT) untuk mengevaluasi karakteristik tanah. Studi ini berfokus pada abutmen berbentuk T terbalik dengan tinggi 6 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa abutmen mampu menahan beban vertikal sebesar 258,11 ton dan beban horizontal sebesar 18,51 ton. Pemeriksaan stabilitas mengkonfirmasi bahwa abutmen aman terhadap guling, geser, dan eksentrisitas. Desain pondasi menetapkan kelompok 18 tiang pancang putar (diameter 0,5 m, kedalaman 20 m) yang disusun dalam konfigurasi 6x3. Kapasitas daya dukung yang diizinkan yang dihitung untuk kelompok tiang pancang adalah 9.450,58 ton, yang melebihi beban yang diterapkan, sehingga memastikan margin keamanan yang memadai. Lebih lanjut, analisis penurunan langsung menghasilkan nilai 0,43 cm, yang masih dalam batas yang diizinkan yaitu 1 cm. Kesimpulannya, desain struktur bawah yang diusulkan memenuhi semua persyaratan teknis untuk stabilitas dan keamanan.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Badan Standarisasi Nasional. 2008. SNI
:2008 Cara Uji Penetrasi Lapangan dengan
SPT. BSN. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2012. SNI
:2012 Tata Cara Perencanaan Ketahanan
Gempa untuk Struktur Bangunan. BSN Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2016. SNI
:2016 Pembebanan untuk Jembatan, BSN.
Jakarta.
Hardiyanto, Hary Christady. 1996. Teknik
Pondasi 1. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hardiyanto, Hary Christady. 1996. Teknik
Pondasi 2. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hardiyatmo, Hary Christady. 2011. Analisis dan
Perancangan Fondasi Bagian I. Yogyakarta:
Gadjah Mada University Press.
JOHAN, J. (2023). PERENCANAAN PONDASI PADA
PEMBANGUNAN GEDUNG REKTORAT
UNIVERSITAS SULAWESI BARAT [PhD Thesis,
UNIVERSITAS SULAWESI BARAT].
https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/794/
Raja, N. A. L. (2023). Analisis Struktur Pelat Lantai
pada Proyek Pembangunan Jembatan (Studi
Kasus: Jembatan Jl. Bilal Ujung Kec. Medan
Timur).
Rossalina, M. (2024). PELAKSANAAN
PEMBANGUNAN INSFRASTRUKTUR PENGUATAN
JALAN JEMBATAN RUAS JALAN ABDUL FATAH
KABUPATEN TULUNGAGUNG.
https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/9
/
Sosrodarsono, S dan Nakazawa. 1980.
Mekanika Tanah dan Teknik Pondasi. Jakarta:
PT. Pradya Paramita.
Tahoba, A. M. (t.t.). EFEKTIVITAS RUAS
JALAN MOANOMANI – WAGHETE DI KABUPATEN
DOGIYAI, PROVINSI PAPUA TENGAH.
Urrahman, D. A. (t.t.). STUDI ALTERNATIF
PERENCANAAN JEMBATAN MENGGUNAKAN
METODE KOMPOSIT PADA JEMBATAN GANDU
KABUPATEN BOYOLALI.
Widianti, D., Wiguna, I., & Adi, T. (2007).
Pengaruh Penyelidikan Tanah Terhadap
Penyimpangan Pemancangan. Prosiding Seminar
Nasional Manajemen Teknologi V, Surabaya.
Dipohusodo, Istimawan. 1994. Struktur Beton
Bertulang. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

