STUDI ANALISIS STABILITAS LERENG PADA KM 70+500 RUAS JALAN RAYA SUMBERBRANTAS PACET KABUPATEN MOJOKERTO MENGGUNAKAN SOFTWARE GEO5
Abstract
ABSTRAK
Lereng yang terletak di KM 70+500 pada Jalan Sumberbrantas–Pacet di Kabupaten Mojokerto merupakan daerah pegunungan yang curam dan rentan terhadap longsor. Lokasi ini berdekatan dengan lokasi longsor besar di KM 70+800, di mana longsor terjadi pada April 2025 dan menghalangi jalan utama. Untuk mengevaluasi stabilitas lereng dan risiko longsor potensial, tujuan studi ini adalah menentukan karakteristik tanah, membandingkan, dan menilai faktor keamanan menggunakan perhitungan manual dan simulasi dengan perangkat lunak GEO5. Hasil laboratorium menunjukkan bahwa tanah di lokasi ini diklasifikasikan sebagai pasir bergradasi buruk (SP) dengan berat jenis 9,91 kN/m³, kohesi 6,839 kN/m², dan sudut gesekan internal 37,12°. Sifat-sifat ini menunjukkan bahwa tanah memiliki kekuatan geser sedang tetapi dapat kehilangan stabilitas saat jenuh. Penilaian stabilitas menggunakan metode Fellenius, Bishop, dan Janbu menghasilkan nilai Faktor Keamanan (SF) berkisar antara 1,50 hingga 1,57 dalam analisis manual dan 1,51 hingga 1,61 menggunakan GEO5. Hasil ini menunjukkan bahwa lereng yang ada tetap stabil dalam kondisi normal, meskipun mendekati batas keamanan bawah. Kesimpulannya, kemiringan lereng di KM 70+500 dapat dikategorikan sebagai moderat stabil, memerlukan tindakan pencegahan seperti perbaikan drainase, pengelolaan air permukaan, dan pemantauan berkala untuk mengurangi risiko longsor di masa depan.
ABSTRACT
The slope located at KM 70+500 on the Sumberbrantas–Pacet Road in Mojokerto Regency is a steep mountainous area prone to landslides. This location is close to the site of a major landslide at KM 70+800, where a landslide occurred in April 2025, blocking the main road. To evaluate slope stability and potential landslide risks, the objective of this study is to determine soil characteristics, compare and assess safety factors using manual calculations and simulations with GEO5 software. Laboratory results show that the soil at this location is classified as poorly graded sand (SP) with a specific gravity of 9.91 kN/m³, cohesion of 6.839 kN/m², and an internal friction angle of 37.12°. These properties indicate that the soil has moderate shear strength but can lose stability when saturated. Stability assessments using the Fellenius, Bishop, and Janbu methods yielded Safety Factor (SF) values ranging from 1.50 to 1.57 in manual analysis and 1.51 to 1.61 using GEO5. These results indicate that the existing slope remains stable under normal conditions, although it is close to the lower safety limit. In conclusion, the slope inclination at KM 70+500 can be categorized as moderately stable, requiring preventive measures such as drainage improvements, surface water management, and periodic monitoring to reduce the risk of future landslides.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
B. Santoso, E. Noerhayati, dan W. Warsito, “Studi Alternatif Perkuatan Lereng pada Sisi Pelimpah Bendungan Jlantah Kabupaten Karanganyar,” J. Rekayasa Sipil, vol. 13, no. 1, hal. 344–353, 2023.
C. P. Arifin, R. Rochmawati, dan G. R. Kololikiye, “STUDI EVALUASI STABILITAS LERENG PADA JALAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI STA. 38+ 475 MENGGUNAKAN SOFTWARE GEOSTUDIO 2024,” J. Rekayasa Sipil, vol. 15, no. 2, hal. 104–114, 2025.
S. Khodijah, U. S. Monica, J. Ersyari, N. Khoirullah, dan R. I. Sophian, “Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Kesetimbangan Batas Dalam Kondisi Statis Dan Dinamis Pada Pit X, Tanjung Enim, Sumatra Selatan,” Geosci. J., vol. 6, no. 4, hal. 1030–1037, 2022.
G. F. Achmad dan A. Kawanda, “PERANCANGAN STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN SOIL NAILING MENGGUNAKAN METODE BISHOP, FELLENIUS, JANBU, DAN PROGRAM GEO5,” in Prosiding Seminar Intelektual Muda, 2022, hal. 185–190.
A. G. Ramadhan, A. Sefrina, dan H. Farichah, “Stabilitas Lereng Perkuatan Dinding Penahan Tanah Menggunakan Software GEO5 dan Perhitungan Empiris pada Proyek Jalan Lintas Selatan Lot 1A STA 4+ 600,” J. Talent. Sipil, vol. 8, no. 1, hal. 205–213, 2025.
Diskominfo, “BPBD WASPADAI 20 DAERAH DI JATIM RAWAN LONGSOR,” Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. [Daring]. Tersedia pada: https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/38390
D. P. Panoto, “penilaian tingkat kerawanan longsor di kecamatan pacet, kabupaten mojokerto menggunakan teknik machine learning: kombinasi model logistic regression dan frequency ratio (lr-fr)/damar panoto.” Universitas Negeri Malang, 2021.
Arditya, “Percepat Penanganan Longsor di Pacet, DPU Bina Marga Jatim Mulai Pasang Dinding Penahan Tanah dan Normalisasi Lereng,” Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur. [Daring]. Tersedia pada: https://binamarga.jatimprov.go.id/percepat-penanganan-longsor-di-pacet-dpu-bina-marga-jatim-mulai-pasang-dinding-penahan-tanah-dan-normalisasi-lereng/
J. Hartono, M. Saleh, dan G. Primaswari, “Stabilitas Lereng Timbunan Sta. 24+ 100 Jalan Akses Pulau Balang Menggunakan GeoStudio,” J. Inov. Konstr., vol. 1, no. 1, 2022.
H. C. Hardiyatmo, Mekanika Tanah 1, 7 ed. Yogyakarta: UGM Press, 2019.
GEO5, “Geotechnical Software Suite GEO5 Engineering Manuals.” [Daring]. Tersedia pada: www.finesoftware.eu
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)