PINTU GERBANG BANGSRI-STRATEGI PERENCANAAN PENGEMBANGAN TERMINAL PENUMPANG KABUPATEN JEPARA
Abstract
Perkembangan transportasi darat seperti perkembangan angkutan umum sangat pesat dari tahun ke tahun, hal ini menuntut perkembangan dan kemajuan pula pada terminal sebagai salah satu prasarana transportasi jalan untuk keperluan memuat dan menurunkan orang dan atau barang, seperti halnya di Terminal Bangsri Kec. Bangsri Kab. Jepara yang termasuk terminal penumpang tipe C tetapi seiring berkembangnya transportasi, terminal ini beralih fungsi menjadi terminal tipe B dimana bus AKDP juga dilayani oleh Terminal Bangsri sehinga perlu diadakan pengembangan terminal baik kapasitas maupun sarana-prasarananya. Metode yang digunakan untuk mmenganalisis hasil penelitian ini antara lain analisis karakteristik parkir dari Hobbs 1995, pendekatan rumus Z (Hobbs), dan kebutuhan ruang parkir dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat 1996. Terminal Bangsri sekarang ini mempunyai luas lahan parkir sebesar 880,59 m² yang digunakan oleh angkudes, mikrobus, AKDP dan sepeda motor. Berdasarkan pada hasil perhitungan dan hasil survei di lapangan kebutuhan ruang parkir di Terminal Bangsri saat ini sudah tidak dapat melayani kebutuhan yang ada, dimana banyak dari mikrobus yang menunggu penumpang di luar terminal. Sebagai bentuk pemecahan masalah yang ada di Terminal Bangsri adalah dengan pengembangan terminal dengan cara perluasan lahan. Menurut informasi yang di dapat dari BAPEDA Kab. Jepara Pasar Bangsri yang berada di sebelah Terminal Bangsri akan dipindahkan, dengan begitu lahan bekas pasar akan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan Terminal Bangsri.
Kata Kunci: Strategi Pengembangan; Terminal; Transportasi
Full Text:
PDFReferences
Anonim, 1993, Rancangan Pedoman Teknis Pembangunan dan Penyelenggaraan Angkutan Penumpang dan Barang, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Jakarta.
Anonim, 1993, Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 1993 Tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan.
Anonim, 1995, Keputusan Menteri Perhubungan No. 31 Tahun 1993 Tentang Terminal Transportasi Jalan.
Anonim, 1996, Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir, Direktorat Perhubungan Darat, Jakarta.
Edward, L. Morlok, 1991. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi, Penerbit Erlangga, Jakarta
Keputusan Menteri Perhubungan No. 31 Tahun 1995 Tentang Terminal Transportasi Jalan. Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Jakarta
Moh, Nasir. 2003. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia
PermenHub No. 132 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan. Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Jakarta
Pandey V. Sisca, 2016, Pentingnya Master Plan Dalam Proses Pembangunan Terminal Angkutan Jalan (Studi Kasus: Master Plan Terminal Ulu di Kabupaten Kepulauan Sitaro), Jurnal Sipil Statik, Vol. 4, no. 6 Juni 2016 ISSN: 2337-6732
Pandey V. Sisca, 2014, Konsep Penyusunan Master Plan Terminal Regional Provinsi Sulawesi Utara, Tekno Sipil , vol. 12, no.61 Desember 2014
PERDA Kota Tomohon nomor 6 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tomohon Tahun 2013 – 2033
PermenHub No. 40 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan
Untu, Viena M. G., T. K. Sendow, M. R. E. Manoppo., 2018. Perencanaan Terminal Angkutan Darat di Kecamatan Ratahan, Jurnal Sipil Statik, Vol.6, no.1 Januari 2018 ISSN: 2337-6732
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)