STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN BETON KOMPOSIT PADA JEMBATAN OVERPASS PILE SLAB KOTAWARINGIN LAMA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Abstract
ABSTRAK
Pembangunan jembatan merupakan salah satu sarana untuk mempermudah trasportasi  di suatu pulau. Proyek jembatan Overpass Pile Slab merupakan salah satunya, di mana terbentang sepanjang ±5 kilometer dan diklasifikasikan dengan section I sepanjang 1 kilometer, section II sepanjang 2 kilometer, dan section III sepanjang 2 kilometer untuk menghubungkan antara kota Pangkalan Bun dan Kecamatan Kotawaringin Lama. Pada penelitian ini saya akan membahas salah satu section jembatan tersebut, dimana lokasinya berada pada daerah kecamatan Kotawaringin Lama dan melintasi jalan Pangkalan Bun yang merupakan salah satu jalan di daerah tersebut. Dalam penelitian ini saya akan menggunakan alternatif perencanaan komposit yang beracuan pada SNI-1725;2016, RSNI T-02;2005, SNI-1729;2015, SNI-02-1762;2012 dan LRFD (Load Resisten Factor Design). Dari hasil penelitian didapatkan: beban mati sendiri: 5 kNm, beban sendiri gelagar: 30,375 kNm, distribusi beban “Dâ€: 95,167 kNm, beban truck “TTâ€: 351,563 kNm, beban angin: 37,785 kNm. Dimensi tulangan lantai kendaraan menggunakan mutu beton fc’ = 50 Mpa dengan tebal plat beton: 0,20 m atau 200 mm, dan menggunakan tulangan rangkap D16 - 100 mm. Dimensi gelagar tinggi 900 mm, lebar sayap atas bawah 300 mm, tebal badan 16 mm, dan tebal sayap 28 mm. Pondasi yang dipakai adalah pondasi tiang pancang dengan kedalaman 18 m, diameter luar 500 mm dan jumlah tiang pancang total adalah 12 buah. Dengan dimensi pile cap 9500 mm searah tegak lurus sumbu longitudinal dan 3500 mm searah sumbu longitudinal.
Kata Kunci: Studi alternatif, Jembatan pile slab, Komposit, Tiang Pancang
ABSTRACT
Bridge construction is one of the means to facilitate transportation on an island. The Overpass Pile Slab bridge project is one of them, which stretches for ± 5 kilometers and is classified as section I of 1 kilometer, section II of 2 kilometers, and section III of 2 kilometers to connect the city of Pangkalan Bun and Kotawaringin Lama District. In this study I will discuss one of the sections of the bridge, which is located in the Kotawaringin Lama sub-district and crosses the Pangkalan Bun road, which is one of the roads in the area. In this study I will use an alternative composite plan that refers to SNI-1725 2016, RSNI T-02-2005, SNI-1729;2015, SNI-02-1762-2012 and LRFD (Load Resistance Factor Design). From the research results, it was found: dead load: 5 kNm, girder self-load: 30.375 kNm, "D" load distribution: 95.167 kNm, "TT" truck load: 351.563 kNm, wind load: 37.785 kNm. The dimensions of the vehicle floor reinforcement use concrete quality fc' = 50 MPa with a concrete plate thickness of: 0.20 m or 200 mm, and use D16 - 100 mm double reinforcement. The dimensions of the girder are 900 mm high, 300 mm top and bottom wing width, 16 mm body thickness and 28 mm wing thickness. The foundation used is a pile foundation with a depth of 38 m, an outer diameter of 500 mm and the total number of piles is 12 pieces. With a pile cap dimension of 9500 mm in the direction perpendicular to the longitudinal axis and 3500 mm in the direction of the longitudinal axis.
Keywords: Alternative study, Slab on pile bridge, Composite, Spun PileFull Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Saraswati, M. D., Warsito, & Suprapto, B. (2021). STUDI PERENCANAAN DENGAN METODE
KOMPOSIT PADA JEMBATAN DESA PARAKAN KABUPATEN TRENGGALEK.
Jurnal Rekayasa Sipil, 9(2), 131–140.
Supriyadi, B., & Muntohar, A. s. (2007). JEMBATAN.
SNI 1725, S. (2016). SNI Pembebanan untuk jembatan .pdf. Badan Standardisasi Nasional.
RSNI T-02-2005. (2005). Standar Pembebanan Untuk Jembatan. Badan Standarisasi Nasional.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

