Analisis Waste Material Pembesian Struktur Bawah Menggunakan Metode Konvensional dan Software Cut Optimization Pro pada Proyek Jembatan Utama Akses Tol Bandara Dhoho Kediri STA 6+567,49 ~ STA 6+655,06

Fajrina Nurul Islami, Bambang Suprapto, Aasniari Aasniari

Abstract


ABSTRACT

Ineffective cutting practices in reinforced concrete construction often result in excessive rebar waste, increasing project costs and reducing resource efficiency. This study aims to assess and compare the amount of material waste and associated costs between conventional cutting methods and the use of Cut Optimization Pro software on a bridge construction project. A descriptive quantitative approach was used to evaluate cutting patterns for rebar diameters ranging from D10 to D32. The analysis showed that the conventional method produced an average waste of 9.82%, while the software-based technique reduced it to 8,67%. Additionally, the software approach led to a total cost saving of Rp 44.223.528,00. These findings demonstrate that digital cutting tools can significantly improve material usage and reduce losses in structural projects.

Keywords: rebar waste, digital optimization, material efficiency, cutting technique, construction cost

 

ABSTRAK

Pemotongan yang tidak efektif pada konstruksi beton bertulang sering kali mengakibatkan pemborosan tulangan yang berlebihan, sehingga meningkatkan biaya proyek dan mengurangi efisiensi sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan membandingkan jumlah pemborosan material dan biaya terkait antara metode pemotongan konvensional dan penggunaan Software Cut Optimization Pro pada proyek konstruksi jembatan. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan untuk mengevaluasi pola pemotongan untuk diameter tulangan mulai dari D10 hingga D32. Analisis menunjukkan bahwa metode konvensional menghasilkan pemborosan rata-rata sebesar 9,82%, sementara teknik berbasis perangkat lunak menguranginya menjadi 8,67%. Selain itu, pendekatan perangkat lunak menghasilkan penghematan biaya total sebesar Rp 44.223.528,00. Temuan ini menunjukkan bahwa alat potong digital dapat secara signifikan meningkatkan penggunaan material dan mengurangi kerugian dalam proyek struktural.

Kata kunci: pemborosan tulangan, optimasi digital, efisiensi material, teknik pemotongan, biaya konstruksi


References


Burhanuddin, Warsito, & Suprapto, B. (n.d.). Studi alternatif perencanaan struktur bangunan bawah jembatan sei alalak banjarmasin. 13(1), 384–393.

Muka, I. W., Widyatmika, M. A., & Antara, I. M. N. (2020). Analisis Perbandingan Waste Besi Tulangan Metode Konvensional Dengan Software Cutting Optimazation Pro. Teknika, 15(2), 41.

Badan Standardisasi Nasional. (2017). Baja Tulangan Beton. Sni 2052-2017, 13.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Sni 2847-2019, 8, 720.

Peraturan Gubernur Jawa Timur No.66 Tahun 2022. (2023). 1–14.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami