EVALUASI DRAINASE TERHADAP PENANGGULANGAN BANJIR PADA KAWASAN KELURAHAN BINANGA KABUPATEN MAMUJU SULAWESI BARAT
Abstract
ABSTRAKÂ
Kelurahan Binanga merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Mamuju yang sering dilanda banjir akibat curah hujan yang tinggi. Pada saat hujan deras diwaktu yang cukup lama, tinggi volume air meningkat. Setiap musim hujan terdapat beberapa saluran yang tersumbat dan tidak mengalir, akibatnya air dengan mudah meluap ke jalan disekitar saluran drainase dan menyebabkan genangan (banjir) sehingga mengganggu aktifitas masyarakat di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik agar dapat diberi solusi yaitu dengan melakukan perbaikan dimensi saluran guna mengatasi banjir yang terjadi di Kelurahan Binanga. Perhitungan curah hujan maksimum menggunakan metode RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums) dan menggunakan satu stasiun hujan. Adapun perhitungan besar curah hujan rancangan rata-rata daerah menggunakan metode Log Person Type III dan didapatkan hasil curah hujan rancangan sebesar 732,571 mm dengan periode kala ulang 10 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan terdapat 19 saluran dari 29 saluran yang kapasitasnya tidak memenuhi debit banjir rancangan. Saluran tersebut diantaranya adalah saluran Andi Pelang Kiri (2), saluran Andi Pelang Kanan (2A), saluran Hasanuddin Kiri (3), saluran Hasanuddin Kanan (3A), saluran Potololipu Kiri (4), saluran Potololipu Kanan (4A), saluran A. Pettarani Kiri (5), saluran A. Pettarani Kanan (5A), saluran Pattalundru (7), saluran Pasar Lama (9), dsb.
Kata Kunci : Binanga, Debit banjir rancangan, Log person type II, Saluran drainase.
Â
ABSTRACTÂ
Binanga Village is one of the villages in Mamuju Regency which is frequently hit by floods due to high rainfall. During heavy rains for a long time, the high air volume increases. Every rainy season there are several channels that are blocked and do not flow, as a result air easily overflows into the roads around the drainage channels and causes inundation (floods) thereby disrupting community activities in the area. This study aims to find out the drainage channels that are not functioning properly so that a solution can be given, namely by improving the dimensions of the channels to overcome the flooding that occurred in Binanga Village. The maximum rainfall calculation uses the RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums) method and uses one rain station. As for the calculation of the area's average design rainfall using the Log Person Type III method and the design rainfall results are 732,571 mm with a return period of 10 years. Based on the calculation results, there are 19 out of 29 channels whose capacity does not meet the flood discharge design. These channels include the Left Andi Pelang channel (2), the Right Andi Pelang channel (2A), the Left Hasanuddin channel (3), the Right Hasanuddin channel (3A), the Left Potololipu channel (4), the Right Potololipu channel (4A), the A channel .Pettarani Left (5), channel A. Pettarani Right (5A), Pattalundru channel (7), Pasar Lama channel (9), etc.
Keywords: Binanga, Design flood discharge, Drainage channel, Log person type III.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Jannah, M., Suprapto, B., Rokhmawati, A. (2021). “Studi Evaluasi Drainase Perkotaan Berbasis Ecodrainage Di Kecamatan Magersari Kota Mojokerto Menggunakan Aplikasi Arcgisâ€, Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Malang.
Suripin, (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Andi Offset. Yogyakarta
Rachmawati, A. (2012). “Aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis) Untuk Evaluasi Sistem Jaringan Drainase di Sub DAS Lowokwaru Kota Malangâ€, Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya.
Widyanarko, E. (2015). “Kajian Evaluasi Sistem Drainase (Jalan Cendrawasih Kecamatan Patrang Kabupaten Jember)â€. Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Jember.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

