TANTANGAN LINGKUNGAN DI ALIRAN LUMPUR LAPINDO: ANALISIS RESIKO DI SUNGAI PORONG DAN SUNGAI ALOO
Abstract
Kabupaten Sidoarjo merupakan wilayah yang memiliki potensi besar dalam bidang produksi perikanan terutama ikan budidaya di tambak, sesuai dengan ikon kota Sidoarjo yaitu udang dan bandeng. Wilayah Sidoarjo yang memiliki
potensi besar adalah wilayah di Kecamatan Jabon yang memiliki wilayah paling luas dimanfaatkan sebagai lahan tambak serta letaknya yang berbatasan langsung dengan Selat Madura. Penelitian ini bertujuan 1) kandungan kimia air
sungai porong menurut Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2004. 2) kualitas air sungai porong terhadap kesesuaian baku mutu air tambak di Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo yang beberapa tahun belakangan mengalami penurunan produksi terutama sejak pembuangan lumpur lapindo melalui sungai porong yang kemudian airnya bercampur dengan air laut dan digunakan sebagai media budidaya ikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui kualitas air sungai
porong lalu dibandingakan dengan Peraturan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2004 Tentang Pedoman Umum Budidaya Udang Tambak. Hasil penelitian menunjukkan sembilan titik sampel air yang terdiri dari dua belas parameter yang kemudian disesuaikan dengan parameter syarat hidup ikan yang terdiri dari kelas sesuai dan tidak sesuai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tambak di beberapa desa yang mendapat pengaruh dari sungai porong mengalami penurunan kualitas air tambak namun masih termasuk dalam kelas sesuai, hasil penelitian lainnya menunjukkan adanya faktor lain yang juga menghambat kualitas air sungai porong yaitu adanya limbah lumpur lapindo sehingga kualitas air tambak yang mendekati pembuangan lumpur lapindo termasuk dalam kelas tidak sesuai.
Kata kunci : kualitas air, budidaya air tambak
Full Text:
PDFReferences
Effendi, 2003. Telaah Kualitas Air. Yogyakarta. Kanisius.
Indarto. 2010. Hidrologi. Jember: Bumi Aksara.
Mukono, H.J. 2000. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan. Surabaya. Airlangga University Press.
Palar. H. 2004. Pencemaran dan Toksikologi Logam
Berat. Jakarta. Rineka Cipta.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. 2001.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran
Air. Jakarta. Kementrian Lingkungan Hidup.
Seyhan, E. 1977. Dasar-dasar Hidrologi. Yogyakarta.
Gadjah Mada University Press.
Soewarno. 2000. Hidrologi Operasional. Bandung.
Aditya Bakti. Sosrodarsono, S. dan Takeda. 2006. Hidrologi Untuk
Pengairan. Jakarta. Pt. Pradnya Pramita.
Sunaryo, M Trie Walujo Tjoek, dkk. 2004. Pengelolaan
Sumber Daya Air Konsep dan Pengelolaannya. Malang. Bayu Media.
Sutrisno, T. Eni Suciastuti. 1991. Teknologi Penyediaan Air Bersih. Jakarta. Bhineka Cipta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

