STUDI EVALUASI SALURAN DRAINASE DI DESA BOBONG KECAMATAN TALIABU BARAT PULAU TALIABU PROVINSI MALUKU UTARA
Abstract
Salah satu aspek terpenting dari sebuah kota adalah drainase, terutama dalam hal mencegah banjir dan genangan air. Genangan air sering terjadi selama periode curah hujan tinggi karena masalah drainase di Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, belum ditangani secara memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kondisi saat ini saluran drainase dan menawarkan saran untuk perbaikan yang direncanakan. Survei lapangan, pengumpulan data curah hujan, dan analisis hidrologi dan hidrolika menggunakan persamaan Manning dan pendekatan rasional adalah di antara teknik yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kapasitas saluran drainase saat ini tidak cukup untuk menangani limpasan, sehingga memerlukan peningkatan ukuran saluran. Melebarkan dan memperdalam saluran untuk memungkinkan debit banjir dengan interval pengulangan tertentu adalah salah satu rekomendasi desain. Diperkirakan sistem drainase Desa Bobong akan beroperasi lebih efisien sebagai hasil dari penilaian ini, ideal untuk mengurangi risiko banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan debit banjir desain dengan periode ulang 10 tahun (Q10), menemukan lokasi saluran yang tidak dapat menampung debit hujan, dan menilai kapasitasnya. Pendekatan Mononobe digunakan dalam penelitian ini, diikuti oleh analisis hidrologi. Berdasarkan temuan penelitian, empat saluran drainase di Desa Bobong tidak dapat menampung debit air, dan debit banjir di saluran ini untuk periode ulang sepuluh tahun adalah 6,051 m³/detik. Oleh karena itu, perlu membangun sumur resapan dengan dimensi berikut: diameter 0,6 m, radius 0,3 m, dan kedalaman 1 m, dengan kapasitas 0,283 m³. Total 17 sumur resapan harus dibangun, dengan jarak antara sumur 179/17 = 10,7 m.
One of the most important aspects of a city is drainage, especially in terms of preventing flooding and waterlogging. Water pooling often occurs during periods of heavy rainfall because drainage problems in Bobong Village, West Taliabu District, Taliabu Island Regency, North Maluku, have not been adequately addressed. The purpose of this study was to assess the current condition of the drainage channels and offer suggestions for planned improvements. Field surveys, rainfall data collection, and hydrological and hydraulic analyses using the Manning equation and the rational approach were among the techniques used. The study findings indicated that the current drainage channel capacity was insufficient to handle runoff, necessitating an increase in channel size. Widening and deepening the channels to allow for flood discharge with a specific return interval was one of the design recommendations. It is expected that the Bobong Village drainage system will operate more efficiently as a result of this assessment, ideal for reducing flood risk. The objectives of this study were to determine the design flood discharge with a 10-year return period (Q10), locate the channel locations that cannot accommodate rainfall discharge, and assess their capacity. The Mononobe approach was used in this study, followed by a hydrological analysis. Based on the study findings, four drainage channels in Bobong Village are unable to accommodate the water discharge, and the flood discharge in these channels for a ten-year return period is 6,051 m³/second. Therefore, it is necessary to build infiltration wells with the following dimensions: diameter 0.6 m, radius 0.3 m, and depth 1 m, with a capacity of 0.283 m³. A total of 17 infiltration wells must be built, with a distance between wells of 179/17 = 10.7 m.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Saajidah, N. N., Rokhmawati, A., & Rahmawati, A. (2023). Studi Evaluasi Saluran Drainase pada Desa Pucung Kidul Kecamatan Boyolan
Kencana, A., Noerhayati, E., & Rokhmawati, A. (2021). Studi Evaluasi Drainase di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Jurnal Rekayasa Sipil, 9(4), 312–321.
Sinaga, T. W., Noerhayati, E., & Suprapto, B. (2022). Evaluasi Sistem Drainase terhadap Penanggulangan Banjir di Kecamatan Baruga Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Jurnal Rekayasa Sipil,
11(2), 79–88.
Rahmawati, A. (2022). Aplikasi Sistem Informasi Geografis Untuk Evaluasi Sistem Jaringan Drainase Di Sub DAS Kota Malang. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(2), 127.
Ardiyana, Mita, Mohammad Bisri, and Sumiadi Sumiadi. "Studi Penerapan Ecodrain Pada Sistem Drainase Perkotaan (Studi Kasus: Perumahan Sawojajar Kota Malang)." Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering 7.2 (2016): 295-309.https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.1
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)