STUDI EVALUASI DISTRIBUSI AIR IRIGASI DAERAH IRIGASI DESA LEBAK KECAMATAN SANGKAPURA PULAU BAWEAN KABUPATEN GRESIK

Nurul Qamariyah Apriliani, Eko Noerhayati, Anita Rahmawati

Abstract


Daerah Irigasi Lebak merupakan daerah irigasi yang terletak di kacamatan sangkapura kabupaten Gresik jawa timur dengan luas baku sawah 110 Ha. Kebutuhan air irigasi secara keseluruhan perlu diketahui karena salah satu tahap penting yang diperlukan dalam pengelolaan sistem irigasi. Maka perlu dilakukan evaluasi guna mengetahui ketersediaan air dan kebutuhan air, sehingga pola tanam dan penggunaan air harus dilakukan sebaik mungkin agar kebutuhan air irigasi tercukupi.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil dari perhitungan nilai kebutuhan air, ketersediaan air, dan dimensi rencana saluran pada daerah irigasi krebet kecamatan bululawang kabupaten malang. Metode yang digunakan untuk menghitung ketersediaan air digunakan F.J Mock, untuk menghitung kebutuhan air irigasi digunakan metode modifikasi penman yang diambil dari panduan KP-01 dengan lama penyiapan lahan, nilai WLR, perkolasi, curah hujan rata-rata dihitung menggunakan RAPS, pola tata tanam, analisis evapotranspirasi menggunkan metode penman.

Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Besar Kebutuhan air irigasi adalah 1.425,23 m3/detik. 2) Besar keseluruhan ketersediaan air adalah 10,718 m3/detik. 3) Dimensi rencana saluran persegi pada daerah irigasi desa lebak yaitu dengan lebar saluran (b) = 0,80 m tinggi saluran 0,85 m dan debit rencana yakni 0,291 m3/detik pada daerah irigasi Desa Lebak Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean Kabupaten Gresik.

Kata Kunci: Kebutuhan Air Irigasi, Ketersediaan Air Irigasi, Irigasi Lebak

The Lebak Irrigation Area is an irrigation area in Sangkapura sub-district, Gresik district, East Java with a raw rice field area of 110 Ha. The overall need for irrigation water needs to be known because it is one of the important stages required to manage irrigation systems. So it is necessary to evaluate the availability of water and water needs so that cropping patterns and water use must be done as well as possible so that irrigation water needs are met.

The purpose of this study is to find out the results of the calculation of the value of water needs, water availability, and dimensions of the channel plan in the irrigation area at Lebak Village, Sangkapura District, Gresik Regency. The method used to calculate water availability was F.J Mock, to calculate irrigation water needs, a penman modification method was used taken from the KP-01 guide with the length of land preparation, WLR value, percolation, average rainfall calculated using RAPS, planting patterns, evapotranspiration analysis using the penman method.

 The results of this study are 1) The amount of irrigation water needed is 1,425.23 m3 / second. 2) The overall amount of water availability is 10.718 m3 / second. 3) The dimensions of the square channel plan in the irrigation area of the village of Lebak, namely the channel width (b) = 0.80 m channel height of 0.85 m, and the discharge plan is 0.291 m3 / sec in the irrigation area of Lebak Village, Sangkapura District, Bawean Island, Gresik Regency.

Keywords: Irrigation Water Needs, Irrigation Water Availability, Irrigation


References


Akmal, D., Imamudin, & Ulinnuha. (2010). Perencanaan Waduk Pendidikan Diponegoro Tembalang Semarang (Design of Diponegoro Education Reservoir at Tembalang Semarang). II–1.

Anton, P. (2014). Analisis Kebutuhan Air Irigasi (Studi Kasus Pada Daerah Irigasi Sungai Air Keban Daerah Kabupaten Empat Lawang). Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(3), 1–14.

BPS Kecamatan Sangkapura. (2023). Kecamatan Sangkapura Dalam Angka Tahun 2022.

Daerah, A., & Kunci, K. (n.d.). ` STUDI ] EVALUASI ] PERENCANAAN ] JARINGAN ] DAERAH ] IRIGASI ] PERDAMAIAN ] SINGKUT ] KABUPATEN ] SAROLANGUN ] PROVINSI ] JAMBI ] ] 1 ) Mahasiswa ] Teknik ] Sipil ] Universitas ] Islam ] Malang ] ] 2 ) Dosen ] Teknik ] Sipil ] Universitas ] Islam ] Mala.

Idfi, G. (2021). Pengembangan Peta Evapotranspirasi Wilayah Malang Raya dengan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Teknik Sipil, 10(1), 1–8.

Kundimang, V. I., Hendratta, L. A., & Wuisan, E. M. (2015). Analisis Ketersediaan Air Sungai Talawaan Untuk Kebutuhan Irigasi Di Daerah Irigasi Talawaan Meras Dan Talawaan Atas. Tekno, 13(64), 48–55.

Limantara, L. montarcih. (2010). REKAYASA HIDROLOGI.

Mar’atus Safitri, A., Noerhayati, E., & Rahmawati, A. (2022). Studi Pengolahan Air Limbah Irigasi Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata) Di Desa Sukoanyar Kec. Pakis Kab. Malang. Agustus, 12(2), 56–65.

Mukarromah, F. (2023). Studi Optimasi Distribusi Pemberian Air pada Jaringan Irigasi di Daerah Irigasi Samiran Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

Noerhayati, E., & Suprapto, B. (2018). Perencanaa Jaringan Irigas. Inteligensia Media.

Noerhayati, E., & Warsito, W. (2020). Studi Perencanaan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Pitab Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Rekayasa Sipil, 8(6), 427–436.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami