STUDI EVALUASI KINERJA RUAS JALAN JENDERAL AHMAD YANI KABUPATEN NGANJUK DENGAN PENERAPAN SISTEM JALAN SATU ARAH MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023

Nur Rahmad Akbar Fahrezi, Anang Bakhtiar, Ita Suhermin Ingsih

Abstract


Setelah analisis dilakukan menggunakan (PKJI) 2023 pada tahun 2025, hasil yang diperoleh adalah sebelum penerapan sistem satu arah, nilai kapasitas ruas jalan adalah 2401,27 km/jam. Setelah penerapan jalan satu arah, nilai kapasitas meningkat menjadi 1725,84 km/jam perjalanan di jalan satu arah, derajat saturasi menurun nilainya, dengan rata-rata 0,454. Kecepatan di jalan bebas hambatan satu arah bernilai 57,46 km/jam, sedangkan di jalan bebas hambatan meningkat menjadi 59,28 km/jam. Untuk hambatan samping di jalan dua arah, kondisi hambatan samping dalam analisis jalan dua arah adalah Tinggi (T), sedangkan di jalan satu arah terjadi peningkatan dengan rata-rata tingkat Kriteria Hambatan Samping Sangat Tinggi (ST).

After an analysis was carried out using (PKJI) 2023 in 2025, The results were obtained prior to the introduction of the one-way system, the capacity value of the road section was 2401.27 smp/hour after the implementation of the one-way road, the capacity value increased by 1725.84 smp/hourThe degree of saturation on a two-way road had a value that increased, with an average of 0.821, While traveling on a one-way road, the degree of saturation decreased in value, with an average of 0.454. The speed of the one-way freeway is valued at 57.46 km/h, while on one-way roads it increases by 59.28 km/h. For side obstacles on two-way roads, the condition of the side obstacles in the analysis of two-way roads is High (T), on one-way roads there is an increase with the average level of Side Obstacle Criteria Very High (ST).

Setelah analisis dilakukan menggunakan (PKJI) 2023 pada tahun 2025, hasil yang diperoleh adalah sebelum penerapan sistem satu arah, nilai kapasitas ruas jalan adalah 2401,27 km/jam. Setelah penerapan jalan satu arah, nilai kapasitas meningkat menjadi 1725,84 km/jam perjalanan di jalan satu arah, derajat saturasi menurun nilainya, dengan rata-rata 0,454. Kecepatan di jalan bebas hambatan satu arah bernilai 57,46 km/jam, sedangkan di jalan bebas hambatan meningkat menjadi 59,28 km/jam. Untuk hambatan samping di jalan dua arah, kondisi hambatan samping dalam analisis jalan dua arah adalah Tinggi (T), sedangkan di jalan satu arah terjadi peningkatan dengan rata-rata tingkat Kriteria Hambatan Samping Sangat Tinggi (ST).

References


Ghozi, Afif, Azizah Rokhmawati, and Ita Suhermin Ingsih. 2024. 112 Jurnal Rekayasa Sipil | EVALUASI KINERJA LALU LINTAS PADA SIMPANG EMPAT MERGAN KOTA MALANG DENGAN SOFTWARE VISSIM.

UU No. 38 tahun 2004 tentang Jalan. 2004. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA.

Direktorat Jenderal Bina Marga, Sekretaris, Para Direktur di Direktorat Jenderal Bina Marga, Para Kepala Balai Besar, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional di Direktorat Jenderal Bina Marga, and Para Kepala Satuan Kerja di Direktorat Jenderal Bina Marga. 2023. D I R E K T O R A T J E N D E R A L B I N A M A R G A.

Kurniawan, S. 2016. Analisa hambatan samping terhadap tingkat pelayanan jalan raya. Jurnal Tapak, 6(1), 51–63

Riana Islamiati. 2021. EVALUASI KINERJA RUAS JALAN SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERLAKUAN SISTEM SATU ARAH DI JALAN LEMPUYANGAN DAN SEKITARNYA (PERFORMANCE EVALUATION OF BEFORE AND AFTER: ONEWAY SYSTEM AT LEMPUYANGAN STREET AND ITS SURROUNDING).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.