STUDI PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DESA KARANGSUKO KECAMATAN PAGELARAN MENGGUNAKAN PROGRAM EPANET 2.2
Abstract
Abtrak
Penggunaan air bersih diperlukan untuk konsumsi rumah tangga, fasilitas umum dan industri. Seiring dengan jumlah penduduk Desa Karangsuko yang diprediksi akan kian bertambah dari tahun ke tahun akibat bertambahnya hunian di desa tersebut dapat berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan air bersih. Ketersediaan air perlu dipastikan adanya untuk mengimbangi kebutuhan air bersih yang terus meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proyeksi jumlah penduduk Desa Karangsuko tahun 2034, mengetahui kebutuhan air bersih di Desa Karangsuko berdasarkan proyeksi penduduk hingga tahun 2034, dan untuk merencanakan sistem jaringan pipa penyediaan air bersih di Desa Karangsuko hingga tahun 2034. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan tahapan survei lapangan dan studi pustaka, pengumpulan data yaitu data jumlah penduduk, dokumentasi, data fasilitas desa, data debit air dan peta topografi. Selanjutnya dilakukan analisis proyeksi penduduk menggunakan tiga metode yaitu metode geometrik, aritmatik dan least square. Selanjutnya dilakukan analisis tingkat pelayanan dan wilayah pelayanan. Selanjutnya dilakukan analisis neraca air yaitu perbandingan kebutuhan air bersih dan ketersediaan air. Apabila ketersediaan air mencukupi, maka dilanjutkan dengan perencanaan pipa distribusi dan transmisi menggunakan Epanet 2.2 dan dilanjutkan dengan penggambaran detail serta pembuatan kesimpulan dan saran. Hasil dari analisis yaitu jumlah proyeksi penduduk Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang tahun 2034 sebesar 6804 jiwa. Kebutuhan air bersih di Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang berdasarkan proyeksi penduduk hingga tahun 2034 adalah sebesar 18,46 liter/detik. Sedangkan ketersediaan air di Sumber Jeruk sebesar 500 liter/detik sehingga debit air Sumber Jeruk masih mencukupi terhadap kebutuhan air di Desa Karangsuko. Rencana sistem jaringan pipa transmisi penyediaan air bersih di Desa Karangsuko hingga tahun 2034 adalah menggunakan jenis pipa HDPE PN 10, diameter dalam pipa 352,6 mm, sistem transmisi dengan pompa, kapasitas pompa Q 15 l/det dan H = 50 m, merk Ebara, elevasi tandon 372,73 m, kecepatan aliran dalam pipa 0,2 m/det dan panjang pipa 2640 m. Sedangkan rencana sistem jaringan pipa distribusi penyediaan air bersih di Desa Karangsuko hingga tahun 2034 adalah menggunakan pipa jenis Hdpe PN 8, diameter dalam pipa 180,8 mm sepanjang 3134,7 m dan diameter diameter 144,6 mm sepanjang 14.745, sistem distribusi secara gravitasi, elevasi sambungan rumah menyesuaiakan topografi.
Abstract
The use of clean water is essential for household, public facility, and industrial needs. As Karangsuko Village experiences population growth due to new housing developments, clean water demand is expected to increase. This study aims to project the village's population in 2034, estimate clean water demand based on this projection, and design a clean water supply pipeline system through 2034. A quantitative descriptive method was used, involving field surveys and literature studies. Population projections were analyzed using arithmetic, geometric, and least squares methods. A water balance analysis was conducted to compare clean water demand with available supply. The results show that by 2034, Karangsuko Village is projected to have 6,804 residents, with a water demand of 18.46 liters per second. Water from Sumber Jeruk provides 500 liters per second, which is sufficient. The proposed transmission system uses HDPE PN 10 pipes with a 352.6 mm internal diameter, spanning 2,640 meters, using a pump system (15 l/s, 50-meter head, Ebara brand). The reservoir elevation is 372.73 meters, and flow velocity is 0.2 m/s. The distribution system uses HDPE PN 8 pipes (180.8 mm diameter over 3,134.7 m, and 144.6 mm over 14,745 m) with a gravity-based flow adjusted to the area’s topography
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
[1] R. F. Dewi, E. Noerhayati, dan A. Rokhmawati, “Studi Perencanaan Jaringan Distribusi Kebutuhan Air Bersih di Kabupaten Bengkulu Tengah,” Rekayasa Sipil, vol. 9, no. 4, hlm. 280–292, 2021.
A. L. Irkhami, E. Noerhayati, dan A. Rahmawati, “Studi Alternatif Sistem Plambing Instalasi Air Bersih dan Air Limbah Gedung Rehabilitasi Medik & Menejemen RSUD Dr . Saiful Anwar Kota Malang,” vol. 14, no. 2, hlm. 1–11, 2024.
G. Pribadi, E. Noerhayati, dan A. Rokhmawati, “Perencanaan Sistem Jaringan Air Bersih pada Perumahan The Araya Cluster Jasmine Valley Kota Malang,” Rekayasa Sipil, vol. 6, hlm. `116-121, 2018.
B. Tafano, E. Noerhayati, dan A. Rokhmawati, “Studi perencanaan distribusi air bersih di kecamatan ngunut kabupaten tulungagung,” Rekayasa Sipil, vol. 2, no. 1, hlm. 1–8, 2015.
R. Hutami dan E. Noerhayati, “Perencanaan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Ulu Konaweha Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara,” J. Rekayasa Sipil Univ. Islam Malang, vol. 6, no. 1, hlm. 9–17, 2018.
F. Nelwan, E. M. Wuisan, dan L. Tanudjaja, “Perencanaan Jaringan Air Bersih Desa Kima Bajo Kecamatan Wori,” J. Sipil Statik, vol. 1, no. 10, hlm. 678–684, 2013.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

