PERENCANAAN SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA LUBUK MUKTI KECAMATAN PENARIK KABUPATEN MUKOMUKO MENGGUNAKAN SOFTWARE EPANET 2.2

Taufiq Taufiq, Eko Noerhayati, Anita Rahmawati

Abstract


ABSTRAK

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Desa Lubuk Mukti, Kabupaten Mukomuko, belum dibarengi dengan infrastruktur air bersih yang memadai. Sebagian besar penduduk masih mengandalkan sumber air mandiri dengan kualitas dan kuantitas yang belum terverifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem distribusi air bersih yang optimal guna memenuhi kebutuhan domestik hingga tahun 2035. Metodologi penelitian menggunakan data demografi dari lima tahun terakhir untuk memproyeksikan kebutuhan air di masa depan. Tiga model pertumbuhan telah diuji (Aritmatika, Geometrik, Eksponensial), dengan metode Eksponensial terpilih sebagai yang paling akurat ($r = 0,8604$). Model ini memprediksi jumlah penduduk sebanyak 3.165 jiwa pada tahun 2035. Berdasarkan proyeksi tersebut, total kebutuhan air dihitung sesuai standar liter per orang per hari, termasuk kehilangan air pada distribusi. Simulasi hidrolik dilakukan menggunakan EPANET 2.2 dengan sumur air tanah sebagai sumbernya. Parameter yang dianalisis meliputi fluktuasi kebutuhan jam puncak, diameter pipa, dan elevasi junction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dengan empat sumur yang menyediakan total debit sebesar 8 L/s, dikombinasikan dengan jaringan pipa berdiameter 50 mm (primer), 35 mm (sekunder), dan 20 mm (tersier), dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara memadai. Tekanan dan kecepatan aliran tetap berada dalam standar teknis, bahkan dalam kondisi konsumsi maksimum. Penelitian ini merekomendasikan desain jaringan pipa yang optimal sebagai solusi berkelanjutan untuk penyediaan air bersih di Desa Lubuk Mukti. Implementasi dari desain ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur desa

 

ABSTRACT

The rapid population growth in Lubuk Mukti Village, Mukomuko Regency, has not been accompanied by adequate clean water infrastructure. Most residents still rely on individual water sources with unverified quality and quantity. The aim of this study is to design an optimal clean water distribution system to meet domestic needs until 2035. The research methodology uses demographic data from the past five years to project future water demand. Three growth models were tested (Arithmetic, Geometric, Exponential), with the Exponential method selected as the most accurate (r = 0.8604). This model predicts a population of 3,165 people in 2035. Based on this projection, total water demand was calculated according to the standard liters per person per day, including distribution losses. Hydraulic simulations were conducted using EPANET 2.2 with groundwater wells as the source. Parameters analyzed included peak-hour demand fluctuations, pipe diameters, and junction elevations. The results show that a system with four wells providing a total discharge of 8 L/s, combined with a pipeline network of 50 mm (primary), 35 mm (secondary), and 20 mm (tertiary) diameters, can adequately meet community needs. Pressure and flow velocity remain within technical standards, even under maximum consumption conditions. This study recommends an optimal pipeline network design as a sustainable solution for clean water supply in Lubuk Mukti Village. Implementation of the design is expected to improve residents’ quality of life while strengthening the resilience of village infrastructure.


References


N. salsabila Rahmawati, E. Noerhayati, and A. Rahmawati, “Studi Alternatif Perencanaan Sistem Distribusi Air Bersih dan Air Buangan pada Pembangunan Gedung Auditorium Universitas Brawijaya,” J. Rekayasa Sipil, vol. 12, no. 4, pp. 11–20, 2022.

E. N. Azizah, E. Noerhayati, and B. Suprapto, “Studi Perencanaan Sistem Distribusi Pipa Air Bersih Pada Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo,” vol. 15, no. 1, pp. 639–646, 2025.

S. N. Rahayu, “Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Di Desa Gading Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen Menggunakan Software Epanet 2.0,” vol. 3, no. 2, pp. 1–129, 2022.

N. Yadi, M. Belladona, and E. Dwiantoro, “Analisa Tingkat Kehilangan Air (Water Losses) pada Jaringan Distribusi PDAM Tirta Hidayah Zona 3 Kota Bengkulu Tahun 2024,” RIGGS J. Artif. Intell. Digit. Bus., vol. 4, no. 3, pp. 2280–2290, 2025.

R. M. Pangihutan and D. Angela, “Rivate Sector Involvement in Clean Water Management: Appointment of PT Moya Indonesia By the DKI Jakarta Provincial Government (2022),” J. Law, Polit. Humanit., vol. 4, no. 3, pp. 140–148, 2024.

L. Rossman, M. Tryby, R. Janke, and T. Haxton, “EPANET 2 . 2 User Manual.”


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami