EVALUASI KAWASAN SIMPANG 3 BERSINYAL DAN PERLINTASAN SEBIDANG JALAN SULTAN AGUNG KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG BERBASIS VISSIM
Abstract
ABSTRAK
Kawasan simpang tiga bersinyal Jalan Sultan Agung - Jalan Panji - Jalan Penarukan adalah salah satu simpang di Kecamatan Kepanjen yang merupakan akses menuju perkantoran di Kabupaten Malang dengan volume kendaraan tinggi, antrian panjang pada jam sibuk, serta terdapat perlintasan kereta api sehingga perlu dievaluasi guna menilai kinerja simpang tersebut. Survei LHR dilakukan di hari Senin, Rabu dan Sabtu selama 4 minggu pada jam sibuk. Analisa dengan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan pemodelan dengan Aplikasi Vissim. Berdasarkan hasil analisa, tundaan simpang rata-rata yaitu 49,596 detik/smp. Sehingga kinerja simpang berada pada kategori E sedangkan hasil analisa pada software VISSIM didapatkan hasil tundaan sebesar 41,55 atau berada pada kategori D. Dilakukan Alternatif I, Alternatif II, Alternatif III dan Alternatif IV dengan hasil tundaan berdasarkan PKJI 2023 antara lain 43,901 det/smp, 42,6 det/smp, 42,461 det/smp, 36,663 det/smp. Berdasarkan hasil alternatif, perlu dilakukan pengaturan ulang waktu siklus dan pengaturan parkir pada simpang tersebut.
Kata Kunci: Simpang Bersinyal, PKJI 2023, Vissim, Kinerja Simpang
ABSTRACT
The three-way signaled intersection area of Jalan Sultan Agung – Jalan Panji – Jalan Panarukan is one of intersections in Kepanjen sub-district which is also an access to offices in Malang Regency with heavy vehicle volume, long que-ues during periods of peak traffic and there is a railroad crossing. The LHR survey on Monday, Wednesday and Saturday for 4 weeks during rush hour conditions. The data were analyzed using the Indonesian Road Capacity Manual (PKJI) 2023 and modeling with the VISSIM software. The results of analysis indicated that the average intersection delay is 49,596 seconds/smp so the intersection performance is categorized as E, while the result of VISSIM application the delay was 41,55 or classified as D. Alternative I, Alternative II, Alternative III and Alternative IV were carried out with delay results based on PKJI 2023 including 43,901 sec/smp, 42,6 sec/smp, 42,461 sec/smp, 36,663 sec/smp. Based on the alternative results, it is necessary to rearrange the cycle time dan rearrange parking at the intersection.
Keywords: Intersection Performance , PKJI 2023, Signalized Intersection, VISSIM
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Cahyanti, Dwi,Indah,Fitria, Azizah Rokhmawati, and Anita Rahmawati. 2022. “Analisa Tundaan Akibat Penutup Palang Pintu Kereta Api (Ruas Jalan Sultan Agung Desa Kepanjen Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang ).” Jurnal Rekayasa Sipil 12(3): 12–22.
Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2023. Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Jakarta : Direktorat Jenderal Bina Marga
Ingsih, Ita Suhermin, and George Winaktu. 2022. “Kinerja Simpang Pendem Kota Batu Di Era Pandemi Covid-19”. Teras Jurnal. 12(2): 461–472.
M. Sa’dillah, Andy Kristafi Arifianto, and Ignasia Bule. 2023. “Performance Intersection of Panglima Sudirman – Untung Suropati North Street of Malang City.” Journal Innovation of Civil Engineering (JICE) 4(2): 109–15.
Madu Sonia, Meriana Wahyu Nugroho, Titin Sundari, and Rahma Ramadhani. 2024. “Analysis of Transportation Mode Choice in Malang City Using Multinomial Logistics Method.” Journal Innovation of Civil Engineering (JICE) 5(1): 63–69.
Oglesby, Clarkson H, and R. Gary Hicks. 1993. Teknik Jalan Raya. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Morlok, E.K. 1991. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Peraturan Menteri Perhubungan No 96 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)