STUDI EVALUASI SALURAN IRIGASI PRIMER PADA DAERAH IRIGASI SUMBER KEDUNG KANDANG KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG

Intan Rizki Ariyanti, Eko Noerhayati, Anita Rahmawati

Abstract


ABSTRAK

Air merupakan sumber daya penting bagi kehidupan, pertanian, dan pemenuhan kebutuhan populasi yang terus meningkat. Pada Daerah Irigasi Sumber Kedung Kandang, sistem irigasi masih berupa saluran alam yang mengalami kebocoran, sehingga diperlukan evaluasi untuk meningkatkan efisiensi distribusi air ke lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan air irigasi, debit andalan, dan mengevaluasi kondisi saluran irigasi primer eksisting di Daerah Irigasi Sumber Kedung Kandang.

Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data curah hujan, peta DAS, peta jenis tanah, data pola tanam, debit saluran primer eksisting, pengukuran dimensi saluran, dan dokumentasi. Analisis yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan air irigasi, analisis ketersediaan air, analisis kehilangan air sepanjang saluran irigasi, analisis hidrolik, dan analisis desain ulang saluran irigasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis kebutuhan air irigasi dengan metode KP-01, kebutuhan air tertinggi terjadi pada musim tanam padi, khususnya pada bulan Mei dan Juni, mencapai 26,22 mm/hari atau 5,29 liter/detik/hektar. Debit andalan, yang dihitung menggunakan metode F.J. Mock, menunjukkan nilai maksimum sebesar 0,055 m³/detik pada bulan Februari dan debit rata-rata 18,81 liter/detik. Evaluasi hidrolik menunjukkan bahwa saluran irigasi primer eksisting masih dapat menampung debit yang tersedia, namun karena kondisinya masih berupa tanah, potensi kehilangan air akibat perkolasi dan erosi sangat tinggi. Oleh karena itu, saluran didesain ulang menggunakan pasangan batu untuk meningkatkan efisiensi distribusi air, mengurangi rembesan, dan memperpanjang umur teknis saluran.

 

Kata Kunci: Analisis Hidrolik, Irigasi, Kehilangan air, Pertanian


 

 

 

ABSTRACT

 

Water is a vital resource for life, agriculture, and fulfilling the needs of a growing population. In the Sumber Kedung Kandang Irrigation Area, the irrigation system still consists of natural channels that experience leakage, thus requiring evaluation to improve the efficiency of water distribution to agricultural lands. This study aims to determine the irrigation water requirements, dependable discharge, and evaluate the condition of the existing primary irrigation channel in the Sumber Kedung Kandang Irrigation Area.The research was conducted using a descriptive quantitative method by collecting rainfall data, watershed maps, soil type maps, cropping pattern data, existing primary canal discharge, channel dimension measurements, and documentation. The analyses carried out include irrigation water demand analysis, water availability analysis, water loss analysis along the irrigation channel, hydraulic analysis, and redesign analysis of the irrigation canal.The results show that based on irrigation water demand analysis using the KP-01 method, the highest water demand occurred during the rice planting season, particularly in May and June, reaching 26.22 mm/day or 5.29 liters/second/hectare. The dependable discharge, calculated using the F.J. Mock method, showed a maximum value of 0.055 m³/second in February and an average discharge of 18.81 liters/second. The hydraulic evaluation indicated that the existing primary irrigation channel can still accommodate the available discharge; however, due to its earthen condition, there is a high potential for water loss through percolation and erosion. Therefore, the channel was redesigned using stone masonry lining to enhance water distribution efficiency, reduce seepage, and extend the technical life of the canal.

 

Keywords: Agriculture, Hydraulic analysis, Irrigation, Water loss

 


References


A. Rachmawati, E. Noerhayati, and S. Anam, “Studi Pengembangan Jaringan Irigasi Sprinkler Berbasis Gravitasi Di Desa Poncokusumo Kabupaten Malang,” J. Rekayasa Sipil, vol. 8, 2020.

Warsito, E. Noerhayati, and M. I. Al Abiyyu, “Studi Optimasi Pola Operasi Embung Umbul Garum Kabupaten Blitar Untuk Kebutuhan Irigasi Pertanian,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.

B. Suprapto, E. Noerhayati, and J. Setiawan, “Studi Evaluasi Distribusi Air Pada Jaringan Irigasi Waduk Beringin Sila Di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.

E. Noerhayati, A. Rachmawati, and G. Pribadi, “Perencanaan Sistem Jaringan Air Bersih Pada Perumahan The Araya Cluster Jasmine Valley Kota Malang,” J. Rekayasa Sipil, vol. 6, 2018.

B. Suprapto, A. Bakhtiar, and N. W. Mishbahuddin, “Studi Evaluasi Efisiensi Jaringan Sekunder Pada Daerah Irigasi Menturus Kabupaten Mojokerto,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.

E. Noerhayati, B. Suprapto, and D. F. Budayana, “Studi Efisiensi Pemberian Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Persawahan Waikomo Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata Propinsi NTT,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.

E. Noerhayati and B. Suprapto, “Rehabilitasi Saluran Tersier Desa Sukoanyar Pakis Kabupaten Malang,” J. Abdi Masy., 2020.

Warsito, E. Noerhayati, and V. Islamiyah, “Studi Alternatif Perencanaan Bangunan Pelimpah (Spillway) Pada Bendungan Parado Kanca Kecamatan Monta Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat,” J. Rekayasa Sipil, vol. 13, 2022.

A. Rachmawati, E. Noerhayati, and T. Wulandari, “Evaluasi Kebutuhan Air Irigasi dan Pola Operasi Embung Malangsuko Tumpang Kabupaten Malang,” J. Rekayasa Sipil, vol. 8, 2020.

KP-03, Standar Perencanaan Irigasi, Kriteria Perencanaan Bagian Saluran KP-03. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Direktorat Irigasi dan Rawa, 2013.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami