STUDI PERENCANAAN SISTEM PENYALURAN AIR LIMBAH PETERNAKAN SAPI PEGUNUNGAN FARM DI KECAMATAN WAGIR
Abstract
ABSTRAK
Peternakan Sapi Pegunungan Farm berlokasi di Bedali, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Limbah yang dihasilkan dari peternakan ini meliputi limbah padat seperti sisa pakani dan feses, serta limbah cairi seperti urine, air bekas mandi, dan air bekasi pembersihani kandang. Saat ini, peternakan ini belum memiliki sistem pengolahan limbah cair, sehingga perlu dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mencegah limbah cair dibuang langsung dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Perencanaan IPAL ini menggunakan teknologi Anaerobic Aerobic Filter. Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013, batas maksimum limbahi cairi dari sapi per ekor adalah 200 liter/hari, dengan total debit limbah cair di Peternakan Sapi Pegunungan Farm sebesar 6400 liter/hari. Setelah dilakukan uji sampel di Laboratoriumi Lingkungani Jasai Tirtai Kota Malang, hasilnya menunjukkan bahwa kualitas air limbah di peternakan tersebut tidak memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur No 72 Tahun 2013. Hasil uji menunjukkan pH sebesar 8,5, TSS sebesar 1300 mg/L, dan BOD sebesar 2278 mg/L. Berdasarkan hasil uji kualitas dan debit air limbah, desain IPAL direncanakan dengan Bak Ekualisasi berukuran 1,2m x 1m x 1,5m, Bak Anaerobik Filter dengan dua ruang berukuran 2,2m x 2,2m x 1,5m, Bak Aerobik Filter berukuran 2,8m x 1,8m x 1,5m, dan Baki Pengendapani Akhiri dengan ukuran 1,2m x 1m x 1,5m.
Kata kunci: Anaerob-Aerob Biofilter, Instalasi Pengolahan Air Limbah, Limbah Cair.
ABSTRACT
Pegunungan Farm Cattle Farm is located in Bedali, Dalisodo Village, Wagir District, Malang Regency. The waste generated from this farm includes solid waste such as feed residue and feces, as well as liquid waste such as urine, cow bathing water, and water from cleaning the cowshed. Currently, this farm does not have a liquid waste treatment system, so it is necessary to build a Waste Water Treatment Plant (WWTP) to prevent liquid waste from being discharged directly and causing environmental pollution. This WWTP planning uses Anaerobic Aerobic Filter technology. Based on East Java Governor Regulation No. 72 of 2013, the maximum limit of liquid waste from cattle per head is 200 liters/day, with a total liquid waste discharge at Pegunungan Farm Cattle Farm of 6400 liters/day. After conducting sample tests at the Environmental Laboratory of Jasa Tirta Malang City, the results showed that the quality of wastewater at the farm did not meet the quality standards set in East Java Governor Regulation No 72 of 2013. The test results showed a pH of 8.5, TSS of 1300 mg/L, and BOD of 2278 mg/L. Based on the results of the wastewater quality and discharge tests, the WWTP design is planned with an Equalization Basin measuring 1.2m x 1m x 1.5m, an Anaerobic Filter Basin with two chambers measuring 2.2m x 2.2m x 1.5m, an Aerobic Filter Basin measuring 2.8m x 1.8m x 1.5m, and a Final Settling Basin measuring 1.2m x 1m x 1.5m.
Keywords: Anaerobic-aerobic Biofilter, Wastewater Treatment Plant, Liquid Waste.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Anita Rahmawati. (2020). Tantangan dan Kebijakan Air Limbah Domestik yang Semakin Meningkat. Universitas Islam Malang.
Azizah, R., & Rahmawati, A. (2005). Perbedaan kadar BOD, COD, TSS, Dan Mpn Coliform PadaAir Limbah, Sebelum dan Sesudah Pengolahan di Rsud Nganjuk. Jurnal Kesehatan Lingkungan Unair, 2(1), 3953
Bintang, Y. K., Chandrasasi, D., & Haribowo, R. (2019). Studi Efektifitas Dan Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Pada Peternakan Sapi Skala Rumah Tangga. Jurnal Teknik Pengairan, 10(1), 51–58. https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2019.010.01.5
Fachrul, M. F., Magfhira, A., Kinasih, P., Salsabila, D., & Marchella, E. (2022). Fitoremediasi dengan Sistim Lahan Basah Buatan menggunakan Tanaman Pakis Air (Azolla Pinnata) untuk Mengolah Air Limbah Domestik. JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI, 7(1), 101–110.https://doi.org/10.25105/pdk.v7i1.10770
Hidayati, Shafiya Sausan. (2017). Studi perencanaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Pabrik Tahu Fit Malang dengan digester Anaerob dan Biofilter Anaerob-Aerob. Jurnal Teknik Pengairan. Universitas Brawijaya.
Kementrian Kesehatan. (2011). Seri Sanitasi Lingkungan Pedoman Teknis Dengan Sistem Biofilter Anaerob Aerob Pengolahan Air Limbah Instalasi Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan. KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN, 24(2).
Noerhayati, Eko, and Anita Rahmawati. 2023. ‘Studi Perencanaan Ipal Dengan Metode Anaerobic Baffled Reactor Di Perumahan Joyogrand Kota Malang’. Jurnal Rekayasa Sipil (e-Journal) 13(1). https://jim.unisma.ac.id/index.php/ft/article/view/22213.
Pagoray, H., Sulistyawati, S., & Fitriyani, F. (2021). Limbah Cair Industri Tahu dan Dampaknya Terhadap Kualitas Air dan Biota Perairan. Jurnal Pertanian Terpadu, 9(1),53–65.https://doi.org/10.36084/jpt..v9i1.312
Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013 (2014), Baku Mutu Limbah cair bagi industri atau Kegiatan Usaha Lainnya di Jawa Timur
Said, N.I. 2006. “Paket Teknologi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit yang Murah dan Efisien”. Kelompok Teknologi Pengelolaan Air Bersih dan Limbah Cair, Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Lingkungan, BPPT. JAI 2, 1
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

