STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN BOEZEM DI KELURAHAN TUNGGULWULUNG KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG°C\

Alfian Ghozi Alfalaq, Eko Noerhayati, Anita Rahmawati

Abstract


ABSTRAK
Banjir merupakan salah satu bentuk fenomena alam yang terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi dimana terjadi kelebihan air yang tidak tertampung oleh jaringan pematusan suatu wilayah. Salah satu aspek yang berkembang pesat yakni kawasan permukiman, dimana di seluruh sudut Kota Malang sedang bermunculan kawasan perumahan baru. Kawasan tersebut tumbuh dibeberapa tempat, baik itu didaerah perbukitan maupun di daerah penampungan air alami (Retarding basin). Meningkatnya penduduk dan pembangunan di sana menyebabkan berubahnya tata guna lahan yang ada. Dampak dari perubahan tata guna lahan tersebut adalah meningkatnya aliran permukaan karena menurunnya air yang meresap ke tanah sehingga menimbulkan genangan. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat mengurangi resiko banjir dan genangan di wilayah Kecamatan Lowokwaru khususnya di di wilayah Soekarno Hatta, Bantaran, dan Tulusrejo serta Mojolangu hingga 20%. Metode pada studi ini adalah analisa hidrologi, debit banjir rencana, dan uji distribusi. Hasil dari penelitian ini yaitu debit banjir rencana pada perencanaan Boezem Tunggulwulung Kota Malang sebesar 9,42 m3 /detik. Dimensi Boezem, pompa dan pintu pada perencanaan Boezem Tunggulwulung Kota Malang : A (luas) = 30.762 m2 , H (kedalaman) = 3 meter. Pompa yang dibutuhkan sebanyak 2 pompa dengan kapasitas masing-masing 1,05 m3/detik. Pintu air dari baja untuk pembuangan secara gravitasi sebanyak 2 buah, dengan dimensi : b (lebar pintu) = 1 meter, h (tinggi pintu) = 0,6 meter, t (tebal pintu) = 0,5 cm. Sistem operasi pintu dan pompa air yang menghasilkan kerja optimal dari Boezem Tunggulwulung Kota Malang Dalam pengoperasian boezem, apabila elevasi air hilir pembuangan lebih tinggi, maka menggunakan pompa air untuk pembuangan. Apabila elevasi air di hilir pembuangan lebih rendah, air akan dibuang secara gravitasi melalui pintu air.
Kata Kunci: Analisa Hidrologi, Boezem, Debit Banjir Rencana

ABSTRACT
Flooding is a form of natural phenomenon that occurs due to high rainfall intensity where there is excess water that cannot be accommodated by the drainage network of an area. One aspect that is developing rapidly is the residential area, where new housing areas are emerging in all corners of Malang City. The area is growing in several places, both in hilly areas and in natural water reservoirs (Retarding basins). The increasing population and development there have caused changes in existing land use. The impact of changes in land use is an increase in surface flow due to decreased water that seeps into the ground, causing puddles. The purpose of this study is expected to reduce the risk of flooding and puddles in the Lowokwaru District area, especially in the Soekarno Hatta, Bantaran, and Tulusrejo areas and Mojolangu by up to 20%. The methods in this study are hydrological analysis, planned flood discharge, and distribution tests. The results of this study are that the planned flood discharge in the Boezem Tunggulwulung Malang City planning is 9.42 m3 / second. Dimensions of Boezem, pumps and gates in the planning of Boezem Tunggulwulung Malang City: A (area) = 30,762 m2, H (depth) = 3 meters. The pumps required are 2 pumps with a capacity of 1.05 m3/second each. Steel water gates for gravity discharge are 2 pieces, with dimensions: b (gate width) = 1 meter, h (gate height) = 0.6 meters, t (gate thickness) = 0.5 cm. The gate and water pump operating system that produces optimal work from Boezem Tunggulwulung Malang City In the operation of the boezem, if the water elevation downstream of the discharge is higher, then a water pump is used for discharge. If the water elevation downstream of the discharge is lower, the water will be discharged by gravity through the water gate.
Keywords: Boezem, Hydrological Analysis, Planned Flood Discharge


References


M. Y. A. Pratama, E. Noerhayati, Dan W. Warsito, “Analisis Kapasitas Saluran Drainase Di Kecamatan Sukun Menggunakan Program Aplikasi Arcgis,” Jurnal Rekayasa Sipil (E-Journal), Vol. 9, No. 2, Hlm. 123–130, 2021.

“(Pdf) Studi Perencanaan Bangunan Pelengkap Pada Boezem Di Kelurahan Blimbing Kota Malang,” Researchgate, Doi: 10.21776/Ub.Jtresda.2021.001.02.01.

N. H. Erwanto, E. Yulianti, Dan S. Surbakti, “Perencanaan Boezem Dan Pompa Dalam Penangan Banjir Di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur,” 2021.

H. Purnomo, “Perencanaan Boezem Sebagai Bangunan Pengendali Banjir Di Daerah Jl. Sentosa Kel. Sungai Pinang Dalam Samarinda,” Kurva S: Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Teknik Sipil, Vol. 9, No. 1, Hlm. 1–17, 2021.

B. Kamulyan, “Perkiraan Kebutuhan Air,” Jurusan Sipil Fakultan Teknik Gajah Mada, Yogyakarta, 2000.

A. Efendi, “Studi Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Di Kecamatan Candi Kota Sidoarjo Menggunakan Program Aplikasi Arcgis,” 2023.

A. W. C. Prima, “Studi Perencanaan Jaringan Pipa Distribusi Sistem Penyediaan Air Minum (Spam) Di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Menggunakan Aplikasi Watercad V8i,” 2023.

N. Azizah, “Studi Evaluasi Pola Operasi Embung Talang Abang Garum Kabupaten Blitar Untuk Kebutuhan Irigasi Pertanian,” 2023.

E. Novisaputri, “Studi Evaluasi Pemanfaatan Air Embung Jambesari Untuk Air Irigasi Desa Sumberjambe Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang,” 2022.

B. Budiman, B. Suprapto, Dan A. Rachmawati, “Studi Evaluasi Sistem Drainase Di Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya,” Jurnal Rekayasa Sipil (E-Journal), Vol. 10, No. 3, Hlm. 80–90, 2021


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami