STUDI KINERJA SALURAN IRIGASI PRIMER PADA DAERAH IRIGASI BURENG TIGA KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG
Abstract
ABSTRAK
Efisiensi irigasi merupakan faktor kunci dalam menjamin ketersediaan udara yang merata dan berkelanjutan bagi lahan pertanian, terutama pada musim kemarau ketika pasokan udara terbatas. Di Daerah Irigasi (DI) Bureng Tiga, Kabupaten Malang, permasalahan seperti kehilangan air dan distribusi yang kurang optimal masih terjadi, sehingga perlu dilakukan evaluasi sistem irigasi untuk meningkatkan efisiensi dan mendukung produktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi eksisting saluran irigasi primer, menentukan tingkat kehilangan udara atau efisiensi irigasi, dan mengusulkan desain saluran primer yang memadai di DI Bureng Tiga. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data meliputi skema jaringan irigasi, dokumentasi, kecepatan aliran di saluran, dan dimensi saluran yang ada. Analisis lebih lanjut mencakup perhitungan efisiensi irigasi dan analisis hidraulik untuk mengeluarkan kapasitas saluran yang ada dan rencana redesain. Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran irigasi primer yang ada di DI Bureng Tiga masih didominasi oleh saluran tanah, dengan kerusakan fisik dan tanpa perkuatan permanen, sehingga mengakibatkan rendahnya efisiensi distribusi udara, terutama dari STA 0+000 hingga STA 0+600 dengan efisiensi hanya 80,09%. Sebaliknya, segmen dari STA 0+600 hingga STA 1+000 mencapai efisiensi lebih dari 98%, yang menunjukkan distribusi udara yang lebih baik. Desain saluran dengan lapisan pasangan batu dengan sisi kemiringan 1:1 diusulkan untuk meningkatkan kapasitas, keamanan, dan efisiensi aliran, serta terbukti efektif dalam mengurangi kehilangan udara dan mendukung distribusi irigasi yang optimal.
Kata Kunci : Efisiensi Irigasi, Saluran Primer, Redesain, Kehilangan Udara
ABSTRACT
Irrigation efficiency is a key factor in ensuring equitable and sustainable water availability for agricultural land, especially during the dry season when water supply is limited. In the Bureng Tiga Irrigation Area (DI), Malang Regency, issues such as water loss and suboptimal distribution are still present, highlighting the need for irrigation system evaluation to improve efficiency and support agricultural productivity. This study aims to assess the existing condition of the primary irrigation channel, determine the level of water loss or irrigation efficiency, and propose an adequate design for the primary canal in DI Bureng Tiga. This research was conducted using a quantitative descriptive method with data collection including irrigation network schemes, documentation, flow velocity in the canal, and dimensions of the existing channel. Further analysis included irrigation efficiency calculations and hydraulic analysis to evaluate the capacity of the existing channel and redesign plan.The analysis results show that the existing primary irrigation canal in DI Bureng Tiga is still predominantly an earthen channel, with physical damage and no permanent reinforcement, resulting in low water distribution efficiency, especially from STA 0+000 to STA 0+600 with an efficiency of only 80.09%. In contrast, the segment from STA 0+600 to STA 1+000 achieved over 98% efficiency, indicating better water distribution. A redesigned canal using stone masonry lining with a 1:1 side slope was proposed to improve capacity, safety, and flow efficiency, and has proven effective in reducing water loss and supporting optimal irrigation distribution.
Keywords: Irrigation Efficiency, Primary Canal, Redesign, Water Loss
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
A. Rachmawati, E. Noerhayati, and S. Anam, “Studi Pengembangan Jaringan Irigasi Sprinkler Berbasis Gravitasi Di Desa Poncokusumo Kabupaten Malang,” J. Rekayasa Sipil, vol. 8, 2020.
A. Rachmawati, E. Noerhayati, and T. Wulandari, “Evaluasi Kebutuhan Air Irigasi dan Pola Operasi Embung Malangsuko Tumpang Kabupaten Malang,” J. Rekayasa Sipil, vol. 8, 2020.
Warsito, E. Noerhayati, and M. I. Al Abiyyu, “Studi Optimasi Pola Operasi Embung Umbul Garum Kabupaten Blitar Untuk Kebutuhan Irigasi Pertanian,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.
B. Suprapto, E. Noerhayati, and J. Setiawan, “Studi Evaluasi Distribusi Air Pada Jaringan Irigasi Waduk Beringin Sila Di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.
E. Noerhayati, A. Rachmawati, and G. Pribadi, “Perencanaan Sistem Jaringan Air Bersih Pada Perumahan The Araya Cluster Jasmine Valley Kota Malang,” J. Rekayasa Sipil, vol. 6, 2018.
B. Suprapto, A. Bakhtiar, and N. W. Mishbahuddin, “Studi Evaluasi Efisiensi Jaringan Sekunder Pada Daerah Irigasi Menturus Kabupaten Mojokerto,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.
E. Noerhayati, B. Suprapto, and D. F. Budayana, “Studi Efisiensi Pemberian Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Persawahan Waikomo Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata Propinsi NTT,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.
E. Noerhayati and B. Suprapto, “Rehabilitasi Saluran Tersier Desa Sukoanyar Pakis Kabupaten Malang,” J. Abdi Masy., 2020.
Warsito, E. Noerhayati, and V. Islamiyah, “Studi Alternatif Perencanaan Bangunan Pelimpah (Spillway) Pada Bendungan Parado Kanca Kecamatan Monta Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat,” J. Rekayasa Sipil, vol. 13, 2022.
E. Noerhayati, B. Suprapto, and M. A. Yakin, “Evaluasi Jaringan Irigasi Di Desa Sebalong Dan Watestani Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan,” J. Rekayasa Sipil, vol. 14, 2024.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

