STUDI PREDIKSI LAJU EROSI DAN SEDIMENTASI WADUK NIPAH KECAMATAN BANYUATES KABUPATEN SAMPANG MENGGUNAKAN METODE USLE
Abstract
Waduk Nipah berada di Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Dalam perencanaanya, waduk ini difungsikan untuk mengairi areal irigasi seluas 1.150 ha. Pembangunan Waduk Nipah dimulai tahun 1973, namun pembangunannya berhenti pada tahun 1993 dikarenakan adanya masalah sengketa lahan. Pengerjaan waduk dimulai kembali pada tahun 2008 sampai tahun 2015 pembangunan Waduk Nipah selesai dan mulai dioperasikan. Namun saat ini, dari hasil survei Bathimetri BBWS Brantas, didapatkan hasil volume tampungan Waduk Nipah yang telah mengalami penurunan volume tampungan efektif, hal tersebut disebabkan oleh sedimentasi pada waduk. Sehingga mengakibatkan waduk tidak dapat digunakan secara maksimal karena berkurangnya area genangan air dan pendangkalan. USLE adalah suatu model erosi yang dirancang untuk memprediksi rata-rata erosi jangka panjang dari erosi lembar atau alur di bawah keadaan tertentu. Metode USLE menggunakan aplikasi GIS yaitu ArcGis 10.4 untuk memudahkan mengetahui koefisien data panjang atau kemiringan lahan, tata guna lahan, dan jenis tanah. Besar laju erosi yang menyebabkan sedimentasi pada Waduk Nipah sebesar 762.430,84 m3/tahun, berdasarkan jumlah sedimen yang masuk ke waduk utama sebesar 952.411,61 m3/tahun, sedimentasi yang tertampung pada waduk Klampis sebesar 952.411,61 m3/tahun. Diketahui sisa usia guna waduk berdasarkan metode trap efficiency senilai 98,52% dengan sedimentasi yang mengendap di waduk sebesar 952.411,61 m3 dapat diketahui sisa umur layanan waduk sebesar 1.2 tahun dari tahun 2023.
Kata kunci: USLE, ArcGis, Sedimen, Waduk Nipah, Kabupaten Sampang.
ABSTRACT
The Nipah Reservoir is located in Montor Village, Banyuates District, Sampang Regency. In its planning, this reservoir is used to irrigate an irrigation area of 1,150 ha. The construction of the Nipah Reservoir began in 1973, but construction stopped in 1993 due to land disputes. Reservoir work began again in 2008 until 2015 the construction of the Nipah Reservoir was completed and started operating. However, currently, from the results of the BBWS Brantas Bathymetry survey, it was found that the Nipah Reservoir storage volume has decreased in effective storage volume, this is due to sedimentation in the reservoir. As a result, the reservoir cannot be used optimally due to reduced areas of standing water and siltation. The USLE is an erosion model designed to predict the long-term average erosion of sheet or furrow erosion under certain conditions. The USLE method uses the GIS application, namely ArcGis 10.4, to make it easier to find out the coefficient of data on the length or slope of land, land use, and soil type. The rate of erosion that causes sedimentation in the Nipah Reservoir is 762,430.84 m3/year, based on the amount of sediment entering the main reservoir of 952,411.61 m3/year, sedimentation that is accommodated in the Klampis Reservoir is 952,411.61 m3/year. It is known that the remaining useful life of the reservoir based on the trap efficiency method is 98.52% with sedimentation that settles in the reservoir of 952,411.61 m3, it can be seen that the remaining service life of the reservoir is 1.2 years from 2023.
Keywords: USLE, ArcGis, Sediments, Nipah Reservoir, Sampang Regency.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Bagaskoro, Q. M., Wahyuni, S., & Andawayanti, U. (2021). Analisis Laju Infiltrasi Dengan Metode Penggenangan (Fooding) dan Karakteristik Tanah di Kabupaten Sampang, Madura. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 1(2), 477-488.
Hasibuan, M. (2017). Analisa Erosi dan Sedimentasi dengan Menggunakan Metode USLE dan MUSLE pada kawasan DAS Deli. Jurnal Garuda.
Kurniawan, A., Noerhayati, E., & Suprapto, B. (2019). Analisa Sedimentasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Lesti Dalam Memperkirakan Umur Waduk Sengguru. Jurnal Rekayasa Sipil, 70-124 (Vol. 23, Nomor. 4).
Ma’ruf, M., Sa’ud, I., & Imaaduddin, M. H., (2018). Operasi Dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Dalam Rangka Ekstensifikasi Wilayah Irigasi D.I. Nipah Kab. Sampang, Jawa Timur Dengan Pengoperasian Waduk. Repository.its.ac.id.
Sahroni, A., Noerhayati, E., & Rokhmawati, A. (2022). EVALUASI SEDIMENTASI UMUR WADUK BERDASARKAN "EROSI" WADUK KLAMPIS KECAMATAN KEDUNGDUNG KABUPATEN SAMPANG. Jurnal Rekaya Sipil, 12.
Sisinggih, D., Wahyuni, S., & Hidayat, F. (2021). Sedimentasi Waduk. Malang: UB Press.
Ubaidah, M. I., Noerhayati, E., & Rachmawati, A. (2020). STUDI PERENCANAAN POLA OPERASI WADUK SEMANTOK KABUPATEN NGANJUK . Jurnal Rekayasa Sipil.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

