EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN PERBAIKAN JALAN KAPTEN NAIMAN KABUPATEN PULAU TALIABU - MALUKU UTARA

Asroful Anam, Azizah Rokhmawati, Ita Suhermin Ingsih

Abstract


                                           ABSTRAK

Jalan yang berada di Desa Bobong adalah jalan dengan tipe 1 lajur 2 arah dengan status jalan kabupaten. Jalan ini memegang peranan penting sebagai prasarana transportasi dalam perkembangan wilayah serta keberadaannya yang memiliki nilai sangat strategis. Oleh karena itu, dilakukan evaluasi tingkat kerusakan jalan agar mampu memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kerusakan jalan yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat dan jenis kerusakan jalan, nilai kerusakan jalan berdasarkan metode road condition index (RCI) dan surface distress indes (SDI) serta penanganannya sesuai kondisi kerusakan jalan. Metode yang digunakan dalam penyusunan studi ini adalah road condition index (RCI) dan surface distress indes (SDI). Berdasarkan hasil penelitian di Jalan Kapten Naiman Kabupaten Pulau Taliabu – Maluku Utara terdapat berbagai macam kerusakan jalan dari tingkat Rusak Berat sampai tingkat Baik. Kerusakan – kerusakan tersebut di antaranya kerusakan bekas roda, kerusakan retak – retak dan kerusakan tepi. Mengenai jenis penanganan beragam sesuai dengan Tingkat kerusakan jalan. Pada Sta 0+000 – Sta 1+000 penangananya dengan rehabilitas. Pada Sta 1+000 – Sta 2+000 penangananya dengan peningkatan struktur. Pada sta 2+000 – sta 3+000 penanganannya dengan pemeliharaan berkala. Pada Sta 3+000 – Sta 4+000 penanganannya dengan pemeliharaan berkala. Pada Sta 4+000 – Sta 5+000 penanganannya dengan pemeliharaan berkala.

Kata Kunci : kerusakan jalan, indeks kondisi jalan, indeks kerusakan permukaan

                                        ABSTRAK

Jalan di Desa Bobong merupakan jalan dengan tipe 1 lajur 2 arah dengan status jalan kabupaten. Jalan ini memegang peranan penting sebagai prasarana transportasi dalam pengembangan wilayah dan keberadaanya memiliki nilai yang sangat strategis. Oleh karena itu, dilakukan evaluasi tingkat kerusakan jalan agar dapat memberikan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi kerusakan jalan yang terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat dan jenis kerusakan jalan, nilai kerusakan jalan berdasarkan metode indeks kondisi jalan (IRK) dan indeks kerusakan permukaan (IKL) serta penanganannya sesuai dengan kondisi kerusakan jalan. Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah indeks kondisi jalan (IRK) dan indeks kerusakan permukaan (IKL). Berdasarkan hasil penelitian di Jalan Kapten Naiman, Kabupaten Pulau Taliabu – Maluku Utara, terdapat berbagai jenis kerusakan jalan dari tingkat Rusak Berat hingga tingkat Baik. Kerusakan tersebut meliputi kerusakan roda bekas, kerusakan retak dan kerusakan tepi. Jenis penanganannya bervariasi sesuai dengan tingkat kerusakan jalan. Pada Sta 0+000 – Sta 1+000, penanganannya adalah rehabilitasi. Pada Sta 1+000 – Sta 2+000, penanganannya adalah perbaikan struktural. Pada sta 2+000 – sta 3+000, penanganannya adalah pemeliharaan berkala. Pada Sta 3+000 – Sta 4+000, penanganannya adalah pemeliharaan berkala. Pada Sta 4+000 – Sta 5+000, penanganannya adalah pemeliharaan berkala.

Kata kunci: kerusakan jalan, indeks kondisi jalan, indeks kerusakan permukaan


References


Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga. No. 42 tahun 2007, tentang Manual Pemeliharaan Jalan. Penerbit Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga.

Fahrudin, Y. R., & Elkhasnet. (2021). Perbandingan Nilai Kondisi Jalan dan Program Pemeliharaannya Berdasarkan Metode PCI dan RCI. FTSP Series.

Hardiyatmo, H. C. (2009). Metoda Hitungan Lendutan Pelat dengan Menggunakan Modulus Reaksi Tanah

Dasar Ekivalen untuk Struktur Pelat Fleksibel.

Hasan, J. I., Rokhmawati, A., & Ingsih, I.

S. (2024). Studi Peningkatan Jalan ( Overlay ) Dengan Metode Bina Marga 2017 Pada Ruas Jalan Waiha-Wainyapu Kabupaten, Sumba Barat Daya. 14(2), 1–10.

Irianto, & Rochmawati, R. (2020). Studi Penilaian Kondisi Kerusakan Jalan Dengan Metode Nilai International Roughness Index (IRI) dan Surface Distress Index (SDI)(Studi Kasus Jalan Alternatif Waena _ Entrop). Dintek, 13(02), 7–15.

Nurhijriyah, T., Putra, K. H., & Agusdini,

T. M. C. (2024). Evaluation of the Level of Road Damage in Jelidro Ii-Kuwukan-Sambikerep Roads Using the Pavement Condition Index (Pci) and Bina Marga Method. Journal Innovation of Civil Engineering (JICE), 5(1), 23-32.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 13 Tahun 2011, tentang penanganan dan penilaian jalan

Rahmat, D. P., Antoni, D., & Fakultas, H.

S. (2021). Sistem Informasi Geografis Pemetaan Area Menggunakan Arcgis (Studi Kasus Lokasi Organisasi Masyarakat (Ormas) Keagamaan Di Kota Palembang). Jurnal Nasional Ilmu Komputer, 2(4), 257–267. https://doi.org/10.47747/jurnalnik.v2i 4.537

Silvia, S. (1994). Dasar-dasar Perencanaan Geometrik Jalan. Penerbit Nova. Bandung.

Sugiyono, 2019. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta

Suryadharma, H., & Susanto, B. (1999). Rekayasa Jalan Raya. Universitas Atma Jaya, Jakarta.

Widiastuti, H., Utami, E. R., & Handoko,

R. (2018). Pengaruh ukuran perusahaan, tipe industri, growth, dan media exposure terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (studi empiris pada

perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2014-2015). Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 3(2),

Yastawan, I. N., Wedagama, D. M. P., & Ariawan, I. M. A. (2021). Penilaian Kondisi Jalan Menggunakan Metode SDI (Surface Distress Index) Dan Inventarisasi Dalam GIS (Geographic Information System) Di Kabupaten Klungkung. Jurnal Spektran, 9(2), 181–188.

https://doi.org/10.24843/spektran.202 1.v09.i02.p10


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami