STUDI EVALUASI PERENCANAAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA BENANGIN V KECAMATAN TEWEH TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Abstract
ABSTRAK
Desa Benangin V adalah desa yang terletak di Kecamatan Teweh Timur memiliki luas sebesar 89,78 km2. Desa Benangin V dilayani oleh PDAM unit IKK Benangin. Berdasarkan kondisi eksisting dari PDAM unit IKK Benangin sudah dapat memenuhi kebutuhan air bersih di beberapa daerah, namun masih ada beberapa daerah dari Desa Benangin V yang belum mendapatkan layanan air bersih dan hanya mengandalkan air dari Sungai Teweh dan sumur. Tujuan studi ini untuk mengantisipasi akan kebutuhan air bersih dimasa yang akan datang di Desa Benangin V dan perlu dilakuakan pengembangan untuk sistem penyediaan jaringan distribusi air bersih agar kedepannya masyarakat dapat terus dilayani air bersih secara merata dan dapat tercukupi hingga beberapa tahun kedepan dan metode yang digunakan adalah dengan melakukan simulasi rencana pengembangan jaringan air bersih menggunakan software Epanet 2.2. Berdasarkan hasil perhitungan pada 10 tahun yaitu tahun 2032 menunjukan penduduk di Desa Benangin V mengalami perkembangan sebesar 2282 jiwa dan setiap tahunnya mengalami kenaikan sebesar 2.7%. Kebutuhan debit air bersih yang diperlukan Desa Benangin V pada 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2032 adalah sebesar 2.340 l/det dan debit kapasitas terpasang PDAM IKK Unit Benangin adalah 10 l/det sehingga tidak diperlukan peningkatan kapasitas debit namun diperlukan penambahan jaringan pipa distribusi air bersih agar kedepannya masyarakat dapat terus dilayani air bersih secara merata.
Â
Kata kunci : Epanet 2.2, Kebutuhan Air Bersih, PDAM, Sistem Penyediaan Air Bersih.
Â
ABSTRACT
Benangin V village is located in the East Teweh Sub-district and has an area of 89.78 km2. Benangin V village is served by PDAM IKK Benangin unit. Based on the existing conditions of the PDAM IKK Benangin unit has been able to meet the clean water needs in several areas, but there are still several areas of Benangin V Village that have not received clean water services from the PDAM and only rely on water from the Teweh River and wells. The purpose of this study is to anticipate the need for clean water in the future in Benangin V Village and the need to develop a clean water distribution network supply system so that in the future the community can continue to be served with clean water evenly and can be fulfilled for the next few years and the method used is to simulate a clean water network development plan using Epanet 2.2 software. Based on the results of the calculation in 10 years, namely 2032, it shows that the population in Benangin V Village has grown by 2282 people and has increased by 2.7% every year. The need for clean water discharge required by Benangin V Village in the next 10 years, which is in 2032, is 2,340 l/det and the installed capacity of PDAM IKK Benangin Unit is 10 l/det so that no increase in discharge capacity is required but an additional clean water distribution pipe network is needed so that in the future the community can continue to be served clean water evenly.
Â
Keywords : Clean Water Supply System, Clean Water Needs Epanet 2.2, PDAM.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Rokhmawati, Azizah. 2014. “Analisa Tata Guna Lahan Das Lesti Berbasis SIG (Sistem Informasi Geografis).†Jurnal Rekayasa Sipil 2 (1).
Standar Nasional Indonesia. 2011. “Standar Nasional Indonesia 7509-2011 Tentang Tata Cara Perencanaan Teknik Jaringan Distribusi dan Unit Pelayanan Sistem Penyediaan Air Minum.†2011.
PERMENKES, RI. 2010. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

