STUDI EVALUASI RUANG PARKIR TERMINAL LANGGUR KABUPATEN MALUKU TENGGARA

Tarmizi Hi Abbas, Bambang Suprapto, Anang Bakhtiar

Abstract


ABSTRAK

Terminal penumpang merupakan sarana transportasi jalan untuk menurunkan dan menaikan penumpang. Untuk menentukan fasilitas parkir pada suatu lokasi diperlukan suatu standar kebutuhan parkir yang baik agar ruang parkir yang disediakan dapat menampung kendaraan. Maka kesimpulannya adalah Kondisi eksisting dan Karakteristik Parkir Terminal Langgur, ruang parkir mobil pada saat hari puncak tidak dapat menampung permintaan parkir. Untuk Sepeda Motor Volume parkir dalam 1 jam (10.30 – 11.00) jam survei adalah 31 kendaraan, akumulasi tertinggi adalah 29 kend/jam, durasi parkir sebesar 0,47 jam/kend, tingkat penggunaan terbesar yaitu 092% dalam durasi waktu 1 jam (6.30 – 7.00), kapasitas parkir maksimum 913 kendaraan/jam, indeks parkir maksimum dengan prosentase 0,92. Hal ini menunjukkan bahwa ruang parkir mootor pada saat hari puncak tidak  dapat menampung permintaan parkir. Penataan ruang parkir dapat diatur dengan memberi jarak ukuran petak parkir sesuai dengan Satuan Ruang Parkir (SRP). Untuk parkir sepeda motor        dengan ukuran ruang parkir 0,75 x  2,00 m membutuhkan luas lahan parkir sebesar 1409,8 m2. Sedangkan untuk mobil dengan ukuran ruang parkir 2,5 x 5,00 m membutuhkan luas lahan parkir sebesar 750.5 m2.

 

Kata Kunci: Terminal, Ruang Parkir, Makulu Tenggara

 

ABSTRACT

The passenger terminal is a means of road transportation for dropping off and picking up passengers. To determine parking facilities at a location, a good standard of parking requirements is needed so that the parking space provided can accommodate vehicles. So the conclusion is that the existing conditions and parking characteristics of Langgur Terminal, car parking spaces during peak days cannot accommodate parking demand. For motorbikes, the parking volume in 1 hour (10.30 – 11.00) during the survey was 31 vehicles, the highest accumulation was 29 vehicles/hour, the parking duration was 0.47 hours/hour, the highest usage rate was 092% in the duration of 1 hour (6.30 – 7.00), maximum parking capacity of 913 vehicles/hour, maximum parking index with a percentage of 0.92. This shows that motorbike parking spaces during peak days cannot accommodate parking demand. The arrangement of parking spaces can be arranged by spacing the sizes of parking lots according to the Parking Space Unit (SRP). To park motorbikes with a parking space size of 0.75 x 2.00 m, a parking area of 1409.8 m2 is required. Meanwhile, a car with a parking space size of 2.5 x 5.00 m requires a parking area of 750.5 m2.

 

Keywords: Terminal, Parking Space, Southeast Makulu


References


Ahmad 2013, Malaysian Centre For Transport Studies (MaCTRANS), Universiti Teknologi MARA, Proceedings of the Eastern Asia Society for Transportation Studies,Vol.4. October 2003).

Abubakar, Iskandar. 1995. Menuju Lalu Lintas yang Tertib Kumpulan Materi &.Petunjuk Teknis lalu Lintas & Angkutan Jalan. Jakarta : Direktorat Jenderal.

Alamsyah, A.A. 2005. Rekayasa Lalu lintas. Universitas Muhammadiyah. Malang.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, 1996, Pedoman Teknis Penyelenggaraan fasilitas parkir.

Anang Bakhtiar. 2018.Evaluasi Kenerja Angkutan Umum Kota Malang. Vol. 2, No. 2, hal : 142-158.

Hobbs, F. D. 1995. Perencanaan Dan Teknik Lalu Lintas, Gadjah Mada UniversityPress, Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami